• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Olahraga›Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak DikorupsiArtikel

Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi

Olahraga2026-09-08 03:44:28523

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap strategi jitu agar Koperasi Desa Merah Putih ( Kopdes ) dapat meraup keuntungan melimpah, yakni dengan cara memonopoli penjualan barang subsidi kepada masyarakat luas.

Purbaya menyampaikan, pada rapat kabinet beberapa waktu lalu telah diputuskan secara bulat bahwa ke depan seluruh barang-barang yang mendapatkan alokasi subsidi dari pemerintah hanya akan dijual secara resmi melalui jaringan Kopdes.

“Kemarin diputuskan di rapat kabinet bahwa semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu,” ujarnya di Yogyakarta, Kamis ( 16/7/2026 ).

Menurut Purbaya, dengan menjadi satu-satunya jalur resmi penjualan barang-barang bersubsidi, pihak Kopdes dipastikan bakal mendapatkan margin keuntungan yang sangat menjanjikan, dengan catatan penting bahwa barang atau anggaran besar yang dikelola oleh Kopdes sama sekali tidak dikorupsi.

“Jadi harusnya dari situ aja ( menjual barang subsidi ), Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung. Asal enggak ada, enggak ada itu ya, asal enggak dikorupsi lah harusnya sih aman,” ujar dia menekankan pentingnya integritas pengelola koperasi.

Disokong Pinjaman Dana Super

Ke depan, lanjut Purbaya, pihak Kopdes juga bakal disokong pinjaman dana super besar yang menyentuh angka Rp 240 triliun. Skema dana tersebut dipinjam dari Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara ) dan akan dicicil pembayarannya secara berkala oleh Kemenkeu.

“Ini program besar loh, Rp 240 triliun selama 6 tahun akan seperti itu. Itu akan berasal dari pinjaman Himbara, tapi saya yang cicil,” katanya menjelaskan skema pembiayaan program nasional tersebut.

“Pokok dan bunganya selama 6 tahun ke depan, mungkin setahun sekitar 40 triliun. Sesuai dengan jumlah operasi yang beroperasi, koperasi yang beroperasi. Jadi untuk pendanaan sudah enggak ada isu lagi, hanya yang paling penting adalah pelaksanaannya lebih rapih dan bersih dan sedikit kebocoran. Itu yang dipentingkan ke depan,” ujarnya menambahkan rincian anggaran.

Perintah Tegas Presiden Prabowo Subianto

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan secara tegas agar seluruh barang bersubsidi dari pemerintah disalurkan satu pintu melalui Koperasi Desa/Kelurahan ( KDMP ) Merah Putih. Kebijakan radikal itu ditempuh guna memastikan subsidi tepat sasaran sekaligus menutup rapat celah penyimpangan jalur distribusi.

"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta Pusat pada Minggu ( 12/7/2026 ).

Menurut pandangan Presiden Prabowo, selama ini masih banyak barang-barang bersubsidi yang justru tidak sampai kepada tangan masyarakat kecil yang berhak karena maraknya terjadi penyimpangan di tingkat lapangan.

"Karena banyak barang subsidi diselewengkan, tidak sampai ke rakyat yang perlu, tapi diatur-atur sedemikian. Bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri," ujarnya kesal.

Ia mengatakan, ke depan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini akan dikembangkan secara serius sebagai pusat layanan ekonomi pedesaan yang terintegrasi secara nasional.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/564b899427.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing

  • BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda

  • Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap

  • 2 Maling Truk di Bogor Ditangkap Usai 2 Jam Beraksi, Pelaku Residivis

  • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar

  • Gus Ipul Jelaskan MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap, Ini Alasannya

  • 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula

  • Pemkot Surabaya Catat Hotline Lapor Cak Eri Terima 9.217 Laporan, Mayoritas Masalah Parkir

Artikel Populer

  • 1Tekanan Ban Truk 200 Psi: Ancaman Serius Bagi Pengendara Motor
  • 2Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie
  • 3Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi
  • 4Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
  • 5Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
  • 6AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
  • 7Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan
  • 8Polwan Polda Riau Raih 7 Medali Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup
  • 9Pelaku Begal Pembacok Pria di Koja Jakut Tinggalkan Gancu, Polisi Kantongi Identitasnya
  • 10Perjalanan Terakhir Suami Istri, Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Sibolangit Saat Antar Anak Kuliah
  • 11Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
  • 12Final Piala Dunia: Si Paling Ngotot Vs Si Paling Sabar

Tag Populer

  • Teknologi
  • Hiburan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Berita

Populer Situs

IPW Apresiasi Sikap Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB

Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu

Samsung Kembangkan Chip AI “Gaia”, Laptop Masa Depan Bakal Lebih Pintar

Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah

Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah

DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid

Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti

Artikel Populer

  • 1Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai
  • 2Modus Baru Curanmor di Parkiran Apartemen Tangerang, Pelat Motor Ditukar
  • 3LDA Keraton Solo Tegaskan Tak Boleh Ada yang Menghalangi Revitalisasi Keputren
  • 4Detik-detik Anak Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Kenali Mobil Orangtua dari Video Medsos
  • 5Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
  • 6Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
  • 7Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
  • 8Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
  • 9PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
  • 10Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Wisata
    ×