• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Bocah di Bekasi Dianiaya Ibu Tiri saat Ditinggal Ayah Kerja di Luar NegeriArtikel

Bocah di Bekasi Dianiaya Ibu Tiri saat Ditinggal Ayah Kerja di Luar Negeri

Berita2026-09-08 02:47:0973795

Nasib pilu dialami oleh QSH, bocah berusia 4 tahun di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dianiaya hingga tewas oleh ibu tiri, wanita berinisial DM . Korban dianiaya ibu tiri berulang kali saat ditinggal ayahnya yang bekerja di luar negeri.

"Korban diketahui tinggal bersama DM dan seorang adik sambung berusia satu tahun. Sementara ayah kandung korban bekerja di luar negeri," kata Plh Kapolres Metro Bekasi Kombes Ikhlas Putro Wasono, dalam keterangannya, Kamis .

Selama bekerja di luar negeri, sang ayah tidak mengetahui bahwa putrinya yang dititipkan kepada istrinya itu justru malah dianiaya hingga tewas.

"Dan berdasarkan pemeriksaan sementara tidak mengetahui dugaan kekerasan terhadap anaknya," imbuhnya.

DM telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Dia juga telah ditahan di Rutan Polres Metro Bekasi.

"Sudah ditahan, langsung hari itu juga setelah kita lakukan penangkapan," kata Kapolsek Tarumajaya AKP I Gede Bagus Ariska Sudana.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi adanya bocah yang dirawat di rumah sakit dalam keadaan terluka parah. Korban sempat dirawat beberapa hari, namun sayang dia dinyatakan meninggal dunia pada Rabu malam tadi di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Dalam pemeriksaan di kantor polisi, DM sempat mengelak. Dia berdalih korban terluka karena terpeleset di kamar mandi.

"DM sebelumnya menyebut korban mengalami luka akibat terpeleset di kamar mandi. Namun, tenaga medis menemukan sejumlah luka yang dinilai tidak sesuai dengan keterangan tersebut dan melaporkannya kepada UPTD PPA Kabupaten Bekasi serta Polsek Tarumajaya," jelas Kombes Ikhlas.

Namun, fakta berkata lain. Hasil visum sementara mengungkap bahwa korban mengalami sejumlah kekerasan di sekujur tubuhnya.

"Hasil visum sementara menunjukkan adanya luka lebam pada bagian punggung, dada, wajah, dan perut, serta luka lecet dan luka bakar pada bagian bokong korban," jelasnya.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, DM akhirnya mengakui telah melakukan sejumlah kekerasan. Dia berdalih kekerasan itu untuk mendisiplinkan korban.

"Berdasarkan pemeriksaan sementara, DM diduga melakukan kekerasan dengan alasan mendisiplinkan korban," ucapnya.

Kekerasan tersebut diduga dilakukan dengan memukul menggunakan gayung, mencubit, serta melukai bagian tubuh korban menggunakan sikat gigi.

Simak juga Video: Kelanjutan Kasus Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Sukabumi Naik ke Penyidikan

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/339f799653.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kortas Tipikor Sita Aset Rp 14,4 M di Kasus Korupsi Modal Proyek Batu Bara

  • Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha

  • Cek Daftar Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026 di SPBU Pertamina Se-Indonesia

  • Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan

  • Satpol PP DKI Usut Oknum Diduga Pungli Rp 300 Ribu ke Rumah Belajar di Jakut

  • Target Pertamina Hari Sabtu 18 Juli Antrean BBM di Sumut Normal Kembali

  • 7 Rumah di Tenggarong Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

  • FIFA Jual 4 Paket Rumput Final Piala Dunia 2026, Apa Saja Isinya?

Artikel Populer

  • 1Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
  • 2Pertamina: Stok Pertalite Nasional 15 Hari, Masyarakat Jangan Khawatir
  • 3Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
  • 4CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
  • 5Ada Barcode Laporan Anonim, Siswa: Kalau Lapor ke Sekolah Kadang Malu
  • 6Napi Lapas Banyuwangi Pesan Sabu, Janjikan Rp 500.000 ke Pengantar
  • 7Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor
  • 8Prabowo Bicara Investasi di RI: Investor Untung tapi Rakyat Harus Sejahtera
  • 9Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
  • 10PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
  • 11Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
  • 12Gempa M 5 Guncang Sukabumi

Tag Populer

  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Berita

Populer Situs

Terlalu Banyak Barang di Rumah Bisa Memicu Stres, Ini Cara Mengatasinya

Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional

Wagub Rano Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga Jakarta di Lapangan Banteng

Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik

Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Tersangka Kasus ASABRI Tak Ditahan

Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan

Pansus DPR Serap Aspirasi Pemprov Maluku soal RUU Daerah Kepulauan

AS Perluas Serangan, Iran Ancam Infrastruktur Regional

Artikel Populer

  • 1Dokter Peringatkan Bahaya Tren Cairan Infus untuk Jerawat, Bisa Tinggalkan Bekas Permanen
  • 2Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
  • 3Cerita Perjuangan Adik Keisya Levronka Usai Jatuh dari Lantai 6 Kampus
  • 4Sudewo Minta Dukungan Loyalis: Doakan Saya Bebas dan Jadi Bupati Lagi
  • 5Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
  • 6Kerap Bersitegang, PM Spanyol dan Trump Bakal Satu Tribun di Final Pildun
  • 7Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
  • 8KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM
  • 9Nelayan di Gianyar Hilang saat Melaut, Basarnas Kerahkan Drone Thermal untuk Pencarian
  • 10Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Berita
    • Otomotif
    ×