• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Olahraga›Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan SampahArtikel

Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah

Olahraga2026-09-08 02:51:20566

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur (Jatim) menyebut bahwa kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, merupakan bentuk kegagalan penanganan sampah.

Diketahui, Blok 1B area TPA Benowo Surabaya seluas 900 meter terbakar pada Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 18.49 WIB sampai 23.58 WIB. Kebakaran diduga disebabkan karena flare suporter saat pertandingan Persebaya vs PSIS.

TPA Benowo sendiri merupakan salah satu proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah terbesar di Indonesia, yang mampu mengelola sampah 1.000 hingga 1.600 ton sampah per hari, di Kota Surabaya.

Walhi Jawa Timur menyebut bahwa insiden ini bukan hanya sekadar kebakaran. Tetapi, bentuk kegagalan penanganan pengelolaan sampah.

“Peristiwa kebakaran ini menunjukkan kegagalan dalam proses penanganan sampah yang berakibat pada keselamatan masyarakat sekitar,” kata Direktur Eksekutif Walhi Jawa Timur, Pradipta Indra Ariono, Senin (20/7/2026).

Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dijelaskan bahwa dalam pengelolaan sampah harus dilakukan dengan pendekatan yang komprehensif dari hulu sampai ke hilir, dengan memastikan seluruh limbah dikembalikan ke lingkungan secara aman.

Menurut Indra, hal tersebut memberikan konsekuensi bahwa pemerintah wajib memberikan pelayanan publik dalam pengelolaan sampah.

“Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk melakukan pengelolaan sampah yang baik dan benar. Tidak hanya fokus pada penanganan sampah, akan tetapi pemerintah harus memastikan pengurangan sampah dari sumbernya dan penanganan sampah yang baik,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pengelolaan sampah tidak lagi menggunakan sistem open dumping sebagaimana mandat dalam Undang-Undang Pengelolaan Sampah. Sebab, sistem itu mampu menghasilkan gas metana (CH4) yang mudah terbakar.

Kegagalan Pengelolaan Sampah Berisiko Bencana

Insiden TPA terbakar tidak hanya di Benowo. Sebelumnya, pada 4 Juli 2026, juga terjadi di TPA Pakusari di Kabupaten Jember yang menghanguskan area seluas 500 meter persegi.

“Dari dua peristiwa yang terjadi bisa dilihat bahwa adanya kegagalan dalam tata kelola sampah yang berakibat pada tingginya risiko bencana, terutama jika terjadi krisis iklim dan gelombang panas yang berpotensi menimbulkan kebarakan pada gunungan sampah,” katanya.

Menurut Indra, kebakaran yang terjadi di TPA Benowo menunjukkan bahwa keberadaan PLTSa tidak menghilangkan persoalan mendasar dalam pengelolaan sampah, yakni tingginya timbulan sampah yang terus masuk ke TPA, masih bergantungnya sistem pada penimbunan sampah, serta lemahnya upaya pengurangan sampah dari sumber.

“Kondisi ini memperlihatkan bahwa pembangunan fasilitas pembakaran sampah tidak dapat dijadikan solusi utama atas krisis persampahan,” ujarnya.

Kebakaran TPA Benowo Alarm Masalah Sampah

Walhi Jatim juga menilai pengelolaan sampah dimulai dari pembatasan sampah sekali pakai, pemilahan dari sumber, penguatan bank sampah, pengomposan, serta penerapan tanggung jawab produsen, agar dapat mengurangi risiko kebakaran, pencemaran udara, dan ancaman kesehatan terhadap masyarakat sekitar.

Untuk itu, Indra mengatakan, kebakaran TPA Benowo harus menjadi alarm bahwa krisis persampahan tidak dapat diselesaikan hanya dengan membangun infrastruktur berteknologi tinggi.

Dia menilai, akar persoalannya adalah tingginya produksi sampah dan lemahnya kebijakan pengurangan sampah dari sumber.

“Selama paradigma pengelolaan sampah masih bertumpu pada membuang dan membakar, maka risiko bencana ekologis seperti kebakaran akan terus berulang,” katanya.

Atas dasar itu, Walhi Jawa Timur mendesak kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh TPA Jatim yang masih menggunakan sistem open dumping.

“Serta melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penanganan sampah agar tidak berfokus pada solusi palsu yang ditawarkan dengan hanya melihat penanganan di hilir, melainkan menghadirkan sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir untuk memastikan tidak terulangnya kejadian bencana ekologis,” pungkasnya.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/018f799974.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • 3 Zodiak yang Diprediksi Semakin Berdaya pada 17 Juli 2026, Ada Aries

  • Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor

  • Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas

  • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup

  • Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU

  • Menkum Pastikan Kenaikan Tarif Lepas Kewarganegaraan untuk Perbaikan Layanan

  • Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android

  • Sungai Kampar di Riau Tercemar Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Walhi: Aparat Harus Cepat Bertindak

Artikel Populer

  • 12 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim
  • 2Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
  • 325 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
  • 4Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
  • 5Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
  • 6Pilu Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan
  • 7Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam
  • 82 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim
  • 9Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
  • 10Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
  • 11Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo
  • 12775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido

Tag Populer

  • Hiburan
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Wisata
  • Olahraga
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan

Populer Situs

Kena Kamera ETLE? Begini Cara Cek Status Tilangnya secara Online

Tak Cuma Warga, Gerobak Sampah di Jaksel Juga Wajib Pilah Sampah

Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple

Balap Liar Kuasai Jalan di Rawamangun Jaktim, Polisi Tingkatkan Patroli

Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie

Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya

Unggahan Instagram Pertama Messi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026

Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga

Artikel Populer

  • 1Dua Penumpang Mobil yang Ditabrak Kereta di Lampung Meninggal Dunia
  • 2Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki
  • 3Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
  • 4Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
  • 5Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
  • 6MAKI Nilai Pernyataan Hotman di Kasus Febrie Bahaya, Coba Benturkan Proses Hukum
  • 7Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
  • 8Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri
  • 9Cuaca Buruk Jelang Final Piala Dunia, Badai Kuat Skala 3 Intai New York
  • 10Kemenag Sebut Tambahan Anggaran Rp 5,7 Triliun untuk TPG dan Dosen Sudah Disetujui Kemenkeu

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Wisata
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Kesehatan
    ×