• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota DiplomatikArtikel

WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota Diplomatik

Hiburan2026-09-08 02:53:4045

Seorang WNI asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan , Valent A Tambuto , ditemukan tewas dalam kamar mes pekerja sebuah perusahaan di Kota Yerevan, Armenia. Kementerian Luar Negeri RI mengirimkan nota diplomatik dan berkoordinasi dengan otoritas Armenia terkait penanganan tewasnya WNI tersebut.

"Untuk memastikan terpenuhinya hak-hak kekonsuleran WNI, pada 18 Juli 2026 KBRI Kyiv telah menyampaikan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia," kata Direktur Pelindungan WNI, Kemlu, Heni Hamidah, saat dihubungi, Senin .

Pengiriman Nota Diplomatik dilakukan agar memperoleh akses kekonsuleran bagi penanganan jenazah WNI dan untuk bertemu dengan salah satu WNI yang sedang menjalani proses hukum. Kemlu juga telah menindaklanjuti penanganan kasus tersebut ke otoritas setempat.

"Kemlu melalui KBRI Kyiv telah melakukan langkah penanganan dan koordinasi secara intensif dengan otoritas Armenia terkait penanganan kasus meninggalnya seorang WNI di Yerevan, Armenia, yang diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan pada 15 Juli 2026," ujar Heni.

Awalnya Kemlu menerima informasi pada 16 Juli 2026, KBRI Kyiv lalu berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Yerevan, aparat penegak hukum Armenia, dan komunitas WNI setempat untuk memverifikasi informasi. KBRI Kyiv juga melakukan identifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta memperoleh keterangan mengenai proses penyelidikan.

Berdasarkan informasi awal otoritas Armenia, korban dan pihak yang diduga sebagai pelaku merupakan WNI. Sejumlah WNI telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Selanjutnya, KBRI Kyiv berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait di Indonesia untuk melakukan verifikasi data korban serta menindaklanjuti berbagai informasi yang diterima, termasuk komunikasi dari pihak yang mengaku sebagai keluarga salah satu WNI yang saat ini berada dalam penanganan aparat Armenia.

"KBRI Kyiv akan terus menindaklanjuti perkembangan kasus, berkoordinasi dengan otoritas setempat, dan memberikan pendampingan kekonsuleran sesuai ketentuan hukum Armenia," tuturnya.

Sebelumnya, Valenth A Tambuto , warga asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan , ditemukan tewas dalam kamar mes pekerja sebuah perusahaan di Kota Yerevan, Armenia. Korban ditemukan dalam kondisi kaki, tangan, dan mulut terikat lakban.

Kabar meninggalnya Valenth pertama kali diterima oleh pihak keluarganya pada Rabu malam. Adik korban bernama Arnold Tambuto mengaku masih sempat berkomunikasi dengan kakaknya beberapa jam sebelum kabar duka itu diterima.

"Iya benar kakak saya yang meninggal di Armenia. Almarhum bekerja di sana di bidang IT di perusahaan konsultan IT," ujar Arnold Tambuto kepada wartawan, dilansir detikSulsel, Minggu .

Arnold mengatakan komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita atau Selasa malam waktu Armenia. Setelah itu korban tidak lagi bisa dihubungi melalui aplikasi obrolan telepon.

Keluarga baru mengetahui korban meninggal dunia setelah mendapat kabar dari pamannya pada malam hari. Informasi tersebut berawal dari pacar korban bernama Tati yang berada di Filipina merasa curiga karena tidak bisa menghubungi Valenth sepanjang hari.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Namun keluarga hingga kini masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang Armenia terkait penyebab pasti kematian korban.

"Kondisi jenazah katanya terikat lakban. Kaki, tangan, dan mulut itu terikat lakban. Waktu itu saya syok saya matikan telepon saya tidak dengar jauh lagi, tapi infonya saya dengar memang waktu dibuka ada banyak darah," beber Arnold.

Lihat juga Video 'Kronologi Pria Bunuh Sadis Teman Pakai Cangkul di Kos Makassar':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/761e699232.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Aturan Emisi Diperketat, Truk Berat di Korsel Wajib Pangkas Polusi

  • Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang

  • Jeda Paruh Musim, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Cari Motivasi di Bali

  • Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar

  • Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat

  • Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding

  • 4 Zodiak yang Disebut Paling Suka Mengatur, Scorpio Masuk Daftar

  • Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Artikel Populer

  • 1ASN Jaksel Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Wajib Naik Transum, Mobil Diderek
  • 2Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi
  • 3Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, 4 Korban Terjebak Belum Ditemukan Jelang Tengah Malam
  • 4ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat
  • 5Komdigi Temukan Modus Kecurangan Registrasi Kartu SIM Biometrik
  • 6Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
  • 7Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
  • 8Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 9Melihat Messi Ongkang-ongkang Kaki Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 10Liga Aspal Menteng Ubah Gang Sempit Jadi Panggung Bibit Sepak Bola
  • 111.095 Personel Disiagakan Kawal Demo di Jakpus Hari Ini
  • 12Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Berita
  • Otomotif
  • Wisata

Populer Situs

Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara

Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi

Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka

Trump Bilang Spanyol Pantas Menangi Piala Dunia

14 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan, BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih

Satpol PP DKI Usut Oknum Diduga Pungli Rp 300 Ribu ke Rumah Belajar di Jakut

Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan

Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang

Artikel Populer

  • 1Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM
  • 2Sempat Setop Memanggang 3 Tahun karena Cedera, Baker Asal Bandung Kini Bersinar di India
  • 3Ada Konser Akbar di Monas, Penumpang 13 KA Ini Bisa Naik dari Jatinegara
  • 4Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak dan Melawan Saat Diduga Diculik di Jakpus
  • 5Perkara Klakson Berujung Konflik Antar-tetangga hingga Digotong Paksa
  • 6Resmi, Persib Bandung Datangkan Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025-2026
  • 7Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
  • 8Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi
  • 929.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa
  • 10Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Berita
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Teknologi
    ×