• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi BencanaArtikel

Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana

Hiburan2026-09-08 02:55:2716522

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terkait edukasi mitigasi bencana. Hal itu bagian dari upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana di Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat dalam sambutannya pada diskusi daring bertema 'Peningkatan Aktivitas Seismik di Pasifik Implikasi dan Langkah Antisipatif Bagi Indonesia' yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, hari ini. Diskusi yang dimoderatori Tim Ahli Wakil Ketua MPR RI Tantri Moerdopo itu menghadirkan Analis Kebencanaan Ahli Madya di Direktorat Optimasi Jaringan Logistik Dan Peralatan, Kedeputian Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB Maryanto; Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wijayanto; dan Peneliti Senior Bidang Tsunami, Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN Widjo Kongko.

"Langkah antisipatif terhadap ancaman bencana di tanah air harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penguatan infrastruktur, optimalisasi teknologi, hingga kesiapsiagaan masyarakat," kata Lestari Moerdijat, Rabu .

Menurut Lestari, memasuki pertengahan 2026, aktivitas kegempaan di sepanjang Cincin Api Pasifik menunjukkan dinamika yang sangat tinggi, ditandai dengan rentetan gempa bermagnitudo besar yang melanda beberapa wilayah dan mengancam keselamatan masyarakat.

Dia berpendapat bahwa langkah antisipatif juga harus dilakukan pemerintah dengan mempersiapkan infrastruktur dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait upaya menghadapi dampak bencana, melalui berbagai upaya.

Selain itu, dia juga mendorong agar kolaborasi lintas sektor juga mesti diperkuat untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat.

"Berharap agar aktivitas seismik yang terus terjadi dapat diantisipasi dengan mekanisme ketahanan adaptif masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Wijayanto mengungkapkan bahwa pada sepanjang 2025 tercatat 43.439 kejadian gempa di Tanah Air. Kejadian gempa itu, tidak dapat diprediksi sehingga diperlukan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman tersebut.

Menurut Wijayanto, sumber gempa di tanah air bersumber pada dua peristiwa yaitu subduksi lempeng dan sesar atau patahan lempeng aktif.

"Zona megathrust di Indonesia terdapat 14 segmen yang berpotensi menyebabkan gempa dengan magnitudo di atas 8,5," tuturnya.

Karena itu, Wijayanto mengatakan langkah antisipasi harus konsisten dilakukan dengan memanfaatkan peta rawan bencana, memperkuat sistem informasi bencana, dan membangun mitigasi bencana yang mudah dipahami masyarakat.

"Dampak dari gempa itu dapat berupa longsor, likuifaksi, tsunami, runtuhan batu, dan efek ikutan lainnya yang dapat menimbulkan korban jiwa," jelasnya.

Sementara itu, Widjo Kongko mengungkapkan bahwa 60% tsunami terjadi karena dipicu gempa tektonik dan 22% disebabkan gempa vulkanik.

Menurut Widjo Kongko, sepanjang 300 tahun , terjadi 13 kejadian tsunami besar di kawasan Samudera Pasifik yang berimbas di Indonesia.

Di Indonesia, sudah memanfaatkan Ina TEWS sejak 11 November 2008, alat tersebut dapat memberi peringatan tsunami kurang dari 3 menit agar masyarakat dapat segera menghindar.

Tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini yakni 60% kota-kota di Indonesia berada di pesisir pantai yang rawan tsunami.

Widjo Kongko menegaskan pemahaman masyarakat akan bahaya dan risiko, serta sistem peringatan dini yang tangguh harus menjadi perhatian serius semua pihak, sebagai bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

"Selain itu, wilayah penting seperti PLTU, kawasan industri, dan pariwisata juga berada di pesisir," tutup Widjo.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/734a799258.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kunjungi Padang, Dedi Mulyadi Pilih Naik Taksi Dibanding Mobil Dinas

  • Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final

  • Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung

  • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran

  • Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi

  • Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran

  • Ampas Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Ini Penelitiannya

  • Warga Diimbau Siapkan Cadangan Air Selama Perawatan IPA Hutan Kota

Artikel Populer

  • 17 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang 2 Tahun Masa Pemerintahan
  • 2Rahasia Tubuh Bugar Kylian Mbappe, dari Pola Makan hingga Latihan
  • 3Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG
  • 4Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Terkendala Kabut dan Jalan Rusak
  • 5Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
  • 6Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
  • 7Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
  • 8Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling
  • 9Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini 21 Juli, Simak Lokasi dan Jadwalnya
  • 10Kerangka Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Pasir Pantai Lampung Selatan
  • 11Tips Pakai Hijab dan Baju Bermotif, Tetap Stylish dan Tidak Berlebihan
  • 12Jelang Perancis Vs Inggris, The Three Lions di Ambang Sejarah Baru

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Wisata
  • Berita
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Hiburan

Populer Situs

Segini Banyak Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026

Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

Inflasi AS Turun, Investor Kripto Pantau Bitcoin dan Ethereum

Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik

Polisi Usut Penyebab KM Nurul Salsa Tenggelam, Pencarian Korban Masih Berlanjut

Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China

Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang

Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya

Artikel Populer

  • 1Target Pertamina Hari Sabtu 18 Juli Antrean BBM di Sumut Normal Kembali
  • 2Cerita Zhafif, Siswa SMAS Kharisma Bangsa yang Ikut Olimpiade Internasional
  • 3Berapa Harga Rumah Subsidi Sesuai Aturan Terbaru?
  • 4Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
  • 5Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki
  • 6Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya
  • 7Ayah Tiri di Sampang Perkosa Anak, Korban Diselamatkan Paman dan Bibi setelah Dituduh Bohong oleh Ibunya
  • 8Makan Banyak Sayuran Disebut Bantu Memperlambat Penuaan Tubuh, Ini Temuan Studi
  • 9Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi
  • 10Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Wisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Otomotif
    ×