• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi JerawatArtikel

Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat

Berita2026-09-08 03:44:36153

NaCl bukan obat untuk membunuh bakteri jerawat

Edwin menjelaskan, bakteri Cutibacterium acnes merupakan salah satu faktor yang berperan dalam munculnya jerawat. Karena itu, suatu produk tidak bisa langsung disebut efektif mengatasi jerawat hanya karena sedang ramai digunakan masyarakat.

Menurut dia, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan NaCl 0,9 persen mampu membunuh bakteri tersebut.

Hal ini berbeda dengan anggapan yang banyak beredar di media sosial, yang menyebut penggunaan NaCl secara rutin dapat membantu menyembuhkan jerawat.

Lalu mengapa ada yang merasa jerawatnya membaik?

Ilustrasi cairan infus. Cairan infus yang belakangan ramai dipakai untuk wajah disebut-sebut bisa mengatasi jerawat, tetapi dokter kulit menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa NaCl mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.Pexels/cottonbro studio Ilustrasi cairan infus. Cairan infus yang belakangan ramai dipakai untuk wajah disebut-sebut bisa mengatasi jerawat, tetapi dokter kulit menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa NaCl mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.

Meski demikian, Edwin tidak menampik bahwa sebagian orang mungkin merasa kondisi kulitnya membaik setelah menggunakan NaCl. Akan tetapi, menurutnya, perbaikan itu belum tentu berasal dari efek larutan garam tersebut.

"Jerawat disebut bisa membaik dengan penggunaan NaCl seperti yang dibagikan di media sosial mungkin karena beberapa hal, seperti efek pengolesan NaCl di kulit yang membantu membersihkan minyak serta kotoran di wajah, adanya perubahan pola hidup, skincare, vitamin ataupun obat yang dikonsumsi," jelasnya.

Artinya, ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi perbaikan jerawat sehingga tidak bisa disimpulkan bahwa NaCl menjadi penyebab utamanya.

Dalam dunia dermatologi, fungsi NaCl berbeda

Edwin mengatakan, NaCl memang sering digunakan dalam praktik dermatologi. Namun, fungsinya bukan sebagai obat untuk mengatasi jerawat.

Ia menjelaskan, larutan tersebut dimanfaatkan untuk membersihkan kulit pasien, irigasi luka, membantu proses wet dressing atau kompres pada luka dan koreng setelah trauma maupun tindakan laser, hingga sebagai pelarut obat untuk suntikan steroid pada jerawat, bekas luka, atau keloid.

"Sedangkan yang sedang viral ini menyebutkan pengolesan NaCl secara teratur setiap hari dapat membantu membuat kualitas kulit membaik dan jerawat sembuh," kata dr. Edwin.

Aman digunakan, tetapi jangan berharap hasil instan

Edwin menuturkan, risiko penggunaan NaCl pada kulit relatif kecil karena cairan ini tidak mengandung bahan yang bersifat iritatif maupun antiseptik.

"Sebenarnya risikonya cukup minimal karena NaCl tidak mengandung bahan iritatif, scrub, antiseptik, dan bahan berbahaya sehingga relatif aman untuk dioleskan ke kulit," ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keamanan tersebut tidak berarti NaCl dapat dijadikan terapi utama untuk mengatasi jerawat.

Menurut Edwin, penanganan jerawat tetap harus disesuaikan dengan penyebabnya. Dokter perlu menilai apakah jerawat dipengaruhi pola hidup atau sudah berkaitan dengan faktor hormonal karena terapi yang diberikan akan berbeda.

"Dengan terapi yang tepat, jerawat yang membandel sesulit apa pun akan membaik dalam waktu minimal tiga bulan dengan perbaikan 80-100 persen dan tidak boleh lebih dari enam bulan. Bila tiga bulan terapi dengan dokter belum ada perubahan, pasien bisa mempertimbangkan untuk second opinion," pungkas dr. Edwin.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/001b899990.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumut dan Sulsel Meski Lagi Kemarau

  • China Tinggalkan Properti, AI dan Robot Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

  • Lahan Transmigrasi Raib Dicaplok Sawit, Kementrans Akan Usut Tuntas

  • Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal

  • Dishub DKI Jakarta Awasi Ketat Truk ODOL Saat Uji KIR

  • Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"

  • Stadion Penuh, Dompet Tetap Seret: Realita Ekonomi Meksiko Usai Piala Dunia

  • Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional, Minta Tinggalkan Warisan Kinerja bagi Kemajuan Jakarta

Artikel Populer

  • 1Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka
  • 2Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
  • 3Yogyakarta Masih Butuh 380 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 15 Miliar
  • 4Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
  • 5Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
  • 6Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026
  • 7Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
  • 8Messi Berterima Kasih ke Suporter Argentina: Luka Ini Butuh Waktu untuk Sembuh
  • 9Selamat dari Upaya Penyelundupan, 124 Ekor Burung Dikembalikan ke Habitatnya di Bali
  • 10ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar
  • 11Masih Buka Peluang Tambah Pemain, Timnas Indonesia Segera Tentukan 23 Nama untuk Piala AFF 2026
  • 12Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?

Tag Populer

  • Wisata
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Otomotif

Populer Situs

Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan

Dua Penumpang Mobil yang Ditabrak Kereta di Lampung Meninggal Dunia

Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi

Amerika Latin Bersatu Dukung Spanyol, Tuding Argentina Anak Emas FIFA

Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim

Thom Haye Sanjung Fasilitas Bali United Training Center, Singgung Punya Persib

Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki

Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Artikel Populer

  • 1Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
  • 2Siswi SD di Lampung Timur Diduga Jadi Korban Perundungan, Polisi Selidiki
  • 3Petani Singkong Minta Harga Rp 2.500 per Kilogram, Gibran Janji Carikan Solusi
  • 4Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
  • 5Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
  • 6Terlilit Pinjol, Istri Sakit, Ibu Meninggal: Tekanan Berlapis Peneror Bom SDN Srengseng Sawah
  • 7Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok
  • 8Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
  • 9Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
  • 10Menaikkan Gaji Kepala Daerah, antara Etika, Fiskal, dan Beban Kerja

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Berita
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    ×