• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Olahraga›Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina MaafArtikel

Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf

Olahraga2026-09-08 02:47:5473132

Video cekcok antara seorang penjahit dan pelanggan perempuan di Badung, Bali, viral di media sosial. Peristiwa itu diduga berawal ketika pelanggan kecewa pakaiannya belum selesai dikerjakan.

Dilansir detikBali, Senin , tempat usaha jahit pakaian itu diketahui berlokasi di Jalan Raya Subang, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali. Dari video viral yang beredar, cekcok bermula dari pengakuan pelanggan yang menitipkan tiga potong pakaian untuk dikecilkan pada 30 Juni 2026.

Pelanggan mengklaim tukang jahit itu telah menyanggupi pakaian selesai keesokan harinya, 1 Juli 2026. Namun, saat waktu penyelesaian tiba, pakaian tersebut belum digarap.

Janji demi janji penyelesaian pada hari berikutnya pun diduga tidak ditepati hingga membuat pelanggan tersebut kecewa dan meminta pakaian serta uangnya dikembalikan. Permintaan pelanggan ditolak sehingga membuat situasi memanas sampai tukang jahit itu diduga melontarkan kata-kata kasar menggunakan bahasa Bali.

Disebutkan bahwa penjahit itu diduga mengancam akan mendatangkan tukang pukul untuk menghajar pelanggan perempuan itu. Selain ancaman verbal, pelanggan mengaku disiram sisa makanan dan diancam menggunakan tongkat.

Pemilik usaha jahit Sintya Tailor, Ni Made Tiadnyani, buka suara terkait peristiwa tersebut. Sintya mengakui telah melontarkan kata-kata kasar saat berselisih dengan pelanggan dan mengatakan kata-kata itu keluar secara spontan karena terbawa emosi.

"Sebenarnya saya nggak bermaksud mengejek atau menghina orang. Itu saya ucapkan karena murni kesal, marah. Saya akui salah mengucap itu, tapi murni ada penyebabnya," ujar Bu Sintya saat ditemui detikBali, Sabtu .

Dia mengaku emosinya terpancing karena ia dicaci maki lebih dulu saat sedang makan. Ia merasa menerima perlakuan tidak sopan dari pelanggan yang berusia jauh lebih muda.

"Saking emosinya, saya lagi makan dimarahi, dicaci maki. Saya sudah minta maaf dan minta biar menunggu 15 menit saja, tapi dia tidak sabar. Sudah tua malah tiang dimarahi," tutur Bu Sintya.

Dia membenarkan ada keterlambatan pengerjaan pesanan dan sudah dikerjakan bertahap. Namun beberapa baju yang semestinya diservis diakui belum sempat dikerjakan karena banyaknya pesanan kebaya yang menumpuk.

"Istilahnya ada saja yang ketinggalan. Saya sudah kasih tahu waktu buat nunggu 15 menit saja. Ya sesuai video itu dah, saya kerjakan," lanjutnya.

Ia juga memaparkan total biaya pengerjaan untuk tiga baju milik kekasih pelanggan tersebut sebenarnya mencapai Rp 75 ribu. Biaya tersebut adalah servis berupa potong dan perbaikan jahit masing-masing Rp 25 ribu, sedangkan milik si pelanggan perempuan hanya Rp 10 ribu.

Sintya menyadari amarahnya hingga melontarkan kata kasar dan berbau SARA hanya spontan akibat kekesalannya. Ia mengatakan tidak berniat melakukan pengancaman, bahkan emosinya diakui hanya sesaat.

Dia juga sudah bertemu dengan pacar perempuan itu dan saling bermaafan. Kemeja yang sudah diservis juga telah diserahkan, namun satu kemeja milik pelanggan perempuan belum diambil hingga kini.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Cekcok PKL Berujung Ledakan, Polisi Amankan 3 Orang

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/219f799773.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kekeringan Meluas di Karawang, Enam Desa Terdampak, BPBD Salurkan 152.000 Liter Air Bersih

  • Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan

  • Wellah Hatta Asal Indonesia Jadi Stage Manager Final Piala Dunia 2026

  • Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor

  • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi

  • Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar

  • Alasan Prabowo Terbitkan Perpres yang Jadi Landasan TNI Jaga Rumah Eks Jampidsus

  • Serukan Perang ke Pengemplang Pajak, Menkeu Jerman: Orang Jujur Tak Boleh Dianggap Bodoh

Artikel Populer

  • 1Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas
  • 2Update Harga Toyota Avanza, Naik di Pertengahan Juli 2026
  • 3Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
  • 4Keadilan Pelayanan Kesehatan Gigi di Tanah Papua
  • 5Pascaledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Akan Jalani Sisa Pendidikan di Sekolah Lain
  • 6Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
  • 7LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
  • 8Berawal dari Laporan Instagram, Imigrasi Bongkar Praktik Dokter Ilegal
  • 9Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
  • 10Promo PLN Tambah Daya 50 persen, Begini Caranya via Aplikasi PLN Mobile
  • 11Petani Singkong Minta Harga Rp 2.500 per Kilogram, Gibran Janji Carikan Solusi
  • 12Gabung Fortuna Sittard, Ole Romeny Ungkap Peran Justin Hubner

Tag Populer

  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Berita
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Olahraga

Populer Situs

Perluas Akses Pengetahuan, Kemenbud Resmikan Perpustakaan Ranggawarsita

Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter

Tak Hanya Bantuan Tunai, Pemprov DKI Dukung Mobilitas dan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas

Tarik Turis Asing, Wisata Wellness Jadi Prioritas Pariwisata Indonesia

Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli

Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?

Siswi SD di Lampung Timur Diduga Jadi Korban Perundungan, Polisi Selidiki

Artikel Populer

  • 1Kebakaran Pabrik Sandal Karanganyar, Tujuh Orang Berhasil Evakuasi Mandiri
  • 2Pingsan di Ketinggian 2.200 Mdpl, Pendaki Gunung Agung Bali Ditandu Turun
  • 3Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa
  • 4Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast
  • 5Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
  • 62 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
  • 7WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China
  • 8Pesta Hidup Berseri Diramaikan 500 Peserta, Gaungkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat
  • 9Prabowo Bocorkan Bakal Launching Motor Listrik Nasional
  • 10Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Bisnis
    ×