• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Wisata›Piala Dunia Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan MentalArtikel

Piala Dunia Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan Mental

Wisata2026-09-08 02:59:3248

Hal ini kerap dialami oleh banyak penggemar sepak bola saat acara nonton bareng Piala Dunia: Tim "jagoan" mencetak gol, lalu para penggemar di taman bir atau pub bersorak bersama. Bahkan, mungkin saling berpelukan untuk merayakannya meskipun beberapa saat sebelumnya mereka sama sekali tidak saling kenal.

Menurut Katie Wood, seorang psikolog klinis di Swinburne University, Melbourne, momen kebersamaan seperti ini nyatanya dapat mendukung kesehatan mental.

"Faktor pelindung terbesar bagi kesehatan mental kita adalah keterikatan, koneksi dengan diri sendiri, orang lain, komunitas, dan budaya kita," ujar Wood kepada DW. Menurutnya, olahraga berhasil membangun keterikatan tersebut karena olahraga menyatukan banyak orang.

Bentuk keterikatan ini tidak terbatas pada keluarga atau teman saja. Hal ini juga dapat muncul ketika seseorang merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, meskipun hanya sesaat. Piala Dunia adalah ajang yang sempurna untuk memberikan perasaan semacam ini kepada masyarakat.

Wujud nyata dari hal ini telah terlihat sepanjang Piala Dunia berlangsung. Para penggemar dari berbagai negara bersorak bersama, bertukar jersei, atau tiba-tiba berdampingan mendukung tim yang sama.

Di Lawrence, Kansas, pusat kota secara spontan berubah menjadi area nonton bareng bernuansa hijau-putih saat laga antara Aljazair dan Austria. Karena tim nasional Aljazair menjadikan kota itu sebagai markas selama Piala Dunia, ratusan warga lokal Amerika hadir mengenakan jersei Aljazair, dengan wajah yang dicat warna bendera negara tersebut dan bendera di tangan mereka.

Di tempat lain pun semakin jelas terlihat betapa cepatnya persahabatan dapat dijalin lewat sepak bola. Usai pertandingan babak 16 besar antara Swiss dan Kolombia di Vancouver, DW mengamati dua penggemar saling bertukar jersei sebagai kenang-kenangan atas malam yang mereka habiskan bersama. Sementara itu di Seattle, setelah Amerika Serikat tersingkir, seorang pendukung Belgia tampak menghibur penggemar Amerika yang kecewa.

Seorang pengunjung di San Francisco menceritakan kepada DW sebuah momen yang membekas di benaknya: "Seorang pria melihat jersei saya. Ia sama sekali tidak mengenal saya. Ia menghampiri, memeluk saya, dan sekadar berkata, 'Inilah Piala Dunia.'"

Katie Wood memandang hal ini sebagai kekuatan unik dari turnamen seperti Piala Dunia. Orang-orang yang mungkin tidak akan pernah berpapasan dalam kehidupan sehari-hari dapat berbagi emosi yang sama untuk sesaat.

"Kalian mungkin berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Namun, saat kalian mendukung tim yang sama, akan muncul sebuah pengalaman kolektif dengan tujuan yang sama."

Tujuan tersebut menyentuh sebuah kebutuhan mendasar yang sering diremehkan banyak orang, yaitu kebutuhan untuk diterima dan merasa menjadi bagian dari suatu kelompok. Tidak peduli apakah seseorang telah menjadi penggemar selama puluhan tahun atau baru pertama kali menonton pertandingan. Hal yang lebih penting adalah pengalaman bersama, seperti ketegangan sebelum laga dimulai, gemuruh saat gol tercipta, hingga rasa frustrasi yang dirasakan bersama usai kekalahan.

"Tidak ada yang tahu apa yang kita lalui sebagai manusia dari hari ke hari," ujar seorang pengunjung di zona penggemar kepada DW. "Itulah mengapa momen-momen seperti ini terasa sangat istimewa."

Bahkan mereka yang tidak memiliki tim favorit pun bisa ikut dalam suasananya.

"Saya merasa bahagia," kata seorang pengunjung di Philadelphia kepada DW. "Saya bahkan tidak punya tim jagoan, tetapi saya jadi suka menonton pertandingannya."

Piala Dunia dapat menawarkan wadah untuk menepi sejenak dari rutinitas sehari-hari.

"Ketika begitu banyak hal terjadi di dunia, kita mencari cara untuk melepaskan diri sejenak dari rutinitas harian," jelas Wood. "Dan menikmati Piala Dunia dengan segala euforianya bersama orang lain adalah cara yang sangat sehat untuk melakukannya."

Tentu saja, fokus utama dari turnamen seperti Piala Dunia biasanya adalah pertandingan sepak bola itu sendiri. Namun, bagi banyak penggemar, kenangan paling kuat dari Piala Dunia justru berasal dari momen-momen yang terjadi di luar lapangan hijau. Artikel ini diadaptasi dari artikel bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Algadri Muhammad

Editor: Yuniman Farid

Simak juga Video 'Prancis vs Spanyol: Bertemu Lagi di Piala Dunia Setelah 20 Tahun':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/596c799396.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming

  • Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi

  • Adik Keisya Levronka Ungkap Kondisi Pascainsiden Jatuh dari Lantai 6: Masih Terhambat Beraktivitas

  • IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,10 Persen ke 6.108, Rupiah Ikut Menguat

  • Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah

  • BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM

  • Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026

  • Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Artikel Populer

  • 1Punya Model Hybrid, Mitsubishi Tambah Target Penjualan XForce
  • 2Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
  • 3Sembilan Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Musi Rawas Terbaru
  • 4Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? Ini 15 Pilihannya
  • 5Hasil CKG Ungkap Remaja Mulai Alami Depresi hingga Hipertensi
  • 6Yogyakarta Masih Butuh 380 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 15 Miliar
  • 7Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu
  • 8PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Ikuti 2 Turnamen Internasional, Patok Target Realistis
  • 9Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
  • 10Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak
  • 11Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara
  • 12Prabowo: Kita Ditakut-takuti dengan Rapor Jelek dari Global Rating Agency

Tag Populer

  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Berita
  • Wisata
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Olahraga

Populer Situs

Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik

Tanpa Messi, Timnas Argentina Pulang Usai Gagal Juarai Piala Dunia

Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki

Dedi Mulyadi Bandingkan Kepemimpinan Indonesia dengan Timnas Argentina

Waspada Penipuan via Google Meet Ngaku-ngaku Polisi Catut Logo PMJ-PPATK

KLM Tanjung Bara Tenggelam di Maluku, 8 ABK Diselamatkan Kapal Yacht Asal Selandia Baru

Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album

Dapur MBG di Blora Pakai Minyak Goreng MinyaKita, Korwil SPPG: Enggak Boleh

Artikel Populer

  • 1Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
  • 2Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • 3DJP Ubah Cara Awasi Wajib Pajak, Babinsa hingga Web Scraping Dilibatkan
  • 4Material Rendah Emisi Mulai Jadi Pilihan untuk Ruang Bermain Anak
  • 5AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran
  • 6Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak
  • 7DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun
  • 8Jadwal PPKMB Undip 2026, Mahasiswa FK Perlu Tes Kesehatan Ulang Mulai 20 Juli
  • 9Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
  • 10Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Berita
    • Teknologi
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Kesehatan
    ×