• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Bisnis›Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat IniArtikel

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

Bisnis2026-09-08 03:41:487694

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

1. "Aku tidak paham" atau "aku butuh bantuan"

Psikiater anak dan remaja di Psychiatry Connection, Nevada, dr. Sid Khurana, mengatakan kepada Good Housekeeping banyak anak merasa malu mengakui bahwa mereka belum memahami sesuatu. Padahal, kemampuan meminta bantuan merupakan bagian penting dari membangun kepercayaan diri anak.

"Sangat penting bagi anak untuk memiliki kepercayaan diri mengatakan hal ini, serta memiliki kesadaran diri dan harga diri bahwa tidak apa-apa jika mereka belum memahami suatu instruksi.Dan tidak apa-apa meminta seseorang untuk menjelaskannya,” ujar dr. Sid dilansir dari Good Housekeeping.

Orangtua dapat melatih anak dengan membiasakan kalimat seperti, "Bapak, aku belum paham," atau "Ibu, bisa tolong jelaskan sekali lagi?".

Ketika anak bertanya, respons yang sabar dari orang tua juga membantu mereka merasa aman untuk terus belajar.

2. "Aku bisa mencari jalan keluarnya"

Keinginan orangtua untuk segera menyelesaikan masalah anak sering kali muncul secara spontan. Namun, menurut pendiri platform parenting Moms on Call, Jennifer Walker, anak sebaiknya dibiasakan percaya bahwa mereka mampu menghadapi tantangan mereka sendiri.

Ia menyarankan orangtua untuk sering mengucapkan kalimat seperti "Kamu pasti bisa, Nak". Seiring berjalannya waktu, kalimat tersebut akan berubah menjadi suara batin positif yang dimiliki anak.

3. "Aku sedang merasa..."

Kemampuan mengenali dan mengungkapkan emosi juga menjadi bagian penting dari rasa percaya diri. Direktur Mental Health and Wellness Mingo Health Solutions, Lakiesha K. Oliver memaparkan bahwa anak perlu mengetahui bahwa semua emosi boleh dirasakan dan diungkapkan.

"Kemampuan mengekspresikan perasaan adalah fondasi utama kesehatan mental dan kesejahteraan," tutur Lakiesha.

Sementara itu, dr. Sid menambahkan bahwa anak juga perlu belajar menerima emosi yang tidak menyenangkan. Dengan mengungkapkan rasa marah, sedih, atau kecewa, anak bisa belajar mengelola emosi dengan lebih sehat dan tidak memendamnya seorang diri.

4. "Pak, Bu, aku boleh lihat ini?"

Kalimat di atas memang tampak sangat sederhana. Namun, kalimat sederhana ini menjadi semakin penting di era digital ketika anak-anak tumbuh besar bersama teknologi.

Menurut Direktur Eksekutif Health-e-Habits, Jim Festante, anak perlu merasa nyaman meminta bantuan ketika menemukan sesuatu yang membingungkan atau mencurigakan di internet.

"Ketika anak membuka pesan phishing, menerima permintaan mengikuti akun yang mencurigakan, mengobrol dengan orang asing, atau tanpa sengaja meneruskan tautan spam, reaksi pertama mereka biasanya adalah menghapus semua buktinya karena malu atau takut perangkat mereka disita," ujar Jim,.

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya membangun suasana yang membuat anak tidak takut untuk melapor, "Bapak, Ibu, aku melihat sesuatu yang aneh di internet dan tidak tahu itu apa."

5. "Aku berarti"

Anak perlu memahami bahwa dirinya memiliki nilai sebagai individu, bukan karena prestasi atau pencapaiannya. Untuk menanamkan pola pikir ini pada anak, orangtua dapat membiasakan anak menyadari bahwa dirinya berarti.

Orangtua, misalnya, dapat mengajak anak berbagi momen ketika anak merasa telah membantu atau memberi arti bagi orang lain. Dari kebiasaan kecil seperti itu, kepercayaan diri dapat tumbuh secara perlahan dan bertahan hingga dewasa.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/028f899963.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas

  • Sejarah Tempe, Superfood Indonesia yang Sudah Ada Sejak Abad ke-16

  • Pemobil di Chili Tabrak Kerumunan Festival, 6 Orang Tewas

  • Rekap Hasil Final Japan Open 2026: Indonesia 1 Gelar, Tuan Rumah "Zonk"

  • Kepergok Main Game Saat Rapat, Camat Madiun Ngaku Buat Hilangkan Penat

  • Prabowo: Kita Tidak Mau Jadi Bangsa yang Santai, Indonesia Sedang Bangkit

  • 5 Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil

  • Mitsubishi XForce Hybrid Masuk Grup Neraka, Bagaimana Peluangnya?

Artikel Populer

  • 1Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
  • 2Viral Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya-Disekap Pacar, Polisi Turun Tangan
  • 3Pelaku Penusukan Acak Beraksi di 5 Lokasi di Tangerang
  • 4Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya
  • 5KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis John Field di Kasus Suap Bea Cukai
  • 6Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
  • 7Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung
  • 8BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
  • 9Diduga Cabuli 32 Murid SD, Kakek Pemilik Warung di Makassar Ditangkap
  • 10Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal
  • 11Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
  • 12Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Berita
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Otomotif

Populer Situs

Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya

Filipina Buka Pusat Pelatihan Eksorsisme Pertama di Asia, Libatkan Psikolog dan Ahli Saraf

2 Lokasi Wisata Dunia yang Minta Dihapus dari Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO

Mitos Piala Dunia Dongkrak Ekonomi, Benar atau Tidak?

Prediksi Cristian Carrasco untuk Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina

Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030, Ini Isinya

Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Pascatambang

Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah

Artikel Populer

  • 1TransNusa Terbang dari Bali ke Waingapu dan Wakatobi
  • 2Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
  • 3MenPAN-RB Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2025 di Rapat Kerja DPR RI
  • 43 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya
  • 5Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
  • 6Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB
  • 7Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
  • 8Prabowo Rapat Bareng Luhut dkk di Hambalang, Update Ekonomi Nasional-GovTech
  • 9Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
  • 10Antisipasi Jules Kounde Hengkang, Barcelona Lirik Bek Tottenham Pedro Porro

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Berita
    • Otomotif
    • Bisnis
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Olahraga
    ×