• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Olahraga›Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa PolisiArtikel

Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi

Olahraga2026-09-08 03:43:3257149

NGAWI, KOMPAS.com – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Ngawi memeriksa dua kepala sekolah dasar negeri (SDN) terkait penjualan paket seragam siswa baru yang nilainya mencapai lebih dari Rp 1 juta.

Pemeriksaan dilakukan setelah praktik penjualan seragam di dua sekolah tersebut menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Kepala Unit Tipikor Satreskrim Polres Ngawi Ipda Hermawan membenarkan pihaknya telah memeriksa kepala SDN Margomulyo 1 dan SDN Karangtengah 4.

"Benar, kedua kepala sekolah sudah kami periksa," kata Hermawan saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Menurut Hermawan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari tahap penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan dan informasi terkait praktik penjualan seragam di kedua sekolah.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Selain memeriksa kepala sekolah, penyidik juga berencana meminta keterangan sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami mekanisme penjualan seragam kepada siswa baru di kedua sekolah.

Penjualan Seragam Jadi Sorotan

Sebelumnya, dua SD negeri di Kabupaten Ngawi menjadi sorotan karena menjual paket seragam kepada orangtua siswa baru dengan harga lebih dari Rp 1 juta.

Di SDN Karangtengah 4, paket seragam yang terdiri atas seragam merah putih, pramuka, olahraga, batik, kotak-kotak, topi, dasi, sabuk, dan kaus kaki dijual seharga Rp 1,1 juta untuk ukuran standar.

Sementara untuk ukuran tertentu, orangtua diminta menambah Rp 150.000 sehingga total biaya menjadi Rp 1,25 juta.

Adapun di SDN Margomulyo 1, paket seragam yang terdiri atas seragam pramuka, olahraga, batik, kotak-kotak, topi, dasi, sabuk, dan kaus kaki dijual seharga Rp 1,26 juta. Seragam merah putih dibeli secara terpisah.

Praktik tersebut menjadi perhatian karena Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 mengatur bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan ataupun membebankan pembelian pakaian seragam kepada peserta didik baru maupun orangtua siswa.

Sekolah Sebut Pembelian Tidak Wajib

Kepala SDN Karangtengah 4 Ngawi Arum Sulistyowati sebelumnya mengatakan sekolah tidak mewajibkan orangtua membeli paket seragam yang disediakan.

Menurut dia, sekolah hanya bekerja sama dengan pihak konveksi untuk menyediakan seragam identitas sekolah.

"Memang bisa dibeli di luar. Untuk baju seragam yang kami jual, kami bekerja sama dengan konveksi menyediakan baju identitas berupa baju olahraga, batik identitas, dan kotak-kotak," kata Arum.

Ia menegaskan paket lengkap seharga Rp 1,1 juta hanya menjadi pilihan bagi orangtua yang ingin membeli seluruh kebutuhan seragam sekaligus.

"Tidak wajib. Artinya bisa membeli di luar," ujarnya.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/880a899111.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya

  • 2 Pria Bersenjata Parang Rampok dan Sekap Suami Istri di Kutai Timur

  • Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil

  • Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan Vonis Tiga Pembunuh Kacab Bank BUMN

  • Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi

  • PAM JAYA Salurkan Bantuan Toren Gratis, Warga: Sangat Berguna Sekali

  • Ditolak Atletico Madrid, Barcelona Akan Kembali Tawar Julian Alvarez

  • ITS Bikin Traktor Perahu Listrik untuk Pertanian Lahan Gambut

Artikel Populer

  • 1Samsung Galaxy A27 Vs Galaxy A26, Apa Saja yang Upgrade?
  • 2Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
  • 3Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
  • 4Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 18 Juli 2026, Berangkatan dari Palur hingga Yogyakarta
  • 5Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
  • 6Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
  • 7Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi
  • 8Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Lebih Sehat?
  • 9Viral, Video Grill Drainase Jalan Pahlawan Semarang Buat Kaget Pengendara, DPU Jelaskan Penyebabnya
  • 10Polri Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Sepolwan di Lembang dan Ciputat
  • 11Strategi Timnas Voli Putra Indonesia Lawan Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026
  • 12Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS

Tag Populer

  • Berita
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Teknologi
  • Otomotif

Populer Situs

Kronologi Kepala SPPG Blora Hilang Usai Pamit Shalat hingga Dapur MBG Lumpuh, Pengganti Masih Ditunggu

Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu

Resep Donat Kentang Empuk, Ini Tips agar Mengembang Sempurna

Ayah Tiri di Sampang Perkosa Anak, Korban Diselamatkan Paman dan Bibi setelah Dituduh Bohong oleh Ibunya

Pemesanan Chery Q Tembus 3.000 Unit, Ini Bocoran Harga Resminya

Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026

SDM Bersertifikat Minim, Sanitasi Indonesia Terendah di Asia Tenggara

Misteri Kerangka Tanpa Kepala di Pantai Legundi, Polisi Duga Korban Meninggal akibat Tenggelam

Artikel Populer

  • 1Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
  • 2Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
  • 3Rumah di Wonogiri Diduga Jadi Safe House Bupati Etik, Simpan Brankas Berisi Uang Rupiah hingga Valuta Asing
  • 4PBB Rilis Panduan Resmi Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan
  • 5AS dan Iran Kembali Saling Serang, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh
  • 6Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas
  • 7Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta
  • 8Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa
  • 9Ada Konser Akbar di Monas, Penumpang 13 KA Ini Bisa Naik dari Jatinegara
  • 10Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Berita
    • Wisata
    ×