• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai LahArtikel

Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah

Hiburan2026-09-08 03:34:1325712

Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Rembang resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan korupsi Dana Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP ) dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kasus hukum yang ikut menyeret ratusan guru di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga ( Dindikpora ) Kabupaten Rembang ini diduga kuat telah merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah.

Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Rembang, Rully Mutiara, mengatakan bahwa peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah tim jaksa menemukan bukti permulaan yang cukup mengenai adanya unsur tindak pidana korupsi.

"Saat ini dari tahap penyelidikan, sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Ya harus selesai lah, kok enggak selesai," ujar Rully dengan nada tegas saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Kamis ( 16/7/2026 ).

Puluhan Guru Telah Diperiksa

Hingga saat ini, tim penyidik Kejari Rembang terus bergerak secara maraton untuk memeriksa saksi-saksi secara berkala. Dari total target sekitar 250 hingga 270 guru yang terindikasi terkait dengan aliran dana tersebut, puluhan di antaranya sudah menghadap dan dimintai keterangan oleh penyidik.

"Kalau ditanya berapa persen, dari guru yang sudah kita periksa itu sebanyak 70 orang dari total sekitar 250 atau 270 orang," jelas Rully memaparkan progres pemeriksaan.

Selain dari kalangan tenaga pendidik, jaksa penuntut umum juga telah menjadwalkan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pejabat penting di lingkungan Dindikpora, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ), hingga pihak perbankan penyalur resmi guna mengusut tuntas seluruh aliran dana.

Detail Bukti dan Tersangka Disampaikan Lewat Pres Rilis Khusus

Kendati demikian, pihak Kejari Rembang saat ini masih enggan membeberkan secara rinci mengenai alat-alat bukti apa saja yang telah disita, serta siapa saja aktor utama yang paling bertanggung jawab dalam pusaran kasus korupsi tersebut.

Rully meminta kepada segenap masyarakat dan media untuk memberikan waktu luang kepada tim penyidik agar dapat mendalami keterangan dari para saksi secara objektif.

"Nanti kita akan buka ketika press release secara khusus. Beri waktu kita untuk mendalami karena ketika di penyidikan itulah kita akan dalami siapa yang terlibat, siapa apa, menurut keterangan saksi, terus mau apa dengan alat-alat bukti apa yang kita dapat," terang dia memaparkan rencana kerja kejaksaan.

Sekadar diketahui bersama, kasus dugaan korupsi dana TPP ini mulai mencuat ke publik setelah adanya temuan ketidaksesuaian yang janggal pada proses pencairan anggaran di lingkungan ASN Dindikpora Rembang. Penyidikan intensif ini diharapkan dapat segera mengungkap nama tersangka resmi dan mengembalikan kerugian negara.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/009a699984.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Lalu Lintas Jakarta Pagi Ini: Contraflow Berlaku di Tol Dalam Kota dan Tol Janger

  • Taj Yasin Pastikan TMMD Jangkau Desa Terpencil-Buka Peluang Ekonomi

  • Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?

  • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran

  • Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

  • Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism

  • Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis

  • IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar

Artikel Populer

  • 1Kena Kamera ETLE? Begini Cara Cek Status Tilangnya secara Online
  • 2Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
  • 3Istri Mantan PM Najib Razak Gugat Komedian Malaysia Atas Pencemaran Nama Baik
  • 4Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional
  • 5Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran
  • 6PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air
  • 7Mahalnya Biaya Rente Modernisasi Pabrik Gula
  • 810 Tahun HBC Purwakarta, dari Komunitas Jadi Keluarga Besar
  • 9Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline
  • 10Pendapatan Mitra Pengemudi Maxim Naik Hampir 5 Persen usai Komisi 8 Persen Diterapkan
  • 11Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
  • 12Pierluigi Collina Ungkap Sulitnya Pilih Wasit dan Jawab Kontroversi VAR

Tag Populer

  • Berita
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Otomotif

Populer Situs

BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun pada Era Dadan Hindayana

Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup

Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako

Rahmat Dimas Pembunuh Ojol di Tangerang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari

BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 20 Juli 2026

Mainan Tradisional Mengajarkan Kreativitas di Lingkungan Sekolah

Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam

Artikel Populer

  • 1200 Nama Panggilan untuk Pacar yang Romantis, Lucu, dan Tidak Pasaran
  • 2Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026
  • 3Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
  • 4Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel
  • 5Brimob Polda Metro Tangkap 3 Pelaku Begal dan 3 Orang Bawa Narkoba di Jakut
  • 6Diundang Trump, Presiden Meksiko dan PM Kanada Hadir di Final Piala Dunia 2026
  • 7Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson
  • 8Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
  • 9Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air
  • 10Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    ×