• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa BaratArtikel

1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat

Pendidikan2026-09-08 03:44:258729

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia melepas 1.147 mahasiswa untuk mengikuti Program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan Gema Jabar. Melalui program ini, para mahasiswa akan menjalani praktik mengajar selama enam bulan atau setara 20 SKS di 364 SMA, SMK, dan SLB di berbagai wilayah Jawa Barat.

Rinciannya, mahasiswa akan ditempatkan di 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB. Selama menjalankan tugas, mereka akan didampingi dosen pembimbing dari UPI serta guru pamong dari masing-masing sekolah.

Program Probidik Gema Jabar dirancang untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap program kolaborasi antara Pemprov Jabar dan UPI tersebut.

Menurut Dedi, program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengajar, terutama di sekolah-sekolah yang berada di wilayah perdesaan.

"Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama 6 bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulis, Senin .

Dedi juga mendorong para mahasiswa agar lebih mengenal kondisi Jawa Barat secara menyeluruh, tidak hanya wilayah perkotaan.

"Harus mengenal Jabar bukan kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan," tegasnya.

Pria yang akrab disapa KDM itu berpesan agar para mahasiswa yang kelak menjadi guru tidak ragu kembali mengabdi di sekolah tempat mereka pernah mengajar, termasuk jika ditugaskan di daerah pelosok.

Salah satu peserta program, Andika Darmawan dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UPI, mengaku antusias mengikuti Probidik Gema Jabar karena sejalan dengan cita-citanya menjadi guru.

"Programnya sangat bagus buat kami, sangat membantu. Apalagi kedepan akan banyak guru yang pensiun dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya," ujarnya.

Hal senada disampaikan mahasiswi UPI, Regina, yang berharap program tersebut dapat berjalan lancar sekaligus menjadi bekal berharga sebelum terjun sebagai tenaga pendidik.

"Harapannya kegiatan berjalan baik, lancar. Sebab ini tentu sangat membantu program pendidikan di Jabar," ujarnya yang ditugaskan di SMK 28 Bandung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan Probidik Gema Jabar merupakan wujud komitmen UPI dan Pemprov Jawa Barat dalam menghadirkan perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia berharap program ini dapat membantu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih optimal, memenuhi hak belajar peserta didik, sekaligus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di kampus.

Lihat juga Video: CT ARSA Lepas 15 Relawan Guru Muda Pergi Mengajar ke Pelosok Negeri

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/661d699332.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz

  • Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri

  • 5 Bintang Piala Dunia yang Menikahi Cinta Pertamanya, Ada Messi

  • Seminggu MBG Beroperasi, Harga Telur dan Ayam Potong di Bangkalan Naik

  • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga

  • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?

  • Cegah Korupsi dan Sengketa Hukum, Bupati Bulungan Bekali 74 Kepala Desa lewat Retreat Kepemimpinan

  • Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China

Artikel Populer

  • 1Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
  • 2Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
  • 3Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
  • 4Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
  • 5BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
  • 6Polisi Usut Penyebab KM Nurul Salsa Tenggelam, Pencarian Korban Masih Berlanjut
  • 7Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Satpam Dilarikan ke RS, Polisi Turun Tangan
  • 8Barat ke Timur, Gelombang Panas Semakin Merajalela di AS
  • 9Strategi Timnas Voli Putra Indonesia Lawan Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026
  • 10Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai
  • 11Demam Piala Dunia 2026, Haaland dan Lionel Kini Jadi Nama Favorit Bayi
  • 12[KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara

Tag Populer

  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Olahraga
  • Otomotif

Populer Situs

Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG

Daftar Haji 2027 Diumumkan, ASN Diminta Bangun Komunikasi dengan Calon Jemaah

Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim

Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong

1,2 Juta NIK Warga Jateng Dicuri, Dinsos: Kami Sudah Menerapkan SOP

Mana yang Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Kata Ahli Gizi

Satu Truk Kabur usai Tabrakan di JLS, Sopir Korban Terjepit Kabin

Rundown Konser Afgan di JCC Senayan Hari Ini

Artikel Populer

  • 15 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?
  • 2Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
  • 3Polisi Terluka Saat Amankan Terduga Pencuri Motor dari Amukan Massa di Bogor
  • 4Belajar dari Ledakan MAN 3 Padang, Peneliti UI: Sekolah Terlatih Deteksi Pelanggaran Berisik, Bukan Penderitaan Senyap
  • 5Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 6Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
  • 7Prabowo: Kita Ditakut-takuti dengan Rapor Jelek dari Global Rating Agency
  • 8ITS Kembangkan Material Komposit Hibrida dari Limbah Sawit, Ringan tetapi Berkekuatan Tinggi
  • 9Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat
  • 1020,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Wisata
    • Hiburan
    • Bisnis
    • Olahraga
    ×