• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Wisata›Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat SasaranArtikel

Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Wisata2026-09-08 02:47:5412

Menteri Sosial , Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam proses pemutakhiran dan pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional .

Ia menyebut pemerintah daerah di tingkat kota/kabupaten dan provinsi harus berperan aktif agar data yang digunakan untuk penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

"Saya ingin menegaskan bahwa peran pemda sangat dibutuhkan, aktif pemutakhiran, aktif pemanfaatan, ikut verifikasi lapangan dan sosialisasi ke masyarakat. Tanpa pemda, pemutakhiran dan pemanfaatan DTSEN tidak bisa maksimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin .

Penegasan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Kantor Kementerian Dalam Negeri , Jakarta Pusat, hari ini. Rapat dipimpin oleh Mendagri, Tito Karnavian dan dihadiri oleh jajaran pemda secara daring, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wamendagri, Bima Arya.

Gus Ipul mengungkapkan pemutakhiran DTSEN menunjukkan hasil positif dalam penyaluran bansos. Berdasarkan data, jelas dia, selama masa pengalihan bertahap pada Triwulan I 2025-Triwulan II 2026 membuat semua penerima bansos PKH dan sembako kini berada pada Desil 1-4, tidak ada lagi penerima bansos yang berada di luar Desil tersebut.

"Ini bukti semakin nyata, semakin dimutakhirkan, tentu semakin tepat sasaran," urainya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan hingga 12 Juli 2026, usulan pemutakhiran DTSEN melalui Kemensos mencapai 20 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat . Sebanyak 5,5 juta KPM di antaranya melalui pemda.

"Khusus yang terbesar ini Jawa Barat, Jawa Tengah, disusul kemudian Jawa Timur. Dan Kota Bekasi menjadi kota yang paling aktif . Ini contoh yang harus kita dorong merata di seluruh provinsi dan kabupaten/kota," ungkap Gus Ipul.

Ada dua jalur proses pemutakhiran DTSEN, yakni melalui jalur formal dan partisipasi. Jalur formal dimulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, pemda, dinsos, hingga Kemensos dan diteruskan ke BPS. Jalur ini menggunakan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation Kemensos yang telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.

Aplikasi SIKS-NG dioperasikan oleh operator-operator di tingkat desa dan dinsos. "Inilah kanal resmi dimana tentu kita harapkan kontribusi pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk benar-benar bisa terlibat dalam pemutakhiran ini. Jalur formal ini sangat strategis dan ini harus kita dorong terus," jelas Gus Ipul.

Atas capaian ini, Gus Ipul juga berterimakasih pada Kemendagri dan BPS yang selama ini telah memberi dukungan kepada pemerintah daerah beserta Kemensos dalam pemutakhiran DTSEN.

Sementara itu, dalam arahannya, Tito juga mendorong pemda terlibat aktif dalam proses pemutakhiran DTSEN, sehingga data yang dimiliki lebih akurat.

"Kita minta pemda untuk aktif terlibat agar datanya lebih akurat dan bisa digunakan, baik oleh pemerintah pusat untuk bansos maupun juga untuk pemerintah daerah sendiri," kata Tito.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/481e799511.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding

  • Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei

  • Dishub DKI Jakarta Awasi Ketat Truk ODOL Saat Uji KIR

  • Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa

  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

  • Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie

  • Bobby Akan Bangun Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Barang Saat Cuaca Buruk

  • Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, 2 Tersangka Diperiksa Polda NTB

Artikel Populer

  • 1Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
  • 2Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR
  • 3Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
  • 4Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
  • 5Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
  • 6Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
  • 7Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis
  • 8Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid
  • 9Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
  • 10Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
  • 11Momen Cak Imin Merumput, Bela PKB Lawan Golkar hingga PKS
  • 12Viral Pria di Tangerang Tusuk-tusuk Orang Random, Pelaku Ditangkap

Tag Populer

  • Olahraga
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Berita
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Bisnis

Populer Situs

Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia

Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang

Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal

Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota

Pesan Kapolda di Riau Bhayangkara Run: Jaga Alam untuk Generasi Penerus Kita

DPRD Jabar Tolak Wacana SPP di Sekolah Negeri, Pendidikan Gratis 12 Tahun Harus Dijamin Negara

Ada "Samudra Purba" di Bawah Gurun Sahara, Sebagian Air Sudah Berusia Jutaan Tahun

Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM

Artikel Populer

  • 1Tanggal 17 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • 2Hidup Dikepung Dampak Beracun TPA Jatiwaringin
  • 3Menkop Jelaskan Visi Presiden di Program KDKMP: Warga Desa Jadi Pelaku Ekonomi
  • 4Pemkab Sigi Ajukan Pembangunan 199 Huntara Tahap II bagi Korban Gempa
  • 5Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
  • 6Ditarget Tuntas Malam Ini, Ini Progres Pembongkaran JPO Tendean
  • 7Mengapa Kita Sulit Berhenti Membaca Berita Buruk? Ini Penjelasan Psikoterapis
  • 8Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
  • 9Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang
  • 10Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
    ×