• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPGArtikel

BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG

Berita2026-09-08 02:49:337971

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan fokus utamanya dalam evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah terkait penataan jumlah penerima manfaat dan insentif Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkap dua fokus itu yang juga ditekankan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

"Yang pertama kami perbaiki, 63 juta itu benarkah enggak sih? Itu pertama. Kalau itu berapa yang benar, lalu berapa yang seharusnya kami berikan? Daerah-daerah mana, anak-anak yang mana, yang memang harus kami dahulukan, begitu. Itu yang sekarang menjadi tugas kami," ujar Agustina usai sidang kabinet.

Setelahnya, penataan MBG akan berdampak ke penataan SPPG, termasuk soal pemberian insentifnya.

"Bahwa kemudian nanti konsekuensinya adalah ada SPPG yang, kan kemarin dengar ya eh kami katakan di RDP kan? 6 juta per hari, harinya saja diubah dengan dua kali SK, yang terakhir tuh 313 (hari)," ucapnya.

Oleh karena itu, hal ini juga akan dibenahi BGN dengan mencari skema insentif yang lebih adil.

"Nah, itu yang kami nanti akan membuat skema yang insentif yang lebih adil. Ya, misalnya begini, kan enggak juga dong SPPG yang 200 meter yang hanya melayani 500 (meter), katakanlah 1.000 orang insentifnya sama," kata Agustina.

Agustina mengatakan, dua hal ini yang akan menjadi fokus utama BGN dalam melakukan evaluasi.

Dia juga menerima masukan soal keuangan SPPG agar dibuat sistem secara digital sehingga pertanggungjawabannya lebih transparan.

"Dua itu dulu lah menurut saya. Nanti kami ikuti juga dengan perbaikan untuk masalah pertanggungjawaban keuangannya. Karena sistem sekarang kan begitu ke yayasan, pertanggungjawabannya itu kepala SPPG. Nah, sulit kalau kita pastikan tergantung ke orang," kata Agustina.

Menurut dia, penataan terkait penerima manfaat dan insentif SPPG ini  tentu akan berdampak pada pengurangan anggaran.

Namun, Agustina belum mau mengungkap sejauh mana anggaran akan berkurang karena masih dalam tahap penataan.

Dia mengatakan, proses evaluasi ini juga akan berjalan dalam waktu 1 bulan ke depan.

"Jadi kalau angka sih sementara ini mungkin saya belum bisa sebutkan, tapi sudah yang jelas sudah tidak 268 deh, sudah jauh berkurang. Tapi angkanya karena saya masih berjalan prosesnya, saya belum bisa sebutkan ya," ujar dia.

Agustina memastikan BGN akan membuat skema tata kelola baru dan tidak mengikuti aturan sebelumnya yang kerap bermasalah.

"Yang jelas pokoknya kami tidak ingin mengikuti yang lama itu ya," kata dia.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/821f899170.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia

  • KPK Dalami Komunikasi Anggota BPK Bobby dan Angga Terkait Suap Audit Muara Enim

  • Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

  • Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA

  • Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional

  • Promo Superindo Hari Ini 18 Juli 2026, Telur Premium Mulai Rp 20.000-an

  • Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati

  • Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026

Artikel Populer

  • 1Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk
  • 2Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Pakar Sebut Hukuman Pelaku Bisa Diperberat
  • 3Polri Serahkan Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
  • 4Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
  • 5Anggota DPR Dorong Edukasi Bahaya Ancaman Bom usai Teror di SDN Srengseng Sawah 15
  • 6Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
  • 7Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
  • 8Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya
  • 9Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pedro Porro Tepati Janji pada Sang Kakek
  • 10KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 11Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
  • 12AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik

Tag Populer

  • Berita
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata

Populer Situs

Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga

Guyon Cak Imin Ingin Mundur dari "Kapten" gara-gara PKB Kalah dari PKS-Golkar

Eddy Soeparno Dukung Implementasi B50 Perkuat Kemandirian Energi RI

Bangun Batch 3 IKN, Basuki Minta Tambahan APBN Rp 2,7 Triliun

China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS

AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei

Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi

Liga Aspal Menteng, Anak-anak Dilatih Kekompakan Hingga Fair Dalam Bertanding

Artikel Populer

  • 1Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak
  • 2Slamet Ariyadi Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum BM PAN
  • 3Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
  • 4Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN
  • 5KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
  • 6El Nino Bukan Vonis Kekeringan
  • 7Kapolda Riau Turun Langsung Pantau Pengambilan Bib dan Racepack RBR 2026
  • 8AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
  • 9Jenguk Pacar di Rutan Salemba, Wanita Ini Ditangkap usai Sembunyikan Ekstasi di Tisu
  • 10Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Wisata
    • Bisnis
    ×