• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie AdriansyahArtikel

Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah

Berita2026-09-08 03:45:2049363

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga kasus korupsi. Pengamat politik Hendri Satrio atau Hensat mengatakan publik mengapresiasi keberpihakan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi.

"Publik tentu patut mengapresiasi ketika Presiden menunjukkan keberpihakan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Dukungan politik dari pemimpin negara penting agar aparat penegak hukum semakin percaya diri menjalankan tugasnya," kata Hensat kepada wartawan, Minggu .

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI ini mengatakan apresiasi dari publik ini juga harus direspons cermat oleh Prabowo dan jajarannya. Dia mendorong sikap konsisten pemerintah dalam penuntasan kasus korupsi hingga tuntas.

"Apresiasi itu penting, tetapi yang lebih penting adalah memastikan penegakan hukum berjalan konsisten. Di situlah kepercayaan publik akan tumbuh," katanya.

Menurut Hensat, perhatian tinggi masyarakat terhadap kasus yang menjerat Febrie Adriansyah harus dijawab aparat dengan penegakan hukum yang profesional dan transparan. Dia menyakini publik akan mendukung jika Prabowo melakukan bersih-bersih di pemerintahannya.

"Yang perlu dijaga sekarang adalah kesinambungannya. Jangan sampai semangat pemberantasan korupsi hanya kuat pada momentum tertentu. Publik ingin melihat bahwa komitmen ini menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang konsisten," ujar Hensat.

Dia mengatakan, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak semata diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi juga dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

"Pada akhirnya, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pembuktian harus tetap menjadi fondasi utama. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin kuat," kata Hensat.

Ia berpandangan, dukungan Prabowo selama ini kepada aparat penegak hukum merupakan sinyal positif yang perlu dipertahankan agar agenda pemberantasan korupsi tetap berjalan konsisten.

"Kalau konsistensi ini terus dijaga, saya kira itu akan menjadi warisan tata kelola pemerintahan yang baik. Apresiasi memang layak diberikan, tetapi pengawalan publik juga tetap diperlukan agar semangat antikorupsi terus terpelihara," katanya.

Seperti diketahui, Kortas Tipikor Polri telah menetapkan Febrie Adriansyah dan Don Ritto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Berkas perkara keduanya kini dilimpahkan ke Kejagung RI.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait perkara dugaan korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah. Prabowo menginginkan seluruh aparat penegak hukum tetap solid dan bekerja maksimal.

"Pokoknya, kalau Pak Prabowo kan pasti penginnya para penegak hukumnya solid ya, all out. Dan tadi kita sudah, bahkan sudah commit kita solid. Saya pertemukan Kortas sama Jampidsus, insyaallah solid," kata Habiburokhman di kompleks Senayan, Jakarta, Sabtu .

Komisi III DPR RI pun memutuskan membentuk panitia kerja untuk mengawal penanganan perkara yang menyeret Febrie Adriansyah. Habiburokhman mengatakan panja akan memanggil seluruh pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Komisi III DPR memastikan akan memberikan atensi penuh terhadap proses hukum terkait kasus korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel. Habiburokhman menegaskan kasus yang santer menyeret aparat penegak hukum itu berkaitan dengan oknum, alih-alih institusi.

"Ada beberapa hal yang diumumkan. Pertama, Komisi III mengambil inisiatif, memastikan kasus yang kemarin-kemarin banyak diberitakan bisa berjalan dalam koridor hukum dan diusut tuntas secara hukum," kata Habiburokhman dalam konferensi pers yang digelar di kompleks Kejagung RI, Jakarta Selatan, Sabtu .

Habiburokhman menegaskan pihaknya akan mengawal jalannya penyidikan agar tidak terjadi tindakan yang melampaui kewenangan hukum antar-institusi hukum selama pengusutan kasus ini berjalan.

"Kedua, kami juga ingin memastikan tidak adanya ekses, gesekan, atau friksi antar-institusi terkait penanganan kasus ini. Karena bagaimanapun ini adalah kasus terkait oknum, dengan orang, dengan individu, bukan dengan institusi," ujarnya.

Simak juga Video MAKI Puji Langkah Prabowo Soal Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah: Cegah Gaduh

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/466a799526.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Juventus Incar Richarlison, Manfaatkan Koneksi De Zerbi dan Carnevali

  • Habiburokhman Jelaskan Perlu Pengawas Khusus Penerapan RUU Perampasan Aset

  • OTT Bupati Lombok Barat, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta

  • Anwar Ibrahim Ungkap Dana Pensiun Malaysia Rugi Rp 875 M Buntut Kasus eFishery

  • Pedagang Cerita Detik-detik Bom Rakitan Meledak di Tasik: Saya Sampai Kejang

  • Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Malaysia dan Vietnam, 4 Orang Tewas

  • Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri

  • Sumarsih Nilai Kementerian HAM Tak Diperlukan untuk Selesaikan Kasus HAM Berat

Artikel Populer

  • 1Prabowo Bocorkan Bakal Launching Motor Listrik Nasional
  • 2Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses
  • 3Viral Pria Lempar Helm ke Tetangga Terekam CCTV di Depok, Polisi Selidiki
  • 4Mekeng: Obligasi Daerah Bukan Barang Baru, AS-Jepang Sudah Terbitkan
  • 5Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
  • 6Jaga Sinergitas, Kapolres dan Dandim Jaksel Serap Aspirasi Warga
  • 7Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik
  • 81,2 Juta NIK Warga Jateng Dicuri, Dinsos: Kami Sudah Menerapkan SOP
  • 9Kronologi Petugas Bongkar Bagasi Bus DAMRI di Bakauheni, Temukan 977 Burung Liar Tanpa Dokumen
  • 10Memaknai Sensus Ekonomi 2026
  • 11Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
  • 12FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok

Tag Populer

  • Bisnis
  • Berita
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Olahraga

Populer Situs

Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga

RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna

Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal

Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan

Kirim Video Pencegatan Rudal ke Iran, Tentara Israel Dipenjara 5 Tahun

MUI Minta Pemerintah Susun Aturan Baru Izin Usaha Tambang Ormas Usai Putusan MK

Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Bali Ditangkap di Soetta!

Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline

Artikel Populer

  • 1Febrie Adriansyah Tersangka Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Alasannya
  • 2Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus
  • 3Peternakan Sapi Perah Rp 1,2 Triliun Mulai Dibangun di Brebes
  • 4Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior
  • 5Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA
  • 6Dihuni Cuma 350 Orang, Flam Desa Surga di Balik Keajaiban Film Frozen
  • 7Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Gizi, Rumah Layak, Pendidikan, dan Kesehatan
  • 8Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG
  • 9Makin Tak Didukung Warga AS, Israel Gelontorkan Rp 897 M untuk Perbaiki Citra
  • 10Negosiasi Buntu, Frans Putros Hengkang dari Persib

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Otomotif
    • Wisata
    • Teknologi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    ×