• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun PelabuhanArtikel

Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan

Pendidikan2026-09-08 03:43:4336

Kuasa hukum Don Ritto, Handika Hanggowongso, angkat bicara setelah jadi tersangka dalam tiga kasus korupsi yang menyeret mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto mengakui uang yang disita polisi di kafe de'Clan dan money changer Cipete miliknya untuk membangun kawasan pelabuhan.

"Sejauh yang disampaikan yang kami tahu dari alat bukti itu bisa dipertanggungjawabkan, itu adalah untuk kerja sama membangun kawasan pelabuhan dengan seorang pengusaha," kata Handika di Polda Metro Jaya, Selasa .

Namun dia enggan memerinci siapa sosok pengusaha tersebut. Handika mengklaim bahwa uang-uang itu tidak terkait dengan tiga kasus yang tengah diusut.

"Apakah uang itu berhubungan dengan perkara itu, kami jawab tidak ada hubungan. Secara hukum pembuktian itu pasti tertolak, pasti tertolak itu. Nah, kalau ditanya itu uang dari mana, uang siapa, itu adalah kerja sama dengan pengusaha untuk membangun dermaga atau pelabuhan di daerah Kalimantan Timur. Pertanyaannya siapa pengusaha, hari ini kami tidak berani menyebut," jelasnya.

Sebagai informasi, saat penggeledahan pada Rabu yang lalu, polisi menyita sejumlah barang bukti di kafe de'Clan Cipete. Polisi menyita uang SGD 3.130.000 dalam bentuk SGD 100, USD 889.965, hingga Rp 259.159.000. Polisi kemudian mengonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total Rp 60 miliar.

Sementara hasil penggeledahan di money changer Cipete polisi menyita 16 uang asing, dikonversi ke rupiah total sekitar Rp 7,2 miliar.

Dalam kasus ini, eks Jampidsus, Febrie Adriansyah, dan Don Ritto ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi . Penetapan tersangka itu tak lama setelah Febrie mengundurkan diri dari Jampidsus.

Febrie dijadikan tersangka terkait tiga kasus dugaan korupsi, yakni batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel . Perkara itu kini dilimpahkan ke Kejagung dan disupervisi oleh KPK serta diawasi oleh Komisi III DPR RI melalui pembentukan panitia kerja .

Sementara itu, Komisi III DPR memastikan memberikan atensi terhadap proses hukum terkait kasus korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel. Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan kasus yang santer menyeret aparat penegak hukum itu berkaitan dengan oknum alih-alih institusi.

"Ada beberapa hal yang diumumkan. Pertama, Komisi III mengambil inisiatif, memastikan kasus yang kemarin-kemarin banyak diberitakan bisa berjalan dengan koridor hukum dan diusut tuntas secara hukum," kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kejagung RI, Jakarta Selatan, Sabtu .

Habiburokhman menegaskan pihaknya akan mengawal agar tidak terjadi tindakan yang melampaui kewenangan hukum di antarinstitusi hukum selama pengusutan kasus ini berjalan.

"Kedua, kami juga ingin memastikan tidak adanya ekses, gesekan, friksi antarinstitusi terkait penanganan kasus ini. Karena bagaimanapun ini adalah kasus terkait oknum, dengan orang, dengan individu, bukan dengan institusi," ujarnya.

Simak juga Video 'Polisi Periksa 15 Saksi Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/425e799567.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku

  • Sering Self-Reward dengan Belanja Makeup? Hati-hati Impulsive Buying

  • FIFA Hadirkan Tradisi Baru, Pemenang Final Piala Dunia 2026 Bakal Diberi Cincin Juara

  • Zulhas: Seluruh Pangan di Papua Akan Disuplai dari Wanam

  • Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan

  • Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar

  • Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas

  • Ini Jadwal Pengiriman Motor Listrik VinFast di Indonesia

Artikel Populer

  • 1Resep Nasi Goreng Solaria, Gurih dengan Aroma Wok yang Khas
  • 2Jangan Pernah Transfer Uang ke Rekening Pribadi Sales Saat Beli Mobil
  • 3Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi
  • 4Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan
  • 5Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
  • 6Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
  • 7Polisi Pantau JPO Grogol Usai Video Dugaan Eksibisionis Viral
  • 8SDN Tlogo 2 Blitar Tak Masalah Berdampingan dengan Gerai KDMP
  • 9RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
  • 10Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
  • 11Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
  • 12786 Personel Dikerahkan, Polda Sumut Amankan Distribusi BBM di 325 SPBU

Tag Populer

  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Berita
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif

Populer Situs

Polda Sumsel Ungkap Sindikat Penipuan Website Palsu Bhayangkara Run 2026

Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?

Peringatan Teddy Sheringham Jelang Laga Inggris Vs Argentina

Wasit Sepak Bola dan Hakim Pengadilan

India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas

The Odyssey Tayang dalam Format Berbeda, Apa Beda Dolby, IMAX dan 70mm?

Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya

Promo Weekend Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Popok Balita Diskon 45 Persen

Artikel Populer

  • 1Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
  • 2Polri Resmi Serahkan Barbuk dan Tersangka Kasus Eks Jampidsus ke Kejagung
  • 3Efisiensi dan Keamanan Jadi Prioritas Memilih Pemanas Air Listrik
  • 4Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
  • 513 Mahasiswa Indonesia Dapat Beasiswa SingCham 2026, Dubes Singapura Dorong Keterampilan Mandiri
  • 6Hasil Japan Open 2026: Ubed Wujudkan Keinginan Hadapi Anders Antonsen
  • 76,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026
  • 8BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
  • 9Pemerintah Buka Opsi Penerima MBG Hanya dari Desil Bawah
  • 10Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Bisnis
    ×