• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Wisata›Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRIArtikel

Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI

Wisata2026-09-08 02:57:4686858

Tiga narapidana kasus terorisme (napiter) di Lapas Kelas I Semarang menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) setelah meninggalkan paham radikalisme yang selama ini mereka anut. 

Momen tersebut ditandai dengan pengucapan ikrar dan mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol kesetiaan kepada bangsa.

Ikrar setia NKRI itu diucapkan oleh Somdani, Saryanto, dan Mulyanto dalam kegiatan yang digelar di Lapas Kelas I Semarang, Jumat (17/7/2026). Ketiganya sebelumnya diketahui merupakan bagian dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Perubahan sikap ketiga napiter tersebut dinilai menjadi bukti keberhasilan program pembinaan dan deradikalisasi yang selama ini dijalankan di dalam lapas melalui kerja sama berbagai lembaga.

Somdani diketahui menjalani hukuman penjara selama empat tahun, sedangkan Saryanto dan Mulyanto masing-masing divonis enam tahun penjara. 

Ketiganya mengikuti jejak sejumlah mantan anggota Jamaah Islamiyah lainnya yang lebih dahulu menyatakan kembali setia kepada NKRI setelah organisasi tersebut dibubarkan.

Ikrar setiap kepada NKRI

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Hasan Basri, mengapresiasi perubahan yang ditunjukkan ketiga narapidana tersebut. 

Menurut dia, ikrar setia kepada NKRI menjadi langkah penting dalam proses pembinaan sekaligus reintegrasi sosial.

"Ikrar ini merupakan langkah besar menuju pemulihan dan reintegrasi sosial. Keputusan mereka untuk kembali kepada NKRI menunjukkan bahwa proses pembinaan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif," kata Hasan, Jumat.

Dia menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Lapas Kelas I Semarang, Densus 88 Antiteror Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Agama, TNI, Polri, hingga para pembimbing keagamaan yang secara konsisten mendampingi proses pembinaan warga binaan.

"Kami berharap mereka dapat istikamah dengan keputusan yang telah diambil, menjaga lingkungan pergaulan, dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Somdani mengaku perubahan cara pandangnya tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses pembinaan selama menjalani masa pidana. 

Rencana ke depan 

Berbagai program pembinaan kepribadian, keagamaan, hingga wawasan kebangsaan membuatnya memiliki pemahaman baru tentang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain mengikuti pembinaan kepribadian, Somdani juga memperoleh pelatihan kemandirian selama berada di Lapas Kelas I Semarang. 

Dia berencana memanfaatkan keterampilan tersebut untuk membuka usaha peternakan bersama keluarganya setelah bebas dari masa hukuman.

"Pembinaan yang kami terima membuat pemikiran kami lebih terbuka. Kami mendapatkan banyak pemahaman yang mengarahkan kami untuk menjadi lebih baik dan kembali mencintai NKRI," kata Somdani.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/69b799923.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan

  • Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...

  • Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026, Berangkat Pagi Sampai Malam

  • Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola

  • Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan

  • China Kebut Ambisi AI, Targetkan Jadi Nomor Satu Dunia Lima Tahun Lagi

  • Polisi Pingsan Ditabrak Pelajar saat Mengatur Lalu Lintas di Bantul

  • Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, Ratusan Kayu Illegal Logging Disita

Artikel Populer

  • 1Pemkot Depok Terbitkan SE Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
  • 22 Lokasi Wisata Dunia yang Minta Dihapus dari Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO
  • 3Guyon Cak Imin Ingin Mundur dari "Kapten" gara-gara PKB Kalah dari PKS-Golkar
  • 42 Penyedia Rekening Bandar Narkoba Andre 'The Doctor' Segera Disidang
  • 5Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi Sampai Malam
  • 6Belum Ada Gedung Permanen, 30 Siswa Sekolah Rakyat di Pamekasan Dititipkan ke Sampang
  • 7Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
  • 8Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah
  • 9Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki
  • 10Sukses Gelar Konser Tunggal, The Neighbourhood Janji Kembali ke Indonesia
  • 11Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
  • 12Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap

Tag Populer

  • Bisnis
  • Wisata
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita

Populer Situs

Disnaker Jabar Ungkap Hasil Pemeriksaan 11 Pabrik Kapur di Cipatat, Temukan Pelanggaran BPJS hingga K3

Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas

Ono Surono Tolak SPP di Sekolah Negeri, Sebut Pendidikan Tanggung Jawab Negara

Beredar Surat Edaran Libur Final Piala Dunia 2026, Gubernur NTT: Itu Hoaks, ASN Tetap Masuk Normal

Ingin Baca Unggahan Trump Lebih Cepat dari Orang Lain? Siapkan Rp 1,6 Miliar per Bulan

13 Mahasiswa Indonesia Dapat Beasiswa SingCham 2026, Dubes Singapura Dorong Keterampilan Mandiri

J Trust Bank (BCIC) Gandeng Pegolf Kristina Yoko untuk Perkuat "Branding"

Prakiraan BMKG: 15 Provinsi Dilanda Hujan Lebat Besok 19 Juli 2026

Artikel Populer

  • 1Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
  • 2Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
  • 3Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?
  • 4Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
  • 5Geledah 3 Rumah Tersangka, KPK Sita Dokumen Terkait Pemerasan Bupati Sukoharjo
  • 6Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan
  • 7Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya
  • 8Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
  • 9Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya
  • 10Konflik Antardesa di Adonara Flores Timur Lumpuhkan Jalan Trans Waiwerang, Warga Tak Berani Melintas

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Berita
    • Bisnis
    ×