• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di JakbarArtikel

Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar

Otomotif2026-09-08 03:08:1375768

Sekelompok anak-anak menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat . Aksi bocah kecil menghadang pemotor di Jalan Daan Mogot itu kembali viral di media sosial .

Dalam video yang beredar di medsos, terlihat anak-anak beramai-ramai menghadang sejumlah pemotor untuk tidak melintas trotoar dengan menghalau menggunakan ranting kayu. Anak-anak itu menyuruh para pemotor untuk putar balik dan keluar ke jalan arteri.

Beberapa pemotor akhirnya berputar balik, sementara beberapa yang lain nekat menerobos anak-anak yang menghadang itu. Aksi anak-anak dekat lampu merah Cengkareng itu mengundang perhatian warganet.

Trotoar tersebut kerap dijadikan 'jalan pintas' oleh para pengendara untuk menghindari kemacetan lalu lintas . Padahal trotoar merupakan hak bagi pejalan kaki.

Merespons hal itu, Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengatakan petugas kerap mengawasi lokasi tersebut agar tak ada pemotor yang menerobos trotoar. Namun, ketika petugas berada di lokasi, para pemotor tiba-tiba disiplin dengan menggunakan jalur arteri.

"Kita memang sering pengawasan di situ. Tapi kalau kita di sana, mereka tiba-tiba enggak lewat di situ . Jadi seperti kucing-kucingan gitu," kata Yeni.

Dia mengatakan pihaknya akan membuat pengajuan kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang besi pembatas guna mencegah pemotor melintasi trotoar. Ia menegaskan bahwa trotoar merupakan hak pejalan kaki.

"Pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat," tutur Yeni.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan anak-anak untuk mewaspadai kecelakaan lalu lintas karena mereka kerap bermain bola di trotoar yang berada di pinggir jalan besar tersebut. Dia juga mengingatkan bahwa trotoar merupakan hak bagi pedestrian.

"Jadi anak-anak itu juga sering main bola di situ. Itu kan nggak boleh juga. Trotoar itu hanya untuk pejalan kaki, bukan untuk bermain bola," ujar Yeni.

Pihaknya pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif, meskipun dalam kondisi macet.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," ujar Yeni.

Pada Mei lalu, aksi bocil menghadang sepeda motor yang naik ke trotoar di Jalan Daan Mogot juga sempat viral di medsos. Para bocil tersebut meminta pemotor putar balik.

Dalam video yang dilihat, Sabtu , anak-anak tersebut tampak memenuhi area trotoar. Mereka membawa ranting-ranting pohon yang digunakan untuk memutar balik kendaraan.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengingatkan terkait fungsi dan hak pengguna dari fasilitas trotoar. Dia mengimbau pengendara agar tidak melintas di trotoar.

"Terkait adanya anak-anak yang menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar di kawasan Jalan Daan Mogot, kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar yang merupakan hak pejalan kaki serta penyandang disabilitas," kata Syafrin.

Tonton juga video "Polisi Tangkap Bang Jago Penghadang Ambulans di Depok"

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/892c799100.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Viral Pencabulan Bocah Modus Ajak Main Game, Pelaku Ditangkap

  • Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?

  • Pramono Pastikan JPO Tendean Segera Dibangun, Pendanaan Dicari dari CSR hingga KLB

  • DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker

  • Pertamina Tindak Tegas Sopir Tangki "Nakal", Distribusi BBM di Medan Kembali Normal

  • Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung, Ketua PBNU: Bukan untuk Ormas

  • Awalnya Hanya Mengintip Naskah Tom Holland, Zendaya Cerita Keterlibatannya di Film The Odyssey

  • Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi

Artikel Populer

  • 1Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
  • 2Pencuri di Ponorogo Kembalikan Motor, Tulis Surat "Saya Khilaf"
  • 3AS Bombardir Iran 9 Malam Berturut-turut, Khamenei Tegaskan Gencatan Senjata Batal
  • 4Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
  • 5Wanita Difabel di Jaksel Diperkosa hingga Hamil, Polisi Buru Pelaku
  • 6Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jaksel Didenda Rp 500.000
  • 7Tom Cruise hingga IShowSpeed Bakal Meriahkan Laga Final Piala Dunia 2026
  • 8Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
  • 9Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim
  • 10Resep Telur Puyuh Kecap Ala Korea, Lauk Sederhana dengan Bumbu Meresap
  • 11Tak Perlu ke Bengkel, Ini 3 Cara Cek Komstir Motor Sendiri di Rumah
  • 12BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya

Tag Populer

  • Bisnis
  • Berita
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Wisata
  • Kesehatan

Populer Situs

Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator 'Jual' Miras di Taman Mataram

Krisis Moneter Asia 1997: Awal Runtuhnya Keajaiban Ekonomi Asia

Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata

Alibaba Pamer Qwen3.8 Max, AI 2,4 Triliun Parameter yang Diklaim Dekati Claude Fable 5

Forum Pemred Kecam Hotman soal 'Lu Punya Otak Nggak?': Sangat Tak Profesional

Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong

Bukan Aset Kementerian PU, Jembatan Pantai Dona Tetap Dibangun Ulang

ASN di Ende Terancam Tak Gajian Mulai Juli 2026 jika Pajak Belum Lunas

Artikel Populer

  • 1Perkara Amplop Raja Juli di Tangan KPK
  • 2Punya Model Hybrid, Mitsubishi Tambah Target Penjualan XForce
  • 3Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
  • 4Eks Pimpinan KPK: Penegakan Hukum Kejahatan SDA Dinilai Hanya Menyentuh "Pion"
  • 5Trump Ancam Bredel Stasiun TV yang Tak Siarkan Pidatonya
  • 6KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai
  • 7Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
  • 8Jenguk Pacar di Rutan Salemba, Wanita Ini Ditangkap usai Sembunyikan Ekstasi di Tisu
  • 9Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
  • 10Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Berita
    • Kesehatan
    • Wisata
    ×