• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Bisnis›Menyoal Rencana DJP Gandeng Babinsa TNI Awasi Kepatuhan PajakArtikel

Menyoal Rencana DJP Gandeng Babinsa TNI Awasi Kepatuhan Pajak

Bisnis2026-09-08 02:50:0658518

Utut juga mewanti-wanti pemerintah mengantisipasi risiko moral hazard saat kebijakan tersebut diimplementasikan di lapangan.

Politikus PDI-P itu menyarankan agar pemerintah berdialog lebih dulu dengan para wajib pajak, sebelum kebijakan itu dijalankan.

Dengan demikian, tujuan kebijakan dapat dipahami dan tidak memunculkan kesalahpahaman.

"Kalau hemat saya, kalau memang sebelum ini diturunkan, paling tidak diundang dulu para wajib pajak yang besar-besar diundang, 'Nih negara maunya begini, ini begini.' Intinya itu," ujarnya.

Kendati demikian, Utut menyebut bahwa pelibatan TNI dalam pengawasan kepatuhan pajak merupakan ranah Komisi XI yang membidangi keuangan.

"Ini kan di Komisi XI. Keuangan tadi juga ada Pak Ricardo, direktur dari Pajak, dan juga staf ahli Menteri Keuangan tentang pengawasan pajak," ucap Utut.

Markas Besar (Mabes) TNI pun mengaku belum ada pembahasan tentang rencana Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggandeng Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk membantu mengawasi kepatuhan pajak.

"Belum ada wacana atau pembahasan ke arah sana," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat dihubungi, Senin (20/7/2026).

DJP gandeng Babinsa-Bhabinkamtibmas

Diberitakan sebelumnya, DJP Kemenkeu mengubah pola pengawasan kepatuhan wajib pajak dengan membangun jejaring informasi hingga tingkat desa.

Dalam sistem baru ini, DJP tidak hanya mengandalkan petugas pajak, tetapi Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri juga dilibatkan untuk membantu memetakan potensi perpajakan di lapangan.

Kebijakan tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak.

Surat edaran tersebut menjadi acuan baru bagi DJP dalam mengawasi kepatuhan wajib pajak, baik yang sudah maupun yang belum terdaftar.

Berdasarkan SE itu, pengawasan tidak lagi hanya bertumpu pada data administrasi, tetapi DJP kini menghimpun informasi langsung mengenai aktivitas ekonomi di setiap wilayah kerja kantor pajak.

Data tersebut akan digunakan untuk memperbarui basis data perpajakan sekaligus mengidentifikasi potensi wajib pajak baru.

Dalam pelaksanaannya, petugas pajak dapat membangun jejaring informasi melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Selain itu, DJP memanfaatkan berbagai metode lain, seperti penyisiran lapangan (canvassing), kunjungan langsung, teknologi remote sensing, web scraping, penelusuran media, telaah jurnal atau karya ilmiah, analisis data yang belum teridentifikasi, bedah wajib pajak, bedah kawasan ekonomi, mirroring hasil pemeriksaan atau penyidikan, serta kerja sama melalui taxation partnership.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/876d699117.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis

  • Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi

  • Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur

  • Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...

  • Populasi Ayam Tembus 8 Juta Ekor, Pemprov Jateng Pasarkan Produk Ternak ke Kalteng

  • Kisah Minos Antoni, Sukses Menyulap Sampah Pantai Pulisan Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah

  • Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim

  • Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi

Artikel Populer

  • 1Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional
  • 2Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri
  • 3MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas
  • 4Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal
  • 5Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
  • 6NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
  • 7WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel
  • 8Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
  • 9Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan
  • 107 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen
  • 11Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
  • 12Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator 'Jual' Miras di Taman Mataram

Tag Populer

  • Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Berita
  • Wisata
  • Kesehatan

Populer Situs

Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya

Pembakaran Rumah Hakim di Medan, Pelaku Dituntut 7 Tahun Penjara dan Minta Keringanan Hukuman

PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal

Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang

BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK

Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik

Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan

Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih

Artikel Populer

  • 1Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Ini Analisis BMKG
  • 2Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI
  • 3Pria Challenge Bocah di Depok Sempat Diamkan Korban 5 Menit di Freezer
  • 4Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
  • 5Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
  • 6SMAN 3 Kota Sorong Juara LCC Empat Pilar MPR Papua Barat Daya
  • 7Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus
  • 8Brimob Polda Metro Gagalkan Aksi Vandalisme Fasilitas Umum di Jaktim
  • 9Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
  • 10Vonis Tiga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Keluarga Kecewa, Merasa Belum Adil

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Wisata
    • Berita
    ×