• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi ASArtikel

China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS

Pendidikan2026-09-08 03:45:1818

China menyatakan ambisinya untuk mengambil peran lebih besar dalam mengatur tata kelola kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) global.

Hal itu disampaikan Presiden China Xi Jinping saat membuka World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, Jumat (17/7/2026).

Dalam pidatonya, Xi menyerukan agar pengembangan AI dilakukan melalui kerja sama internasional, bukan monopoli teknologi oleh segelintir negara.

Ia juga menekankan pentingnya sistem AI tetap berada di bawah kendali manusia serta dikelola dengan aturan yang mampu meminimalkan risiko keamanan.

Xi sekaligus menyindir kebijakan Amerika Serikat yang selama beberapa tahun terakhir membatasi ekspor chip AI dan teknologi semikonduktor canggih ke China atas alasan keamanan nasional. Menurutnya, hambatan tersebut justru berisiko memperlebar kesenjangan teknologi antarnegara.

"AI seharusnya menjadi barang publik global yang dapat diakses lebih luas," demikian inti pesan Xi dalam pidatonya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, China mengumumkan pembentukan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi internasional baru yang bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang AI.

Organisasi tersebut disebut telah diikuti sekitar 29 negara dan diposisikan sebagai wadah untuk membahas standar, tata kelola, serta kerja sama pengembangan AI, terutama bagi negara-negara berkembang.

Ilustrasi AIFreepik Ilustrasi AI

Pengamat menilai langkah ini sekaligus menjadi penyeimbang terhadap inisiatif tata kelola AI yang selama ini dipimpin negara-negara Barat.

Tawarkan pelatihan AI

Selain membentuk organisasi baru, China juga mengumumkan sejumlah program kerja sama internasional. Pemerintah setempat berjanji menyediakan 5.000 kesempatan pelatihan AI bagi negara berkembang dalam lima tahun ke depan.

Beijing juga akan membagikan teknologi AI untuk layanan meteorologi kepada 30 negara, serta memperluas kerja sama dengan organisasi regional seperti ASEAN, Uni Afrika, dan BRICS.

Langkah tersebut memperkuat strategi China untuk memperluas pengaruhnya di bidang AI melalui pendekatan kerja sama internasional, di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat dengan Amerika Serikat.

Meski menempatkan isu keamanan AI sebagai salah satu agenda utama konferensi, pendekatan China masih menjadi perhatian sejumlah negara Barat.

Beberapa pihak menilai regulasi AI di China tetap dipengaruhi oleh kebijakan sensor pemerintah dan kontrol terhadap data. Di sisi lain, Beijing menegaskan bahwa pengembangan AI harus memperhatikan keamanan, etika, dan tetap berada di bawah pengawasan manusia.

Konferensi WAIC tahun ini juga menjadi panggung bagi sejumlah perusahaan AI China untuk memamerkan teknologi terbaru mereka.

Di antaranya adalah startup Moonshot AI yang memperkenalkan model AI open-weight Kimi K3, serta Huawei yang memamerkan sistem komputasi AI Atlas 950 SuperPoD.

Kehadiran berbagai inovasi tersebut menunjukkan upaya China mempercepat pengembangan AI domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada teknologi Amerika Serikat

URL artikel:http://papertraillab.com/html/092a899899.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2

  • Saat Mobilitas Masyarakat Kian Dinamis, Akses Pembiayaan Kendaraan Semakin Dibutuhkan

  • Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah

  • Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic

  • Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang

  • Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja

  • Pencarian Hari Ke-empat Belum Membuahkan Hasil, 25 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang

  • ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat

Artikel Populer

  • 14 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi
  • 2Menakar Kemenangan Narasi dalam Konflik Iran-Amerika Serikat
  • 3Pemesanan Chery Q Tembus 3.000 Unit, Ini Bocoran Harga Resminya
  • 4Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Kejagung Pelajari Alat Bukti dari Polri
  • 5Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
  • 6Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO
  • 7Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
  • 8Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
  • 9Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
  • 10Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
  • 11Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
  • 12Melihat Keseruan Final Liga Aspal, Gang Sempit Menteng Dipadati Warga

Tag Populer

  • Bisnis
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Berita
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Teknologi

Populer Situs

Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim

Salut! Siswa SD di Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA

PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan

Berbeda dari Standar Piala Dunia 2026, UEFA Batasi VAR untuk Kasus Simulasi

4 Kepala Daerah Terjaring OTT Berasal dari Jateng, Apa Sebabnya?

HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'

Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz

Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah

Artikel Populer

  • 1Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor
  • 2AI Jadi Senjata Baru Kelompok Teroris? Ini Temuan Terbarunya
  • 3TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor
  • 4Dulu Ambil Air Pakai Ember, Kini Petani NTT Panen Dua Kali Setahun
  • 5Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
  • 6Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian
  • 7HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
  • 8Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...
  • 9Terbitkan 3 Sprindik Baru, Ini Kata Kejagung soal Status Tersangka Febrie Adriansyah
  • 10Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Berita
    • Wisata
    ×