• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 TArtikel

Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 T

Hiburan2026-09-08 03:32:254

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menyetujui penjualan senjata senilai US$1,96 miliar untuk memperkuat pertahanan udara Arab Saudi. Hal ini disampaikan pada hari Rabu waktu setempat, seiring memanasnya perang di Timur Tengah.

"Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan Sekutu utama non-NATO yang merupakan kekuatan untuk stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Kawasan Teluk," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah rilis, dilansir kantor berita AFP, Kamis .

Di antara senjata yang diinginkan Saudi tersebut adalah hingga 20.000 Sistem Senjata Pembunuh Presisi Canggih dan hulu ledaknya, yang oleh situs web Angkatan Laut AS digambarkan sebagai "cara yang murah untuk menghancurkan target sambil membatasi kerusakan tambahan dalam pertempuran jarak dekat."

Kontraktor utama adalah BAE Systems di Nashua, New Jersey.

"Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi untuk mencegah ancaman saat ini dan di masa mendatang dengan memperkuat pertahanan dalam negerinya, dan meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan AS, dan pasukan regional dan NATO lainnya," kata rilis Deplu AS tersebut.

Langkah ini diambil ketika Arab Saudi tampaknya berada di ambang perang baru dengan kelompok milisi Houthi di Yaman, setelah mereka menembakkan rudal ke bandara di kota Abha, Arab Saudi selatan, pada hari Senin lalu.

Serangan Houthi tersebut terjadi setelah pasukan pemerintah Yaman menyerang bandara Sanaa untuk mengalihkan penerbangan yang kembali dari pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dengan delegasi Houthi di dalamnya. Kelompok Houthi yang didukung Iran, menyalahkan Saudi atas serangan tersebut.

Langkah ini juga terjadi di tengah meningkatnya gelombang serangan Amerika Serikat terhadap Iran, setelah memberlakukan kembali blokade angkatan laut seiring kedua musuh tersebut kembali berperang.

"Tidak akan ada dampak buruk pada kesiapan pertahanan AS sebagai akibat dari penjualan yang diusulkan ini," kata Deplu AS.

Lihat juga Video: Pakistan Makin Gencar Beli Senjata ke China, Apa Dampaknya?

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/295f799697.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Adidas Berjaya di Final Piala Dunia 2026, Saham Nike Makin Tertekan

  • Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar

  • WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota Diplomatik

  • Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam

  • Warga di Pasuruan Datangi Kantor DPRD, Keluhkan soal Rumah Ibadah yang Diduga Belum Berizin

  • Awal Mula Keluarga di Depok Diteror Tetangga Sampai Jual Rumah

  • Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya

  • Ruang Kelas SDN Tanggirejo Grobogan Ambrol, Siswa Belajar di Mushala dan Bergantian Ruang Kelas

Artikel Populer

  • 1Melihat Messi Ongkang-ongkang Kaki Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 2Kenneth DPRD DKI Bantu Anak Disabilitas Saat Tinjau Proyek Saluran Air di Jakbar
  • 3Sumarsih Nilai Kementerian HAM Tak Diperlukan untuk Selesaikan Kasus HAM Berat
  • 4Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki
  • 5Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  • 6Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
  • 7Keadilan Mengadili Sang Penjaga
  • 8Viral Stadion Pakansari Penuh Asap dan Bising Knalpot, Ini Penyebabnya
  • 9IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
  • 10Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
  • 11Perampokan Sadis di Kaltim, Suami Diikat-Istri Diperkosa Pelaku
  • 12Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP

Tag Populer

  • Teknologi
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Populer Situs

Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar

Haul Pangeran Diponegoro, Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan

Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker

Perang Berlanjut, Trump Ancam Lebih Banyak Serangan ke Iran

Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP

SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah

KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami

4 Tips Mix and Match Outfit Polkadot untuk Tampilan Chic dan Kekinian

Artikel Populer

  • 1Berjalan 2 Hari Pascalibur Sekolah, MBG di Jember Diwarnai Dugaan Keracunan, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
  • 2Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan
  • 3SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
  • 4Candu Judol Pangreh Praja
  • 5Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
  • 6Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
  • 7Frenkie de Jong Cedera, Hansi Flick Siap Coba 6 Pemain Muda Barcelona
  • 8KPK Cecar Anggota BPK soal 'Pengaturan' Temuan Audit di Kasus Bupati Edison
  • 9Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris
  • 10Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Bisnis
    • Berita
    • Hiburan
    ×