• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'Artikel

PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'

Otomotif2026-09-08 03:45:2127684

Persatuan Wartawan Indonesia mengambil langkah hukum usai pernyataan 'lu punya otak nggak' yang dilontarkan Hotman Paris Hutapea saat konferensi pers. Hotman Paris kini dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas pernyataannya yang dinilai merendahkan profesi jurnalis.

Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat, Edison Siahaan, menilai pernyataan Hotman Paris tersebut tidak hanya menyakiti hati, tetapi merendahkan profesi jurnalis.

"Seperti kita ketahui kemarin ada peristiwa yang sebenarnya menyakiti hati sekaligus menyinggung profesi wartawan ya. Jadi untuk itu kita dari PWI Persatuan Wartawan Indonesia Pusat ingin melaporkan orang yang menyebut bahwa wartawan itu punya otak nggak gitu loh ya. Seperti kita ketahui wartawan tuh cerdas-cerdas loh," ujar Edison kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin .

Pelaporan PWI diterima dengan nomor: LP/B/5291/VI2028/SPKT/POLDAMETRO JAYA pada Senin 20 Juli 2026. Pelapor dalam hal ini adalah Anrico Pasaribu selaku Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, melaporkan Hotman Paris dengan Pasal 242 UU Nomor 1 Tahun 2023.

Hotman Paris sendiri telah menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya tersebut. Namun, Edison menilai permintaan maaf tersebut tidak dilakukan dengan ketulusan hati.

"Jadi meskipun tadi pagi dia menyatakan apa memberikan apa permohonan maaf ya, permohonan maaf tapi sepertinya itu hanya seperti ya, kebiasaan yang hanya dilakukannya itu. Itu benar-benar belum melakukan permintaan maaf yang jujur dari dalam hatinya yang paling dalam itu," jelasnya.

Edison kemudian menjelaskan alasan melaporkan Hotman Paris ke polisi. Edison meminta agar Hotman Paris diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kami ingin supaya ini diproses secara hukum agar terang benderang apa di balik pernyataannya itu. Mungkin kita sepakat semua wartawan bahwa kebebasan berpendapat, kebebasan menyampaikan pendapat, bukan ini yang dimaksud kan. Bukan lalu menghina profesi wartawan gitu," tuturnya.

Dalam pelaporan tersebut, PWI membawa barang bukti berupa video tayangan Hotman Paris saat menghina wartawan. Menurutnya, berbagai organisasi wartawan bersepakat untuk mendukung laporan terkait dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan Hotman.

" Video yang sudah beredar luas sebenarnya video itu. Mungkin kawan-kawan juga sudah memiliki ya, video-video apa yang disebutnya itu yang marah-marah terhadap rekan-rekan kita. Nah itu kita akan sampaikan nanti ke penyidik," jelasnya.

"Ya bukti awal. Nanti akan dan ini mungkin bukan hanya PWI nanti ya. Kita sudah sepakat berbagai organisasi wartawan ya, kalangan pers, insan pers kan banyak itu organisasi pers yang nanti akan bersatu bersama untuk mendukung laporan ini," tambahnya.

Seperti diketahui, Hotman Paris bikin pernyataan yang menuai kecaman dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat . Hotman emosional dengan mengucapkan 'lu punya otak nggak', 'tanya kakekmu', 'shut up' hingga, 'kalau kau punya otak lu tahu jawabannya'.

Dalam konferensi pers tersebut, Hotman Paris duduk selaku pengacara mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung RI, Febrie Adriansyah. Dalam konferensi pers tersebut, Hotman juga membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto saat membela Febrie.

Hotman kemudian minta maaf. Permintaan maaf pertama disampaikan terkait ucapan 'lu punya otak nggak' kepada wartawan.

"Pernyataan maaf dari saya Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia, PWI, dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan 'lu punya otak enggak sih?'," kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya.

Hotman kemudian menjelaskan alasan dirinya mengucapkan kata-kata itu. Dia mengaku ditanyai hal yang sama beberapa kali. Dia mengaku ucapan 'lu punya otak' muncul karena emosi.

"Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak-balik saya tidak tahu, akhirnya saya jawab, 'Kamu punya otak nggak sih?'. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu," ujarnya.

Dia kembali menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan. Dia mengaku tidak punya niat apapun.

"Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya mengatakan, menyatakan maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Lihat juga Video 'Hotman Paris Minta Maaf soal Sebut Wartawan "Lu Punya Otak Gak"':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/879b699114.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Taylor Swift dan Coldplay Pernah Konser di MetLife Stadium, Venue Final Piala Dunia

  • Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing

  • Promo Indomaret Periode 17-22 Juli 2026, Camilan Berbagai Merk Diskon 30 Persen

  • MenPAN-RB Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2025 di Rapat Kerja DPR RI

  • Tumina dan Harapan Lansia Jember Akan Dokter yang Datang ke Rumah

  • Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz

  • Jalan Raya Pos: Warisan Daendels yang Masih Membentang di Pulau Jawa

  • 4 Fakta Bos Perusahaan Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel

Artikel Populer

  • 1Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar
  • 2Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Polisi
  • 3AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
  • 4Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Pilih Jual Rumah
  • 5115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
  • 6Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG
  • 7Ketika Seniman Tua di Aceh Utara Pamerkan Ratusan Alat Musik Rapai Pase Berusia 1 Abad
  • 8Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
  • 9Mendagri Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah lewat Sistem dan Sikap Integritas
  • 10Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
  • 11Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi
  • 12Kemensos Gandeng PKP Percepat Renovasi Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Teknologi

Populer Situs

Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS

“Demokrasi Tidak untuk Dijual”, Inggris Batasi Dana Kampanye dan Pengaruh Orang Kaya

Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai

Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs

Simak! Rekayasa Lalin di Pekanbaru Saat Riau Bhayangkara Run 2026 Besok

Perjalanan Terakhir Suami Istri, Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Sibolangit Saat Antar Anak Kuliah

Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah dengan Hati-hati

Super El Nino yang Ditakuti Dunia Justru Diduga Menekan Jumlah Badai Atlantik

Artikel Populer

  • 1Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
  • 2HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'
  • 3Hasil SEA V Cup 2026: Tekuk Tuan Rumah, Indonesia ke Semifinal Tantang Vietnam
  • 4Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
  • 52 Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dilebur, Siswa Bakal Tempati Gedung Baru
  • 6Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual di USU Buat Laporan Polisi, Polda Sumut : Ini Delik Aduan
  • 7Panas! Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, hingga Kuwait
  • 8Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN
  • 9Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki
  • 10Kandang Ayam Besar di Dekat Perumahan, Bagaimana Aturannya?

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Wisata
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Berita
    ×