• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti TsunamiArtikel

Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami

Berita2026-09-08 02:48:22913

Sebuah kecelakaan dahsyat pernah menghantam Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat . Di kota ini, tumpahan sirop masif memicu bencana yang kedahsyatannya mirip gelombang tsunami.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Boston, peristiwa ini dikenal sebagai Tragedi Banjir Besar Molase Boston . Kecelakaan mematikan tersebut terjadi pada 15 Januari 1919 di wilayah North End, Boston.

Molase merupakan sirop gula kental berwarna kecokelatan. Ketika tangki penampungnya pecah, sirop ini tumpah ruah dan menciptakan gelombang tinggi yang menyapu kota.

Peristiwa tragis ini bermula dari sebuah tangki raksasa setinggi 50 kaki yang dibangun oleh Purity Distilling Company pada 1915. Tangki tersebut digunakan khusus untuk menampung molase industri.

Meskipun terhitung baru, tangki tersebut diketahui sering mengalami kebocoran. Pemiliknya bahkan sengaja mengecat tangki dengan warna cokelat untuk menyamarkan rembesan cairan yang keluar dari sambungan tangki.

Petaka terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Saat penduduk sekitar sedang beraktivitas di bawah sinar matahari yang hangat, mereka tiba-tiba mendengar suara gemuruh berat. Banyak warga awalnya mengira suara itu berasal dari kereta api yang sedang melintas.

Namun, tanpa diduga, tangki raksasa tersebut pecah dan menumpahkan seluruh isinya. Sebanyak 2,3 juta galon molase berubah menjadi gelombang raksasa yang meluncur deras melalui jalanan padat penduduk.

Gelombang cairan kental tersebut bergerak cepat dengan kecepatan 35 mil per jam atau setara 56,33 km/jam. Kekuatan empasannya sangat masif, hingga mampu mendorong kereta dari relnya, merobohkan gedung, dan menghancurkan berbagai bangunan di sekitarnya.

Tragedi ini menewaskan 21 orang dan menyebabkan 150 lainnya luka-luka. Para korban meninggal dunia akibat terjebak dan mati lemas di dalam cairan molase yang pekat. Sebagian besar korban tewas merupakan pekerja dan pengemudi yang tengah beraktivitas di area dermaga.

Pascakejadian, proses evakuasi dan pembersihan segera dilakukan. Namun, upaya tersebut berjalan sangat sulit karena sifat cairan molase yang begitu lengket. Petugas bahkan harus menggunakan air laut untuk mengencerkan kekentalan cairan tersebut agar mudah dibersihkan.

Tragedi ini akhirnya menjadi pelajaran berharga bagi AS. Pemerintah setempat kemudian memberlakukan regulasi industri yang jauh lebih ketat, termasuk kewajiban bagi insinyur dan arsitek untuk menandatangani serta menyegel cetak biru rencana bangunan, serta kewajiban pemeriksaan berkala oleh inspektur bangunan pemerintah.

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/488b699505.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air

  • SDM Bersertifikat Minim, Sanitasi Indonesia Terendah di Asia Tenggara

  • Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya

  • Umur Pendek Ancaman Trump soal Tarif 20% di Selat Hormuz

  • Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya

  • Golkar Semprot Kadernya yang Terlibat Kericuhan DPRD Riau: Memalukan!

  • Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

  • Menakar Kemenangan Narasi dalam Konflik Iran-Amerika Serikat

Artikel Populer

  • 1BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
  • 2BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai
  • 3Polri Serahkan Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
  • 4Habiburokhman Jadi Ketua Panja Terkait Kasus Febrie Adriansyah
  • 5Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
  • 6Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
  • 7Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Lebih Sehat?
  • 8Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
  • 9Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
  • 10Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa
  • 11Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!
  • 12Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Olahraga
  • Berita
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Teknologi

Populer Situs

Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo

Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah

Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi

Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin

Air PAM Mati, Apakah Pelanggan Berhak Dapat Kompensasi?

Laju Terhenti di Semifinal Japan Open 2026, Putri KW Pilih Mawas Diri

Ada Konser Akbar di Monas, Penumpang 13 KA Ini Bisa Naik dari Jatinegara

Artikel Populer

  • 1KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
  • 2Rano Karno: Aku Dukung Spanyol Kalahkan Argentina 2-1
  • 3KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut
  • 4RSUP Adam Malik Siagakan Empat Tim Forensik untuk Tangani Korban Kecelakaan Beruntun Sibolangit
  • 5IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
  • 6Pemuda Jaksel Ciptakan Sirine Pendeteksi, Resah Kebanjiran Bertahun-tahun
  • 7Zulhas Ungkap KDKMP Sekaligus untuk Salurkan Bantuan dan Barang Subsidi
  • 8Resmi, Persib Bandung Datangkan Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025-2026
  • 9Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
  • 10KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Berita
    • Olahraga
    • Kesehatan
    ×