• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GTArtikel

Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

Pendidikan2026-09-08 02:02:5413

Presiden Prabowo Subianto memanggil belasan menteri hingga kepala lembaga ke kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk agenda rapat terbatas. Apa yang dibahas?

Rapat itu digelar pada Senin . Dalam dokumentasi Biro Pers Istana, terlihat hadir antara lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Hadir pula Menteri Kelautan dan Perikatan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BIN Muhammad Herindra dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam ratas tersebut, Prabowo menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton . Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas mengikuti ratas.

Airlangga menjelaskan bahwa sebelumnya harga BBM nonsubsidi sempat melonjak hingga Rp 21.300 per liter. Sementara itu, BBM untuk nelayan di bawah 30 GT telah diberikan dengan harga Rp 6.800 per liter. Oleh karena itu, Prabowo memberikan arahan agar pengusaha nelayan dengan kapal 30-200 GT turut mendapatkan harga penyesuaian.

"Karena pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan, tadi dibahas bahwa harga yang disepakati adalah di harga Rp 15.000 per liter," ungkapnya.

Airlangga menambahkan, harga BBM nonsubsidi berdasarkan harga rata-rata produksi solar di dalam negeri dapat dipatok pada angka Rp 18.600 per liter. Dengan demikian, subsidi sekitar Rp 3.600 per liter akan dibiayai melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan , bukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara .

"Oleh karena itu, Pak Menteri ESDM akan membuat, mengeluarkan, regulasi terkait dengan subsidi tersebut, yang besarnya subsidi kira-kira Rp 3.600 itu akan dibiayai oleh BPDP," jelas Airlangga.

Menurut Airlangga, penggunaan dana BPDP dimungkinkan karena saat ini lembaga tersebut memiliki kecukupan dana untuk membiayai dukungan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan harga khusus BBM bagi pengusaha nelayan ini akan diberikan dengan kuota sebesar 400.000 ton untuk enam bulan ke depan.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kebijakan itu merupakan upaya pemerintah memberikan kepastian bagi pelaku usaha di sektor perikanan. Menurutnya, harga Rp 15.000 per liter dapat membantu operasional nelayan dengan kapal berukuran 30 GT ke atas.

"Ini semua dalam rangka bagaimana memberikan rasa kepastian bagi saudara-saudara kita pelaku usaha di sektor perikanan karena memang kan harganya agak tinggi sekarang. Nah dengan harga Rp 15 ribu ini diharapkan dapat membantu proses operasional bagi nilai yang 30 GT ke atas," ujar Bahlil.

Bahlil menyampaikan bahwa kementeriannya akan segera menindaklanjuti arahan Prabowo dengan menerbitkan surat keputusan. Ia juga menegaskan bahwa pembiayaan dukungan harga tersebut menggunakan dana non-APBN.

"Kami segera akan membuat surat keputusan dari ESDM untuk ditindaklanjuti," ucapnya.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan penentuan titik-titik penyaluran akan dikoordinasikan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan agar tepat sasaran.

"Ini nanti agar tidak disalahgunakan, nanti kita akan minta titik-titiknya akan ditentukan oleh, koordinasikan dengan Menteri Perikanan. Supaya apa? Jangan sampai niat baik pemerintah untuk membantu nelayan kemudian salah lagi dipergunakan," ujar Bahlil.

Simak juga Video 'Desa Cepaka di Tabanan Mulai Sulap Sampah Plastik Jadi BBM':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/857c799135.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap

  • Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?

  • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan

  • Head-to-Head Putri KW vs Akane, Momentum Pecah Telur Seperti Wang Zhi Yi

  • Polisi Terluka Saat Amankan Maling Motor dari Amukan Massa di Pamijahan Bogor

  • Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg

  • Tak Selalu Berbeda, Ini 4 Persamaan Peminum Kopi dan Matcha

  • Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong

Artikel Populer

  • 1Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
  • 2Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi
  • 3Baru Ganti HP? Jangan Lewatkan Pengaturan Ini agar Baterai Tak Cepat Habis
  • 4Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung
  • 5Kisah Dedi, WNI yang Baru Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman pada Usia 30 Tahun
  • 6Mazda Targetkan 1.500 SPK di GIIAS 2026
  • 7Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
  • 8Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast
  • 9Resep Telur Balado Ala Rumahan yang Nikmat Buat Lauk Bekal Kantor
  • 1016 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
  • 11Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka
  • 12Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 

Tag Populer

  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Berita
  • Olahraga

Populer Situs

Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku

Masih Buka Peluang Tambah Pemain, Timnas Indonesia Segera Tentukan 23 Nama untuk Piala AFF 2026

Saham Induk Google Melesat 3 Persen Usai Kabar Pengembangan Chip AI Gemini

Lestarikan Peradaban Leluhur, Gubernur Bobby Berkomitmen Revitalisasi Situs Tetegewo

Pendapatan Mitra Pengemudi Maxim Naik Hampir 5 Persen usai Komisi 8 Persen Diterapkan

Kelanjutan Kasus Febrie Adriansyah, Polri Minta Masyarakat Percaya Pada Kejagung

20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit

Ketrampilan Apa yang Diperlukan Anak Muda di Dunia Kerja?

Artikel Populer

  • 1Ganda Monster China Mundur, Ana/Trias Lolos Perempat Final Japan Open
  • 2Polri Libatkan Secret Service Cek Keaslian Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah
  • 3"Jangan Pernah Mendaki Hanya demi Konten" Ini Tips Aman Naik Gunung agar Pulang Selamat
  • 4Motor Listrik Murni Buatan Indonesia Dinilai Belum Realistis
  • 5Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
  • 6Denda untuk Coupang, Raksasa E-commerce di Korea Selatan, Picu Protes Washington
  • 7Ratusan Mitra MBG Brebes Beroperasi, BGN Dorong Pengelolaan Sampah Maggot
  • 8Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal
  • 9Bentrok Warga di Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah Kopdes Merah Putih, 3 Orang Tewas
  • 10IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Wisata
    • Teknologi
    • Berita
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Hiburan
    ×