• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›7 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang 2 Tahun Masa PemerintahanArtikel

7 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang 2 Tahun Masa Pemerintahan

Berita2026-09-08 03:42:4323

Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna menjelang dua tahun pemerintahannya. Prabowo memberikan arahan dan evaluasi program dan kinerja di kabinetnya.

Sidang kabinet paripurna digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin . Sidang diikuti sejumlah menteri hingga kepala lembaga.

"Hari ini saya sengaja melaksanakan sidang kabinet paripurna pertengahan tahun 2026 menjelang 17 Agustus 2026, di mana sudah secara tradisi presiden RI menyampaikan sambutan beberapa hari sebelum 17 Agustus untuk menyampaikan kepada seluruh bangsa dan negara apa yang sudah dikerjakan selama 1 tahun kerja. Ini juga adalah kurang 3 bulan kita menjalankan mandat dari rakyat tahap tahun kedua tanpa terasa waktu berjalan sangat cepat," kata Prabowo dalam arahan di awal sidang kabinet.

Menurut Prabowo menjelang dua tahun kepemimpinannya, dirinya dan seluruh jajaran kabinet Merah Putih sudah sangat bekerja keras. Menurutnya, padatnya agenda pemerintahan membuat seluruh jajaran kabinet terkadang tidak menyadari banyaknya pencapaian yang telah diraih.

"Saudara-saudara, tentunya kita laksanakan kabinet paripurna ini untuk kita evaluasi apa yang sudah kita kerjakan. Saya, kita, tidak hanya saudara-saudara, tapi saya sendiri, menjelang 2 tahun kita sudah sangat bekerja dengan sangat keras, dan sangat padat," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui pemerintah masih menghadapi berbagai tantangan. Ia menegaskan evaluasi dilakukan bukan untuk mencari pihak yang bersalah maupun membandingkan dengan pemerintahan sebelumnya.

"Kadang dengan kita bekerja keras, dengan kita bekerja sangat padat, kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam 2 tahun pertama kita, karena kita menghadapi masalah besar, kita menghadapi dunia yang penuh pergolakan," lanjutnya.

"Dan kita menghadapi kenyataan pahit yang harus kita akui, merupakan tantangan kita bersama, kita tidak bermaksud untuk mencari kesalahan, kita tidak bermaksud untuk membanding bandingkan, tiap masa ada pemerintahannya, tiap pemerintah ada masanya," lanjutnya.

Berikut sejumlah arahan dan evaluasi Prabowo saat sidang kabinet:

Prabowo Subianto mengatakan sudah lebih dari 108 masalah di negeri ini yang telah diselesaikan. Menski demikian, dia tak ingin tinggi hati membanggakan pencapaian yang telah pemerintahannya lakukan.

"Mungkin hitungan kita terakhir lebih dari 108 masalah, 110 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun lebih, 18 bulan pemerintahan kita, ini prestasi yang bukan kecil, kita rendah hati, kita tidak mau menepuk dada, kita tidak mau dan kita tidak boleh besar kepala, tidak boleh sombong, itu watak bangsa kita," ucap Prabowo.

"Tapi kalau kita berprestasi kita akui bahwa kita berprestasi, tidak ada bangsa lain yang menghormati kita kalau kita tidak menghargai bangsa kita sendiri," lanjutnya.

Prabowo mengatakan pemerintah mendapat mandat dari rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran kabinet tidak gentar menghadapi tantangan yang ada.

"Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah, jadi kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan. Kita paham seluruh bangsa paham, bahwa gaji guru-guru kita kurang, kita paham bahwa lapangan kerja kita kurang, kita paham masih banyak kemiskinan ekstrem, kita paham semua masalah kita paham," ujarnya.

Prabowo mengatakan dirinya menemukan sejumlah persoalan yang jauh lebih besar dan di luar perkiraan. Salah satunya kebocoran kekayaan negara.

"Kita mengerti justru ini yang kita pilih diberi mandat untuk kita selesaikan, kita paham ada ketimpangan masyarakat kita, tapi terus terang saja saya katakan, di mana-mana, saya sendiri, sebagai presiden, sebagai yang diberi mandat bersama saudara Wapres kita disumpah. Saya sendiri tidak menduga, sesungguhnya beberapa masalah sangat di luar perkiraan kita," ujarnya.

"Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan, ribuan triliun, ratusan miliar dolar tiap tahun, dengan praktik-praktik under invoicing, pemalsuan laporan perdagangan, praktik-praktik penyeludupan, hal-hal yang tidak masuk akal dan tidak adil bagi bangsa kita," ujarnya.

Temuan tersebut merupakan bagian dari data lembaga-lembaga internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa . Dia mencontohkan Indonesia pernah mengalami kelangkaan minyak goreng selama berminggu-minggu dan menurutnya hal itu tidak masuk akal.

"Ini bukan data kita, ini data lembaga internasional, ini data dari PBB, tapi seluruh bangsa sudah merasakan, semua pelaku ekonomi sudah mengerti di dalam negeri dan luar negeri. Semua tahu negara penghasil kelapa sawi tadi dunia sempat berminggu-minggu hilang minyak goreng, sesuatu yang tidak masuk di akal," ucapnya.

Prabowo menilai pemerintah telah menyelesaikan banyak persoalan dalam kurun waktu 18 bulan terakhir. Dia berjanji menuntaskan berbagai masalah.

"Karena itu, saya ingatkan kita diberi mandat untuk menyelesaikan masalah dan seharusnya kita bangga bahwa ternyata dalam kurun waktu ini telah banyak masalah dan kesulitan yang kita selesaikan," ucapnya.

Prabowo mengaku heran terhadap orang yang nyinyir terkait program Makan Bergizi Gratis . Sementara, kekayaan negara ribuan triliun selama puluhan tahun tidak banyak dipersoalkan.

"Setiap perekonomian itu pasti diukur dan kita punya ukuran, kita bertanya apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya, itu yang jadi ukuran, untuk apa kita punya NKRI kalau kita tidak bisa memberikan dasar dari sebuah peradaban, yang paling dasar adalah memberi makan, pangan," kata Prabowo.

"Kalau ada orang-orang pintar bahwa ada yang lebih penting dari perut yang lapar ya saya persilakan Saudara-saudara, yang saya tahu dari sejarah ribuan tahun peradaban manusia tidak ada masyarakat yang bertahan tanpa pangan, punah, peradaban punah kalau tidak makan," lanjutnya.

Prabowo berupaya memastikan harga pangan tetap terkendali, pupuk tersedia dengan harga terjangkau bagi petani. Semuanya, kata Prabowo beriringan terlaksana lewat program MBG.

"Kita bertanya sekarang, apakah harga pangan terkendali, apakah pupuk tersedia untuk petani, dengan harga yang terjangkau, kita bertanya apakah sekolah memperoleh makanan bergizi di sekolah," ujarnya.

Prabowo kemudian menyoroti kritik yang terus dialamatkan kepada pemerintah terkait pelaksanaan program MBG. Menurutnya, program tersebut justru menyasar kelompok yang paling membutuhkan.

"Saudara-saudara saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, untuk orang-orang lansia, dianggap pemborosan," ujarnya.

Prabowo meyakini kondisi Indonesia saat ini semakin kuat. Dia membantah berbagai prediksi yang menyebut Indonesia akan mengalami kolaps.

"Bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps, ternyata semakin hari semakin kuat, padahal dunia sedang perang," ujarnya.

Ia menekankan Indonesia semakin kuat di tengah krisis dunia. Prabowo menyinggung masalah pangan di berbagai negara yang mulai risau, sementara Indonesia bahkan sudah swasembada. Begitu juga di sektor energi, menurutnya, Indonesia lebih siap daripada negara lain.

"Banyak negara merasa risau dan panik mengenai masalah pangan, kita sudah duluan swasembada pangan. Masalah energi pun kita menghadapi kesulitan, tetapi kita lebih siap dari yang lain. Ini bukan membuat kita lengah, ini bukan membuat kita cepat puas, tidak," pungkasnya.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan tebang pilih dalam menindak berbagai bentuk penyelewengan. Menurutnya, praktik korupsi dan penyimpangan harus diberantas secara tegas.

"Kita sedih ada oknum-oknum, ada pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari suatu pekerjaan atau suatu usaha yang begitu besar, tapi apa boleh buat. Kalau itu memang penyakit, harus kita hadapi dengan sedih kita tindak ya," ujarnya.

Prabowo memastikan pemerintah akan terus memberantas penyelewengan tanpa membedakan pelaku. Ia mengibaratkan penanganan korupsi seperti mengobati penyakit kanker.

"Dan kita terus akan tindak. Sekali lagi, berkali-kali saya bilang bahwa kita tidak akan pilih kasih. Kita tidak akan tebang pilih. Kita tidak akan tidak bertindak terhadap penyelewengan. Tentunya kita butuh kearifan kadang-kadang, waktunya kapan, bilamana, di mana, bagaimana," ujarnya.

"Karena kita ingin menyehatkan badan Indonesia. Kalau ada orang umpamanya kena kanker, jalan pintas bisa, potong aja tangannya, potong aja kakinya kan begitu? Tapi mungkin dengan ketepatan, dengan terapi, dengan teknologi, dengan... kita bisa tanpa terlalu merusak badan. Sama, saya dapat pelajaran bahwa ekonomi suatu negara sama dengan badan kita," lanjutnya.

Menurut Prabowo, perekonomian negara memiliki kemiripan dengan tubuh manusia yang harus dijaga kesehatannya. Karena itu, praktik korupsi dan berbagai bentuk manipulasi ekonomi harus diberantas agar tidak merusak fondasi ekonomi nasional.

"Kalau kita memelihara badan kita dengan baik, ekonomi... badan kita akan sehat. Sama. Badan ekonomi kalau dipelihara dengan baik akan sehat. Tapi kalau diracuni dengan mark up, dengan korupsi, dengan penipuan, dengan under invoicing, dengan transfer pricing, dengan patgulipat, permainan antara birokrat sama pengusaha, antara bank kasih kredit ke itu-itu saja, ya rusak, sakit. Nah ini kita sedang perbaiki," ucapnya.

Prabowo menegaskan komitmennya mempercepat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan digitalisasi layanan pemerintahan. Ia meminta percepatan implementasi Single National Identity Card sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Mulanya Prabowo menyebut Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, tapi tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

"Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak," ujar Prabowo.

Sebagai langkah perbaikan, Prabowo menegaskan pentingnya menyederhanakan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah, katanya, tengah merintis digitalisasi pemerintahan melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

"Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya," katanya.

Prabowo juga berharap implementasi Single National Identity Card dapat segera direalisasikan agar layanan publik menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

"Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya," ungkapnya.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/882a799110.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara

  • Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke RI

  • 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?

  • Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap

  • Israel Ikut Cegat Rudal Iran yang Mengarah ke Yordania

  • Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik

  • Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi

  • Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening

Artikel Populer

  • 1Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
  • 2Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
  • 3SD Negeri Sepi Peminat, Mendikdasmen Buka Suara
  • 4Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari
  • 5Lestarikan Peradaban Leluhur, Gubernur Bobby Berkomitmen Revitalisasi Situs Tetegewo
  • 6Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan
  • 7Mojtaba Khamenei Angkat Suara Usai Pemakaman Ayahnya
  • 8Mendes Janji, Kopdes Merah Putih Tidak Matikan Bisnis Warung Kelontong
  • 9Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit
  • 10Panas Membara, Italia Umumkan Status Merah di 15 kota
  • 11Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
  • 12Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus

Tag Populer

  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Berita
  • Wisata

Populer Situs

Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN

Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki

IHSG Diprediksi Menguat, Saham AMMN, ANTM, BBCA Hingga ADRO Perlu Dicermati Ritel

Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026

Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami

MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik

Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam

Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...

Artikel Populer

  • 1Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita
  • 2BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
  • 325 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
  • 4Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
  • 5Jeda Paruh Musim, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Cari Motivasi di Bali
  • 6Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas
  • 7RBR 2026 Sukses Digelar, Kapolda Riau Titip Tanam Pohon Trembesi ke Runners
  • 8Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
  • 9Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok
  • 10Wangsit Jenderal Soedirman Menguatkan KDKMP

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Hiburan
    • Bisnis
    ×