• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"Artikel

Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"

Hiburan2026-09-08 03:46:17483

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengimbau masyarakat tidak membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying di tengah antrean yang masih terjadi di sejumlah SPBU.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, konsumsi BBM di beberapa daerah meningkat sekitar 10 persen hingga 15 persen. Lonjakan permintaan tersebut memicu antrean di sejumlah SPBU.

Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya menormalkan distribusi BBM ke seluruh SPBU.

"Ini kita lakukan untuk melayani masyarakat, agar supaya tidak melakukan panic buying, membeli BBM yang berlebih. Kami mengharap dan mengimbau, belilah BBM sesuai kebutuhan harian yang bijak dan wajar," ujar Wahyudi dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Wahyudi memastikan stok BBM bersubsidi maupun BBM yang mendapat kompensasi pemerintah, seperti Biosolar, minyak tanah, dan Pertalite, masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, antrean di sejumlah SPBU bukan disebabkan keterbatasan stok, melainkan meningkatnya permintaan di beberapa wilayah.

"Perlu kami sampaikan bahwa untuk penyaluran BBM bersubsidi dan kompensasi negara, baik Biosolar, minyak tanah, maupun Pertalite, masih sangat cukup aman untuk melayani seluruh masyarakat," kata dia.

Menurut Wahyudi, salah satu penyebab naiknya konsumsi BBM subsidi, terutama Pertalite, adalah peralihan sebagian pengguna dari BBM nonsubsidi.

Temuan tersebut diperoleh BPH Migas saat melakukan pemantauan di lapangan. Kondisi itu ikut memperpanjang antrean di sejumlah wilayah.

"Kalau kami keliling ke lapangan, banyak yang memanfaatkan BBM subsidi saat ini sehingga menjadi antrean yang cukup panjang," ujar Wahyudi.

Pemerintah, kata dia, terus melakukan normalisasi distribusi BBM. Kondisi di lapangan ditargetkan kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan.

Wahyudi juga mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar proses distribusi kembali lancar.

"Kita semua terus berjuang keras untuk normalisasi dan paling lama satu sampai dua hari ke depan, Insya Allah semua akan terurai dan cukup lancar kembali," pungkasnya.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/095c699898.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia Kandas Usai Ditaklukkan Argentina

  • PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan ke Mitra Buntut Pekerja Tewas di Jaktim

  • PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan

  • BI: Likuiditas Perbankan Masih Memadai, Suku Bunga Antarbank Mulai Turun

  • [KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara

  • Pembangunan Tahap II IKN Dikebut, 16 Paket Siap Lelang

  • ITS Bikin Traktor Perahu Listrik untuk Pertanian Lahan Gambut

  • Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan

Artikel Populer

  • 1MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
  • 2Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
  • 3Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
  • 4Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK
  • 5Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
  • 6Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog
  • 7Parlemen Israel Bubar, Netanyahu Terancam
  • 8Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
  • 9Indonesia Tambah 3 Negara Bebas Visa Kunjungan, Apa Saja?
  • 10Aliansi MPR Pastikan Gelar Aksi Lanjutan Usai Demo di Jalan Medan Merdeka Selatan
  • 11Pemprov Sumbar Siapkan Rehabilitasi Terpadu untuk Siswa MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom Rakitan
  • 12SDM Bersertifikat Minim, Sanitasi Indonesia Terendah di Asia Tenggara

Tag Populer

  • Otomotif
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Berita
  • Kesehatan

Populer Situs

Presiden Prabowo Minta Seluruh Layanan Publik yang Memungkinkan Tersedia secara Digital

Simpang Mampang Macet Segala Arah Malam Ini Imbas Pembongkaran JPO Tendean

Profil Timnas Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Argentina

Menakar Kemenangan Narasi dalam Konflik Iran-Amerika Serikat

Jaringan Kriminal India Jadi Ancaman Global, FBI Ikut Turun Tangan

MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap

Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang

Penampakan Pria Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15

Artikel Populer

  • 1Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki
  • 2Soundrenaline di M Bloc, Danilla Riyad: Lebih Intim
  • 310 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
  • 4Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
  • 5Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
  • 6Menteri HAM Kerahkan Tim untuk Kawal Penyelesaian Konflik di Adonara
  • 7Cerita SDN 10 Lambung Bukit Padang Merajut Kembali Semangat Literasi Pascabanjir Bandang
  • 8Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
  • 9KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
  • 10Tabrak Tong Sampah saat Kabur, 2 Maling Motor Diamuk Massa di Jaksel

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Berita
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Wisata
    ×