• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Wisata›Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang IndahArtikel

Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah

Wisata2026-09-08 03:44:3843

Pulau Kelor, salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Pulau ini merupakan pulau kecil dengan keunggulan panorama pemandangan alam berupa bentangan laut luas yang terlihat dari puncak bukitnya.

Selain itu, pesona pulau tak berpenghuni ini adalah dari keindahan pantai yang berpasir putih serta air laut yang bening.

Kawasan ini pun biasa dijadikan area snorkeling karena keindahan panorama bawah laut dan keanekaragaman hayati. Lokasi pulau ini berada tidak jauh dari Labuan Bajo.

Untuk mencapainya, butuh waktu kurang lebih 20 menit menggunakan speedboat atau 30 menit menggunakan kapal pinisi dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Salah seorang pemandu wisata dari Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI), Alex Hatol mengatakan, Pulau Kelor selalu menjadi salah satu pilihan obyek wisata untuk perjalanan wisata setengah hari di Labuan Bajo.

Mereka sering membawa wisatawan asing maupun mancanegara ke lokasi ini.

"Pulau Kelor seperti Pulau Padar kecil. Wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai dan pulau dari atas bukit tinggi," terang Alex kepada Kompas.com baru-baru ini.

Aktivitas wisata di Pulau Kelor

Biasanya, saat tiba di pulau, wisatawan langsung diajak trekking ke puncak Pulau Kelor. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke puncak.

"Dari puncak kelihatan pulau-pulau eksotis lain di sekitar Pulau Kelor. Sangat indah," imbuh Alex.

Setelah naik ke puncak, wisatawan biasanya dibawa ke area pesisir pantai. Di situ, biasa dijadikan spot berenang, berjemur, dan snorkeling.

Pesona Pulau Kelor di Labuan BajoKOMPAS.com/APOLONIA INERU BAHALI Pesona Pulau Kelor di Labuan Bajo

"Tamu-tamu akan berenang dan snorkeling dari arah pantai. Air lautnya jernih, pemandangan bawah lautnya juga bagus oleh terumbu karang dan biota laut," ucap dia.

Meski tanpa pemukiman warga, di obyek wisata ini juga terdapat beberapa pelaku UMKM yang menjual berbagai jenis suvenir khas Labuan Bajo.

Selain itu juga terdapat kantin-kantin yang menjual makanan dan minuman ringan.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/476b799516.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Pria Challenge Bocah di Depok Sempat Diamkan Korban 5 Menit di Freezer

  • Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali

  • Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi

  • Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"

  • Tren Taktik Low Block di Piala Dunia 2026, Tembakan Jauh Jadi Solusi

  • Siaran Langsung Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

  • Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS

  • Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita

Artikel Populer

  • 1Menaikkan Gaji Kepala Daerah, antara Etika, Fiskal, dan Beban Kerja
  • 2Jembatan dari Brimob untuk Mereka yang Terlupakan
  • 3Anggota BPK RI Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 9 Jam Usai Rumahnya Digeledah
  • 4Nge-challenge Bocah Makan Cabai dan Masuk Freezer, Pria di Depok Ditangkap
  • 5Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker
  • 6Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris
  • 7Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
  • 8Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Timnas Spanyol, Jutaan Warga Padati Madrid
  • 9Panas! Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, hingga Kuwait
  • 10Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!
  • 11TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
  • 12Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Berita
  • Otomotif
  • Wisata
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Bisnis

Populer Situs

APINDO: Jaringan Digital Terbuka Bisa Pangkas Biaya UMKM

Gempa M 7,3 di Meksiko Picu Peringatan Tsunami

4 Kepala Daerah Terjaring OTT Berasal dari Jateng, Apa Sebabnya?

Lu Punya Otak, Enggak?

Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa

Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP

Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi

Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta

Artikel Populer

  • 1Inflasi AS Turun, Investor Kripto Pantau Bitcoin dan Ethereum
  • 2Trump Raup Rp 17,9 Triliun dari Kripto dalam Setahun, Termasuk dari Koin Meme
  • 3Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya
  • 4Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
  • 5Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
  • 6PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
  • 7Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
  • 8Inggris Vs Argentina, Melihat Lagi Gol "Tangan Tuhan" Maradona di Piala Dunia 1986
  • 9Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
  • 10Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Teknologi
    ×