• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan KebudayaanArtikel

Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan

Berita2026-09-08 03:37:533

Kementerian Kebudayaan RI resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara . Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman resmi bertajuk 'Penguatan Ekosistem Pemajuan Kebudayaan' yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, bertindak atas nama Kementerian Kebudayaan, bersama Kepala Badan Pelaksana BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, yang bertindak atas nama BPI Danantara.

Kerja sama ini ditujukan sebagai landasan dan pedoman bersama untuk membangun hubungan kerja sama yang saling memberikan manfaat sesuai dengan tugas, fungsi, dan wewenang masing-masing pihak. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang kebudayaan sekaligus dalam koridor pengelolaan Badan Usaha Milik Negara .

Sesuai ketentuan kesepakatan, pelaksanaan ruang lingkup ini tidak hanya terbatas pada induk badan saja, melainkan mencakup BUMN serta pihak ataupun perusahaan yang berada dalam pengendalian langsung maupun tidak langsung dari BPI Danantara .

Dalam sambutannya Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan apresiasi kepada Danantara atas terjalinnya kerja sama yang dinilai sangat strategis bagi pemajuan kebudayaan Indonesia. Menurutnya hal tersebut sesuai dengan amanat konstitusi, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 32 ayat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentangPemajuan Kebudayaan.

Fadli Zon menegaskan MoU yang ditandatangani bersama hari ini bukan sekedar MoU, karena menurutnya sebelum ada perjanjian saja sebenarnya sudah terjalin kerja sama antara dua instansi, yakni dukungan Danantara terhadap revitalisasi Museum Nasional pasca kebakaran, pembangunan perpustakaan Museum Nasional, serta dukungan terhadap partisipasi Indonesia pada Venice Biennale setelah vakum selama tujuh tahun.

"Jadi kita berharap dukungan dari semua sektor pemajuan kebudayaan. Dalam waktu dekat ini kita harap akan mendirikan paling tidak tiga museum melalui pemanfaatan aset-aset yang dimiliki Danantara, yaitu Museum Perfilman Indonesia di Jakarta, Museum Musik Indonesia di Bandung, dan Museum Fotografi Indonesia di Semarang," ungkap Fadli Zon dalam keterangan tertulis, Senin .

Fadli Zon menyampaikan juga bahwa saat ini Indonesia telah memiliki sekitar 516 museum. Namun demikian, menurutnya museum yang telah memenuhi standar internasional masih sangat terbatas sehingga diperlukan peningkatan kualitas museum-museum daerah agar mampu menjadi destinasi budaya sekaligus mendukung sektor pariwisata.

"Selain itu Kementerian Kebudayaan terus mempercepat penetapan cagar budaya nasional dan registrasi Warisan Budaya Takbenda sebagai bagian dari upaya pelindungan sekaligus pengembangan ekonomi budaya. Saat ini Indonesia telah memiliki 2.727 Warisan Budaya Takbenda. Sekitar 20 persen di antaranya merupakan kuliner dan pangan lokal yang memiliki potensi besar sebagai sumber ekonomi budaya," jelasnya.

"Saya yakin hari ini merupakan langkah yang sangat strategis, apalagi CEO Danantara juga menjabat sebagai Ketua Danantara Trust. Kita harus mempromosikan budaya Indonesia sesuai amanat konstitusi agar benar-benar hadir di tengah peradaban dunia," ujarnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, pada kesempatan ini juga menyampaikan bahwa kebudayaan merupakan salah satu aset strategis bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan bersama. Oleh karena itu, menurutnya Danantara memandang kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan sebagai langkah penting dalam mendukung pemajuan kebudayaan Indonesia.

"Nota kesepahaman yang ditandatangani bersama Kementerian Kebudayaan hari ini tidak akan berhenti sebagai dokumen administratif semata, melainkan akan diwujudkan dalam berbagai program nyata melalui kolaborasi kedua lembaga," ungkapnya.

Nota Kesepahaman ini disepakati berlaku selama lima tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani, dengan ruang lingkup kerja sama yang meliputi: Sinkronisasi program serta dukungan tugas dan fungsi kedua pihak; Pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan di bidang kebudayaan yang memiliki manfaat sosial dan ekonomi; Pengembangan kemitraan nasional dan internasional di bidang kebudayaan; Pembinaan sumber daya manusia di sektor terkait; Digitalisasi kebudayaan dan pemanfaatan teknologi dalam pemajuankebudayaan; serta Integrasi Data: Penyediaan, pemanfaatan, dan pertukaran data dan/atau informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman ini, kedua belah pihak akan mengatur pelaksanaan teknis secara lebih rinci melalui Perjanjian Kerja Sama dan/atau dokumen resmi lainnya.

Turut hadir pada kegiatan ini, di antaranya Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo; Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta; Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Fryda Lucyana; Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra; Managing Director Stakeholders Management, Rohan Hafas; Managing Director Global Relations & Communication, Pahala Nugraha Mansury; serta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Kebudayaan.

Simak juga Video 'Menbud Ingin Cerita Rakyat Tetap Populer Lewat Digital':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/631e799361.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Koperasi Bisa Kelola Tambang, Dinas ESDM Jatim Sebut Perizinan Tetap di Pusat

  • Kapan Manusia Pertama Kali Menyadari Ada Dinosaurus?

  • Ironi Sektor Konstruksi, Baru 629.622 Orang Pekerja Bersertifikat

  • Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan

  • Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang

  • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina

  • Ketua Komisi III DPR Dengar Info Ada Bunker Lain di Kasus Febrie Adriansyah

  • Asap Kebakaran Hutan di Kanada dan Minnesota Selimuti Washington DC

Artikel Populer

  • 1Keunggulan Teknis Mesin Hybrid di XForce HEV
  • 2IHSG Melesat 4,24 Persen dalam Sepekan, Ini Tiga Katalis Utama Penggeraknya
  • 34 Zodiak yang Disebut Paling Suka Mengatur, Scorpio Masuk Daftar
  • 4Trump Bilang Spanyol Pantas Menangi Piala Dunia
  • 5Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina
  • 6Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
  • 7Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
  • 8Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa
  • 9Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya
  • 10Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan
  • 11Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei
  • 12Mahalnya Biaya Rente Modernisasi Pabrik Gula

Tag Populer

  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Berita
  • Wisata
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Kesehatan

Populer Situs

7 Fakta Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Dendam Pola Asuh Keras Sejak Kecil

Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Piche Kota di Kasus Pemerkosaan Gugur

19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul

ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi

Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga

Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan

Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola

Artikel Populer

  • 1Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
  • 2Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
  • 3Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 18 Juli 2026, Berangkatan dari Palur hingga Yogyakarta
  • 4Hotman Paris: Tak Ada Penahanan Febrie Adriansyah Hari Ini
  • 5Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
  • 6GHAS Dibongkar, Andre Rosiade Targetkan Stadion Baru Rampung Januari 2028
  • 7Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
  • 8Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
  • 9Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
  • 10Dulu Ambil Air Pakai Ember, Kini Petani NTT Panen Dua Kali Setahun

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Pendidikan
    • Berita
    • Bisnis
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
    ×