• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Presiden Prabowo Sebut Perlindungan Sosial Indonesia Kian KuatArtikel

Presiden Prabowo Sebut Perlindungan Sosial Indonesia Kian Kuat

Berita2026-09-08 03:45:189262

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki salah satu sistem perlindungan sosial terkuat di dunia. Dalam arahannya, Prabowo menegaskan berbagai program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah merupakan wujud nyata keberpihakan negara kepada masyarakat miskin dan rentan sekaligus menjadi fondasi menuju target nol persen kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, di Istana Negara, Jakarta, hari ini.

"Jadi ini saya tegaskan, ternyata kita punya sistem perlindungan sosial, negara kesejahteraan , salah satu terkuat di dunia. Kalau kita lihat program satu-satu, dan sebagian program-program ini dilaksanakan oleh Presiden-Presiden sebelum kita, pemerintah sebelum kita," ujar Presiden, Senin .

Dalam paparannya mengenai Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026, Presiden memaparkan sejumlah program yang berada dalam koordinasi Kementerian Sosial. Program Keluarga Harapan memberikan manfaat sebesar Rp 75 ribu hingga Rp 250 ribu per bulan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga 4.

Sementara Sekolah Rakyat memberikan layanan pendidikan berasrama dengan nilai manfaat sekitar Rp4 juta per siswa per bulan kepada 44.635 siswa yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2.

Selain itu, Bantuan Sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial diberikan kepada 83.357 penerima manfaat dengan nilai bantuan hingga Rp2,4 juta per penerima per tahun.

Pemerintah juga memperkuat aspek pemberdayaan melalui Program Pemberdayaan Sosial yang menjangkau 15.000 penerima manfaat, serta Program Pemberdayaan Warga Komunitas Adat Terpencil dengan bantuan sebesar Rp 10 juta per penerima yang menyasar 2.810 penerima manfaat.

Presiden juga memaparkan berbagai program dukungan kesejahteraan lainnya, seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Program Indonesia Pintar, Kartu Sembako, bantuan stimulan perumahan swadaya, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan , bantuan bencana, subsidi energi, bantuan pangan, Makan Bergizi Gratis , hingga Cek Kesehatan Gratis .

Menurut Presiden, keseluruhan program tersebut menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam membangun sistem perlindungan sosial yang menjangkau masyarakat dari berbagai kelompok.

Pada kesempatan tersebut, Presiden minta jajarannya terus memperkuat tata kelola perlindungan sosial melalui integrasi data lintas sektor sehingga penyaluran bantuan semakin akurat dan tepat sasaran.

"Kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama. Kita tidak boleh membiarkan rakyat mengeluarkan uang hanya untuk membuktikan bahwa dirinya miskin," ujar Presiden.

Presiden menjelaskan digitalisasi program bantuan sosial saat ini telah berjalan di 43 kabupaten/kota pada 26 provinsi dengan sekitar 1 juta keluarga telah terdaftar dari target 12,5 juta keluarga. Sebelumnya, masyarakat dapat mengeluarkan biaya sekitar Rp 150 ribu untuk mengurus berbagai dokumen dan mendaftar bantuan, sedangkan kini proses tersebut dapat dilakukan secara gratis.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya integrasi data sosial, data kependudukan, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perumahan, hingga data penerima bantuan agar tidak lagi terjadi kesalahan sasaran.

"Jangan sampai ada orang mampu menerima bantuan karena datanya tidak diperbarui. Jangan sampai ada keluarga miskin tidak menerima bantuan hanya karena tidak mengenal pejabat atau tidak memahami birokrasi. Kalau sistem kita akurat, target 0 persen kemiskinan ekstrem menjadi jauh lebih mungkin kita capai," ujar Prabowo.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial saat ini tengah menyelesaikan proses verifikasi dan konsolidasi data penerima bantuan sosial bersama pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan sistem penyaluran bansos berbasis data tunggal.

"Hari ini proses verifikasi data terus berjalan. Mudah-mudahan dalam satu bulan ke depan seluruh proses penyambungan data dapat diselesaikan. Ada penerima yang tidak lagi memenuhi syarat, ada juga penerima baru yang masuk. Semua sedang kami konsolidasikan bersama pemerintah daerah agar datanya semakin stabil," ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan Kemensos juga tengah melakukan simulasi penyaluran bantuan sosial melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu alternatif kanal distribusi bantuan. Selama ini penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara dan PT Pos Indonesia.

Dia menambahkan proses pemutakhiran data penerima bantuan akan terus dilakukan secara berkala sehingga bansos semakin tepat sasaran.

"Kami sedang melakukan simulasi. Ke depan dimungkinkan penyalur membuka layanan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sehingga penerima manfaat dapat mengambil bantuan di sana. Bahkan sedang kami kaji kemungkinan bansos dapat dibelanjakan langsung di koperasi tersebut sehingga manfaatnya semakin besar bagi masyarakat dan sekaligus menggerakkan perekonomian desa," tutup Gus Ipul.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/890c699103.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Trump Sebut Bakal Beri Tarif ke Kanada Gara-gara Asap Kebakaran Hutan

  • Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek

  • Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022

  • Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting

  • Janji Kejagung Transparan dalam Menangani Kasus Eks Jampidsus Febrie

  • PayLater Bukan Uang Tambahan, Waspadai Risiko di Baliknya

  • Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus yang Bikin Febrie Adriansyah Tersangka

  • 1 Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia Medan

Artikel Populer

  • 1Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega
  • 2Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
  • 3Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan
  • 4ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun
  • 5Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
  • 6Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
  • 7Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  • 8Pelaku Penusukan Acak Beraksi di 5 Lokasi di Tangerang
  • 9Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi
  • 10Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Ini Analisis BMKG
  • 11Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
  • 12Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Wisata
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Berita

Populer Situs

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 Halaman 7 Kurikulum Merdeka: Hubungan Antarsila dalam Pancasila

Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan

Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?

Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto

Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada

Jelang HUT Ke-81 RI, Jalur Terdampak Bencana Sumatera Mulai Pulih

Warga Jateng Resah Data Pribadi Bocor: Takut Dipakai Pinjol hingga Kecewa Pemerintah Tak Transparan

Artikel Populer

  • 1Komjak Sebut Penyidik KPK Bisa Dilibatkan Usut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
  • 2Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel
  • 3Sejarah Tempe, Superfood Indonesia yang Sudah Ada Sejak Abad ke-16
  • 4BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
  • 5Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
  • 6MVP SEA V Cup 2026 Sentil Timnas Voli Indonesia Usai Takluk dari Kamboja
  • 7Rumah di Wonogiri Diduga Jadi Safe House Bupati Etik, Simpan Brankas Berisi Uang Rupiah hingga Valuta Asing
  • 8Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas
  • 9Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
  • 10Baku Tembak di Festival Toronto: 2 Orang Tewas, 4 Terluka

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Wisata
    • Bisnis
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Berita
    • Hiburan
    ×