• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan PasarArtikel

Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar

Otomotif2026-09-08 03:44:243397

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin (20/7/2026) waktu setempat, imbas kenaikan harga minyak mentah dan memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip CNBC pada Selasa (21/7/2026), indeks S&P 500 turun 0,19 persen ke level 7.443,28. Sementara itu, Nasdaq Composite terkoreksi 0,05 persen ke posisi 25.508,07 dan Dow Jones Industrial Average merosot 307,16 poin atau 0,59 persen menjadi 51.839,26.

Pelemahan Dow Jones turut dipengaruhi penurunan lebih dari 2 persen saham Apple.

Tekanan terhadap pasar muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan hari kesembilan berturut-turut ke wilayah Iran. Namun, sentimen investor sempat membaik pada pertengahan perdagangan di London setelah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membuka peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Baghaei mengatakan, sejumlah pihak perantara masih terus bertukar pesan dengan Iran di tengah rangkaian serangan terbaru AS. Menurutnya, negosiasi antara kedua negara masih dapat ditempuh dengan mempertimbangkan kepentingan nasional masing-masing.

Meski demikian, harga minyak kembali menguat setelah Presiden AS Donald Trump melalui akun Truth Social menyatakan Iran akan “membayar berkali-kali lipat” atas tewasnya tiga personel militer AS.

Pelaku Pasar Menilai Langkah Trump

Kontrak berjangka minyak mentah AS ditutup naik 0,9 persen menjadi 83,23 dollar AS per barrel. Adapun minyak mentah Brent sebagai acuan internasional menguat 1,3 persen ke level 89,22 dollar AS per barrel.

Sentimen pasar juga dipengaruhi pengumuman kelompok Houthi di Yaman yang menyatakan embargo maritim terhadap Arab Saudi.

Analis Vital Knowledge, Adam Crisafulli, menilai pelaku pasar masih meyakini Presiden Trump tidak akan mengambil langkah eskalasi militer yang jauh lebih besar di Timur Tengah, seperti mengerahkan pasukan darat.

Ia memandang, apabila asumsi tersebut tetap berlaku, maka penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik masih menjadi skenario yang paling mungkin terjadi.

Saham Semikonduktor Bangkit

Di sisi lain, saham-saham semikonduktor mulai mencoba bangkit setelah mengalami tekanan tajam sepanjang pekan lalu.

Saham Micron Technology menguat hampir 2 persen. Astera Labs naik 1,9 persen, Teradyne melonjak 3,5 persen, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) bertambah 1,6 persen.

Sementara itu, VanEck Semiconductor ETF (SMH) ditutup menguat tipis.

Presiden Wells Fargo Investment Institute sekaligus Chief Investment Officer Wealth and Investment Management, Darrell Cronk, mengatakan sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) saat ini tengah mengalami fase penyesuaian yang sehat setelah reli panjang.

Pelemahan teknikal yang terjadi belakangan meningkatkan risiko koreksi yang lebih dalam menuju area support jangka panjang, termasuk rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average).

Meski peluang rebound jangka pendek tetap terbuka karena kondisi pasar yang sudah berada di area jenuh jual (oversold), Cronk menilai tren kenaikan jangka menengah sektor tersebut mulai terganggu.

Sebagai catatan, ketiga indeks utama Wall Street juga ditutup melemah sepanjang pekan lalu akibat tekanan pada saham-saham semikonduktor. Bahkan, ETF semikonduktor VanEck (SMH) membukukan penurunan mingguan ketiga dalam empat pekan terakhir.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/864d699129.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI

  • Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami

  • DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun

  • Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?

  • Awal Mula Keluarga di Depok Diteror Tetangga Sampai Jual Rumah

  • Pilihan Motor Listrik Bekas per Juli 2026, Harga mulai Rp 4,5 Jutaan

  • Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman

  • Katak Australia Punya Trik Visual Unik untuk Kelabui Predator

Artikel Populer

  • 1Kebocoran Gas Diduga Picu Ledakan di Rumah Mewah Medan, Lurah: Di Kompleks Ini Semua Pakai Gas Tanam
  • 2Cegah Korupsi dan Sengketa Hukum, Bupati Bulungan Bekali 74 Kepala Desa lewat Retreat Kepemimpinan
  • 3Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
  • 4Klinik Morula IVF 28 Tahun, Saat Teknologi Reproduksi Buka Jalan Menjadi Orangtua
  • 5Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
  • 6Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
  • 7Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
  • 8Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
  • 9Eggi Sudjana Bangga dengan Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
  • 10Khofifah Minta Perizinan Online guna Cegah Korupsi Dikebut, Ini Kata Dinas ESDM Jatim
  • 11Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
  • 12Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya

Tag Populer

  • Hiburan
  • Berita
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Olahraga

Populer Situs

Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak

Kembali Gugat KPK di PN Jaksel, Kuasa Hukum Ketum Kesthuri: Berbeda dari Sebelumnya

Serukan Perang ke Pengemplang Pajak, Menkeu Jerman: Orang Jujur Tak Boleh Dianggap Bodoh

Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB

Polisi Ungkap Asal-usul Senpi di Kasus Pengusaha Tewas di St Regis

Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya

Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa

Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina: Jam, Cara Nonton, dan Link Live Streaming

Artikel Populer

  • 1Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
  • 2Detik-detik Ekskavator Tercebur ke Kali Cakung Lama Jakut, Operator Sempat Hindari Kanopi Rumah
  • 3Jadi Tersangka, Polisi di NTB Bantah Perkosa Mahasiswi, Klaim Hubungan Disepakati
  • 4Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
  • 5Terlilit Pinjol, Istri Sakit, Ibu Meninggal: Tekanan Berlapis Peneror Bom SDN Srengseng Sawah
  • 6Bentrok Warga di Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah Kopdes Merah Putih, 3 Orang Tewas
  • 7BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
  • 8Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
  • 9Polisi Terluka Saat Amankan Maling Motor dari Amukan Massa di Pamijahan Bogor
  • 10Ketrampilan Apa yang Diperlukan Anak Muda di Dunia Kerja?

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Bisnis
    • Wisata
    • Berita
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
    ×