• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan RebanaArtikel

Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana

Berita2026-09-08 02:51:5443

Pemerintah mulai menyiapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka menjadi pusat industri dirgantara nasional. 

Langkah ini diharapkan mampu mendatangkan investasi baru, dan membuka lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Rebana (Cirebon, Patimban, Kertajati). 

Tahap awal pengembangan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT BIJB di Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat yang juga Komisaris PT BIJB, Dedi Taufik mengatakan, kerja sama tersebut menjadi dasar pengembangan kawasan industri dirgantara di Kertajati.

Selain itu, kerjasama ini juga untuk membangun ekosistem industri dirgantara di Jawa Barat.

Menurut dia,  pengembangan Kertajati juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar aset strategis daerah mampu menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.

"Arahan Bapak Gubernur Dedi Mulyadi sangat jelas menjadikan Kertajati sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Kami terus mengakselerasi berbagai kerja sama strategis agar kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai bandara, tetapi juga berkembang menjadi pusat investasi industri berteknologi tinggi," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).

Dedi menjelaskan, Kertajati akan menjadi salah satu penggerak pembangunan Kawasan Rebana. 

Menurut dia, kehadiran industri dirgantara diyakini akan memacu pertumbuhan sektor manufaktur, logistik, pendidikan vokasi, hingga berbagai usaha pendukung sehingga memberi dampak ekonomi bagi daerah di sekitarnya.

Ia menerangkan, bahwa kerja sama PTDI dan BIJB membuka peluang pembangunan fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO), pusat uji terbang (flight test center), pabrik pesawat, hingga industri pesawat tanpa awak atau drone.

Kawasan seluas sekitar 180 hektare itu didukung akses Tol Cisumdawu, Bandara Kertajati, dan Pelabuhan Patimban sehingga dinilai memiliki daya tarik bagi investor.

"Kami optimistis investasi baru akan mendorong lahirnya lapangan kerja, memperkuat rantai pasok global, sekaligus menjadikan Jawa Barat sebagai pusat industri teknologi tinggi di Indonesia. Pada saat yang sama, Kertajati akan menjadi mercusuar bagi Kawasan Rebana, menggerakkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan menarik investasi strategis dalam skala yang lebih besar," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pengembangan Kertajati menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Salah satu yang menjadi agenda prioritas di awal terbentuknya Kemenko ini adalah bagaimana kita bisa menghadirkan solusi yang baik untuk Kertajati," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengatakan perusahaan akan memindahkan kegiatan flight test ke Kertajati mulai Agustus 2026. 

Setelah itu, PTDI akan membangun fasilitas MRO sebelum secara bertahap memindahkan lini produksi pesawat ke kawasan tersebut.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/027e699966.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

  • Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening

  • Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel

  • Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan

  • Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak

  • Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Sarwendah: Saya Bertekad Jaga Anak-anak

  • Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris

  • Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka

Artikel Populer

  • 1Pria di Bantul Serahkan Dollar AS untuk Digandakan, Tertipu Rp100 juta
  • 2Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  • 3339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
  • 4DPD Pastikan Aspirasi Daerah Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan
  • 5Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
  • 6Hobi Terasa Ringan, Pekerjaan Berat Dimulai? Penelitian Ungkap Penyebabnya
  • 7Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
  • 8Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju
  • 9Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  • 10Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • 11Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
  • 12Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026

Tag Populer

  • Bisnis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata

Populer Situs

Tri Tito Karnavian Ajak Pengurus & Kader TP PKK Perkuat 10 Program Pokok

Ahli TPPU Beberkan Modus Perkara 3 Korupsi yang Jerat Febrie Adriansyah

Peneror Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Kini Ditahan, Terancam 20 Tahun Penjara

Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening

MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK

Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi

Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh

Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark

Artikel Populer

  • 1Ada Barcode Laporan Anonim, Siswa: Kalau Lapor ke Sekolah Kadang Malu
  • 2Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
  • 3Habiburokhman Jelaskan Perlu Pengawas Khusus Penerapan RUU Perampasan Aset
  • 4Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS
  • 5Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG
  • 6Takhayul Bikin Rumah Angker Sulit Laku di Jepang, Apa Solusinya?
  • 7Negosiasi Buntu, Frans Putros Hengkang dari Persib
  • 8Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI
  • 9BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
  • 10Satgas PRR Dorong Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir Tapanuli Tengah

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Otomotif
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Kesehatan
    ×