• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Bisnis›Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan ASArtikel

Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS

Bisnis2026-09-08 02:52:0548432

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya saat ini tengah menghadapi "perang skala penuh" dengan Amerika Serikat . Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus siap menghadapi berbagai konsekuensi dari konflik tersebut, terutama di sektor ekonomi.

Dilansir AFP, Selasa , pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat bertemu para pejabat peradilan di Teheran pada Senin .

"Kenyataannya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh," ujar Pezeshkian, seperti dikutip dalam pernyataan resmi kepresidenan.

Ia menambahkan Iran harus bersikap realistis terhadap situasi yang sedang dihadapi.

"Kita harus realistis dan menerima konsekuensi alami dari perlawanan ini," lanjutnya.

Pezeshkian menilai tantangan terbesar yang kini dihadapi Iran bukan hanya di medan militer, melainkan juga di bidang ekonomi.

"Medan perang terpenting saat ini adalah ekonomi dan mata pencaharian rakyat," katanya.

Ia memperingatkan tekanan ekonomi yang terus meningkat dapat memicu ketidakpuasan masyarakat. Jika kondisi itu meluas, menurutnya, dukungan publik terhadap negara bisa terkikis.

"Jika tekanan ekonomi menyebabkan ketidakpuasan sosial terbentuk dan ketidakpuasan ini menyebar, modal sosial yang sangat besar yang telah dibangun rakyat untuk mendukung negara dapat rusak," ujarnya.

Iran menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat setelah konflik dengan Amerika Serikat memanas. Pada Juni lalu, inflasi tahunan di negara tersebut melonjak hingga mendekati 90 persen. Data inflasi untuk Juli belum dirilis.

Pada akhir Desember lalu, protes yang semula dipicu tingginya biaya hidup berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah secara luas. Aksi tersebut mencapai puncaknya pada 8-9 Januari.

Pemerintah Iran menyebut lebih dari 3.000 orang tewas dalam rangkaian kerusuhan tersebut dan menuding kekerasan dipicu oleh "aksi teroris" yang didalangi Amerika Serikat dan Israel.

Sementara itu, sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di luar Iran memperkirakan jumlah korban jiwa akibat kerusuhan itu jauh lebih tinggi.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/62f699931.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas

  • Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan

  • Kronologi Bentrokan Pemuda di Kebumen dan Kebakaran Gudang J&T

  • Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline

  • RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan

  • Modus Petani di Kendari Sultra Perkosa Perempuan Disabilitas, Beraksi sejak 2024

  • PKB: PBNU 5 Tahun Terakhir Lebih Banyak Cerita Konfliknya

  • DPD Sebut RUU Daerah Kepulauan Mampu Maksimalkan Potensi Daerah Kepulauan

Artikel Populer

  • 1Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali
  • 2Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat
  • 3AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas
  • 4Pasukan Iran Siap Menyambut AS Jika Pulau Kharg Diinvasi
  • 5Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
  • 6Pertamina: Stok Pertalite Nasional 15 Hari, Masyarakat Jangan Khawatir
  • 7AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas
  • 8Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU
  • 9KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda Diamankan Polisi
  • 10Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding
  • 11Sinyal Kebangkitan IHSG, Investor Ritel Diminta Jangan Asal Borong Saham
  • 12Brimob Polda Metro Tangkap 3 Pelaku Begal dan 3 Orang Bawa Narkoba di Jakut

Tag Populer

  • Bisnis
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Berita
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Otomotif

Populer Situs

AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford

Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik

Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo

Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP

Ramalan 12 Shio Hari Ini 18 Juli 2026, Ada yang Makin Produktif

Cara Terbaik Menenangkan Anak Tantrum Menurut Psikolog

Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik

Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior

Artikel Populer

  • 1Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
  • 2Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
  • 3370 Drone Ukraina Melesat ke Moskow dalam Semalam, 7 Orang Tewas
  • 4Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang
  • 5Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
  • 6Menyoal Rencana DJP Gandeng Babinsa TNI Awasi Kepatuhan Pajak
  • 7Paolo Maldini Turun Tangan, FIGC Rayu Pep Guardiola Jadi Pelatih Timnas Italia
  • 8Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie
  • 9Bocoran Isuzu di GIIAS 2026: Siapkan 5 Kendaraan Niaga
  • 10TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Berita
    • Kesehatan
    ×