• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Bisnis›Legislator Soroti Usia Kapal Induk Hibah Italia 40 Tahun, Singgung AnggaranArtikel

Legislator Soroti Usia Kapal Induk Hibah Italia 40 Tahun, Singgung Anggaran

Bisnis2026-09-08 02:50:1725

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menyoroti masa pakai kapal induk Giuseppe Garibaldi Italia yang rencananya akan dihibahkan ke Pemerintah Indonesia. Hasanuddin menyinggung usia pakai kapal induk tersebut sudah mencapai 40 tahun sehingga berdampak ke anggaran operasional nantinya.

Hal itu disampaikan TB Hasanuddin dalam rapat kerja Komisi I dengan Wamenhan Donny Ermawan, Kemenkeu hingga tiga matra TNI. Legislator PDIP ini mulanya meminta Kemhan tidak mendadak untuk menyampaikan pemberitahuan ke DPR.

"Ya, kalau itu hibah mortir, meriam yang kecil-kecil, sampai dengan tank mungkin tidak masalah. Tapi kalau ini hibah yang besar dan ini senjata strategis yang bisa berpengaruh terhadap image dari negara-negara tetangga kita, maka mungkin sebaiknya, menurut hemat kami, jangan mendadak seperti sekarang ini," kata dalam rapat di ruang Komisi I DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin .

Hasanuddin mengatakan, pada 8 Mei lalu, parlemen Italia sudah menyampaikan terkait rencana hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia. Hasanuddin menilai semestinya kabar seperti itu bisa disampaikan terlebih dulu ke DPR.

"Padahal, dalam catatan yang Bapak sampaikan, sejak 8 Mei ini sudah ada pemberian hibah disetujui parlemen Italia. Mungkin kami bisa ada prolog dulu dan kalau memungkinkan bisa diajak diskusi dari awal. Itu yang pertama," ujar dia.

Kendati demikian, Hasanuddin menyampaikan terima kasih kepada Italia terkait rencana hibah kapal senilai EUR 54.022.426,67. Hasanuddin kemudian menyinggung usia pakai kapal induk Garibaldi 40 tahun.

"Yang kedua, kami harus mengucapkan terima kasih, seperti apa pun, kepada Pemerintah Itali yang telah dan mau memberikan hibah kepada Indonesia berupa kapal induk," ujar TB Hasanuddin.

"Dalam catatan kami, usianya itu sudah masa pakai 40 tahun sehingga masa kapal perang itu kalau kita mengacu pada referensi yang normal, itu juga sekitar 40, 45 tahun sehingga kapal Garibaldi ini sisa usia pakainya mungkin hanya 10 tahun saja," tambahnya.

Hasanuddin mempertanyakan apakah anggaran TNI untuk perawatan kapal induk itu memungkinkan. Hasanuddin menilai biaya per bulan yang mesti dikeluarkan untuk kapal induk mencapai EUR 5.000.000.

"Dengan 10 tahun itu kita harus membiayai, ya, per bulan itu kalau tidak salah sekitar EUR 5 juta atau sekitar Rp 101 miliar. Nah, kemudian juga biaya setelah diterima untuk retrofit, ya, itu sekitar Rp7,2 triliun, sesuai dari penjelasan beberapa bulan yang lalu, sampai dengan Rp 16,8 triliun sesuai dengan spek yang kita minta. Artinya, kita harus menghidupkan kapal ini dengan anggaran Rp7,2 triliun sampai Rp16,8 triliun," ungkapnya.

Hasanuddin meminta penjelasan dari Kemenkeu terkait kemungkinan pengeluaran uang negara. Hasanuddin menilai dalam setahun setidaknya ratusan miliar dikeluarkan untuk kapal induk Giuseppe Garibaldi.

"Nah, pertanyaan kami, mungkin bukan kepada bapak-bapak, tapi kepada Kementerian Keuangan. Saya mohon apakah ini tidak membebani anggaran TNI? Wabilkhusus nanti anggarannya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, TNI AL. Karena apa? Itu kita harus menyediakan uang per tahun itu sekitar Rp 101 miliar, begitu ya," ujar Hasanuddin.

Hasanuddin cerita mendapat informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengurangi anggaran TNI. Alokasi ke depannya bakal digunakan untuk kepentingan rakyat.

"Karena apa, saya mempertanyakan soal anggaran ke depan, ya, kepada Menteri Keuangan? Karena begini, kami baru saja mendapatkan, pembaca informasi yang disampaikan oleh Bapak Presiden. Bahwa bisa jadi, ya, anggaran untuk TNI itu dikurangi demi kepentingan rakyat. Itu, ya. Sehingga ini warning kan untuk kita semua, apakah kita mampu membayarnya dan lain sebagainya," imbuhnya.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/801b699192.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter

  • Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah

  • Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih

  • PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP 27 Juli

  • Mainan Tradisional Mengajarkan Kreativitas di Lingkungan Sekolah

  • Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan

  • Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming

  • Dosen ASN yang Viral di Sidang MK Ungkap Alasan Sempat Ingin Tinggalkan Dunia Pendidikan

Artikel Populer

  • 1Bangun Batch 3 IKN, Basuki Minta Tambahan APBN Rp 2,7 Triliun
  • 2Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
  • 3Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki
  • 4Selain Don Ritto, Uang Miliaran dan 74 Kg Emas Dilimpahkan ke Kejagung Besok
  • 5Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
  • 6Kejelian Pemain Timnas Voli Putra Indonesia Lihat Kelemahan Kamboja di SEA V Cup 2026
  • 7Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
  • 8Jadwal KRL Solo-Jogja pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Palur ke Tugu
  • 9Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika
  • 10Byon Combat Showbiz 8 Digelar 29 Agustus, Jeka Saragih Perebutkan Sabuk Asia
  • 11Byon Combat Showbiz 8 Digelar 29 Agustus, Jeka Saragih Perebutkan Sabuk Asia
  • 12Viral Kopdes Merah Putih Malang di Seberang Telaga, Kades Sebut Sengaja Diambil dari Sudut Tertentu

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Berita

Populer Situs

Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan

Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000

Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump

Inggris Vs Argentina, Melihat Lagi Gol "Tangan Tuhan" Maradona di Piala Dunia 1986

Cara Nonton Argentina Vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Live Streaming dan TVRI

Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG

Kredit New Toyota Hilux Listrik, Cicilan Mulai Rp 22 Juta per Bulan

Viral Pria Lempar Helm ke Tetangga Terekam CCTV di Depok, Polisi Selidiki

Artikel Populer

  • 1Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
  • 2Pemkab Purwakarta Pastikan Gaji 4.200 PPPK Aman meski Fiskal Daerah Tertekan
  • 3KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
  • 4Keadilan Mengadili Sang Penjaga
  • 5Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
  • 6Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
  • 7CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
  • 8Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi
  • 9Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT
  • 10Satgas PRR dan PNM Siapkan Skema Pembiayaan Usaha bagi Penyintas di Agam

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Berita
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hiburan
    ×