• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›KLH Minta Pemda Waspadai Celah Kerugian Bisnis Perdagangan KarbonArtikel

KLH Minta Pemda Waspadai Celah Kerugian Bisnis Perdagangan Karbon

Hiburan2026-09-08 02:57:3927

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meminta pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia untuk memperkuat literasi terkait bisnis perdagangan karbon yang berasal dari sampah agar tidak mudah terjebak oleh tawaran kerja sama asing yang merugikan daerah.

"Barangnya tidak kelihatan, tapi bisa jadi duit dan skalanya besar. Sangat mungkin nanti ada orang datang, investor dari mana, bicara bla bla bla, lalu karena kita kurang paham, kita iya-iya saja dan bikin perjanjian. Tiba-tiba dia meng-offset-kan (menutupi), itu jadi duit besar, tapi manfaat untuk kitanya kurang," kata Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (14/7/2026).

Hal tersebut ia sampaikan saat sambutan pada penanaman pohon dalam di kawasan Politeknik Pelayaran Sumbar Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di provinsi tersebut.

Ia mengatakan salah satu potensi karbon terbesar di daerah bersumber dari pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan sistem open dumping. Gas metan yang dihasilkan dari pembusukan sampah dapat ditangkap menggunakan teknologi bio-membran untuk kemudian dikonversi menjadi energi.

Penurunan emisi metan tersebut, lanjutnya nantinya dapat diklaim dan dijual ke pasar karbon dunia melalui skema Sertifikat Pengurangan Emisi Indonesia (SPEI).

Ia menyebutkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar gerbang, Bekasi dilaporkan mampu menghasilkan potensi ekonomi hingga ratusan miliar rupiah karena kemampuannya mengeliminasi emisi dari tingkat tertentu hingga menjadi nol.

Edukasi karbon

Oleh karena itu, ia menginstruksikan kedeputian yang membidangi perdagangan karbon untuk segera menggelar program edukasi dan pelatihan nasional bagi seluruh aparatur Pemda di seluruh Indonesia.

"Saya minta jajaran di kedeputian perdagangan karbon untuk memberikan pelatihan kepada seluruh Pemda di Indonesia mengenai mekanisme bisnis karbon ini. Langkah ini penting agar daerah paham regulasi dan tidak dirugikan dalam negosiasi kerja sama," tegasnya.

Melalui pemahaman regulasi SPEI yang matang, lanjutnya pemerintah daerah diharapkan dapat secara mandiri mengelola potensi lingkungan di wilayah masing-masing, sekaligus mengonversinya menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek kelestarian ekologi.

Ia menambahkan dirinya siap mencarikan investor bagi daerah sehingga badan usaha milik daerah juga menghasilkan pendapatan dari perdagangan karbon.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan banyak investor yang menyatakan tertarik berinvestasi terkait pengelolaan sampah di provinsi tersebut.

"Tapi tidak satu pun yang jadi, bahkan ada sampai membawa bintang film. Selain itu juga ada syaratnya diperbolehkan membawa sampah dari negara lain, mana mau kita. Mereka pikir kita bodoh aja," kata dia.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/543c699450.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 T

  • Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi

  • Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada

  • Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi

  • 5 Bantahan Hotman Paris Soal Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

  • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming

  • Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Senpi, Polda Aceh Sebut Motif Tekanan Ekonomi

  • Kapolda Riau Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Artikel Populer

  • 1Absen 18 Tahun, Peterpan Hibur Fans Malaysia lewat Konser The Journey Continues
  • 2Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta
  • 3Resep Donat Kentang Empuk, Ini Tips agar Mengembang Sempurna
  • 419 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul
  • 5Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
  • 6Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism
  • 7Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana
  • 8Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
  • 9Belum Beroperasi, SPPG di Mojokerto Dibobol Maling, Polisi Amankan Pencuri dan Penadah
  • 10Tiang Listrik PLN Berdiri di Halaman Rumah, Apakah Pemilik Berhak Minta Ganti Rugi?
  • 1119 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul
  • 12Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Berita
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Teknologi

Populer Situs

Bangun Batch 3 IKN, Basuki Minta Tambahan APBN Rp 2,7 Triliun

Momen Cak Imin Merumput, Bela PKB Lawan Golkar hingga PKS

Serangan Baru AS Hantam 140 Target Lokasi Rudal dan Drone Iran

Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031

Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang

Ngerinya Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang

Promo FamilyMart 17-19 Juli 2026, Pepaya California Cuma Rp 1.990 Per 100 Gram

Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya

Artikel Populer

  • 1Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
  • 2Mahalnya Biaya Rente Modernisasi Pabrik Gula
  • 36 Cara Alami Menghilangkan Mata Bengkak, Bisa Dicoba di Rumah
  • 4Beratnya Duit dan Emas 74 Kg Bukti Kasus Febrie Sampai Harus Diangkat 3 Orang
  • 5Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam
  • 6Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker
  • 7Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
  • 8Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan 3 Lokasi Kunker Wapres di Palembang
  • 9Kesaksian Warga Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Tewaskan 4 Orang
  • 10Memanas! AS Bombardir Penyimpanan Rudal Iran Selama 90 Menit

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Berita
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    ×