• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Polda Sumsel Dirikan Kafe Buruh Presisi, Jadi Ruang Dialog KetenagakerjaanArtikel

Polda Sumsel Dirikan Kafe Buruh Presisi, Jadi Ruang Dialog Ketenagakerjaan

Pendidikan2026-09-08 02:49:0938

Polda Sumatera Selatan kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui peresmian Kafe Buruh Presisi. Inovasi ini sebuah ruang dialog ketenagakerjaan yang dipadukan dengan Posko Industrial Ketenagakerjaan.

Fasilitas yang berlokasi di Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang tersebut menjadi yang pertama di Indonesia di tingkat Kepolisian Daerah. Fasilitas ini menjadi bagian dari implementasi Desk Ketenagakerjaan Polri dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana menyampaikan Kafe Buruh Presisi merupakan rumah bersama bagi seluruh pekerja dan pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Sumatera Selatan.

"Kafe Buruh Presisi kami hadirkan sebagai tempat silaturahmi, ruang dialog, sekaligus wadah mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan. Tempat ini adalah milik bersama yang harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang baik sehingga hubungan industrial tetap harmonis dan situasi kamtibmas tetap kondusif. Polri tidak mungkin bekerja sendiri menjaga keamanan. Karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja, untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan Kafe Buruh Presisi merupakan bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

"Kafe Buruh Presisi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi simbol kehadiran negara melalui Polri dalam mendengar, memfasilitasi, dan mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan. Kami berharap fasilitas ini menjadi ruang komunikasi yang produktif, memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan kepolisian sehingga tercipta hubungan industrial yang sehat, produktif, serta mampu menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan," imbuhnya.

Peresmian Kafe Buruh Presisi dilaksanakan hari ini. Kegiatan diawali dengan dialog bersama perwakilan sepuluh organisasi serikat pekerja dan serikat buruh se-Sumatera Selatan yang dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

Sebanyak 50 perwakilan dari sepuluh organisasi serikat pekerja dan buruh mengikuti dialog terbuka sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan kalangan pekerja.

Kafe Buruh Presisi dibangun sebagai ruang komunikasi yang lebih terbuka, humanis, dan mudah diakses oleh pekerja maupun pelaku usaha.

Selain menyediakan area diskusi informal, fasilitas ini juga dilengkapi Posko Industrial Ketenagakerjaan yang diisi personel dari fungsi Intelkam, Ditreskrimsus, serta Desk Ketenagakerjaan Polda Sumsel untuk memberikan pendampingan, menerima informasi, memfasilitasi penyelesaian persoalan hubungan industrial, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik ketenagakerjaan.

Di dalam kawasan tersebut juga tersedia ruang bagi pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja.

Keberadaan Kafe Buruh Presisi merupakan implementasi Program Presisi Polri yang diinisiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, menjaga iklim investasi yang sehat, serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Melalui pendekatan dialogis, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara pekerja, perusahaan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam dialog tersebut, perwakilan serikat buruh menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumsel yang dinilai menghadirkan paradigma baru dalam hubungan antara Polri dan kalangan pekerja.

Menurut mereka, kehadiran Kafe Buruh Presisi memberikan ruang komunikasi yang lebih nyaman, terbuka, dan setara sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat didiskusikan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Perwakilan serikat buruh juga berharap konsep serupa dapat direplikasi di seluruh Polres jajaran Polda Sumsel.

Polda Sumatera Selatan berkomitmen mengoperasikan Kafe Buruh Presisi secara berkelanjutan sebagai pusat komunikasi, konsultasi, dan kolaborasi bidang ketenagakerjaan.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi model pelayanan Polri yang humanis dan adaptif serta dapat dikembangkan di jajaran Polres sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan pekerja, menjaga kondusivitas hubungan industrial, dan mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/677c799315.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus

  • Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat

  • Jajal Mitsubishi XForce Hybrid, Suspensi Empuk, BBM Lebih Irit

  • Harga Sama, Ini Perbandingan Almaz RS Pro Hybrid VS XForce Hybrid

  • 10 Contoh Jawaban Upaya Peningkatan Atasi Tantangan Tindak Lanjut di PMM, Guru Wajib Tahu

  • Yogyakarta Masih Butuh 380 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 15 Miliar

  • Harga Sama, Ini Perbandingan Almaz RS Pro Hybrid VS XForce Hybrid

  • Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pedro Porro Tepati Janji pada Sang Kakek

Artikel Populer

  • 1Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi
  • 2Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA
  • 3Promo Weekend Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Popok Balita Diskon 45 Persen
  • 4Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
  • 5Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
  • 6Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat
  • 7GOR Pondok Bambu Jaktim Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis, Sedia Makan hingga Hadiah Jersey
  • 83 Zodiak yang Disebut Paling Beruntung pada 21 Juli 2026, Ada Scorpio
  • 9Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
  • 104 Pemimpin Dunia yang Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
  • 11BRIN: Papua Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Indonesia, Simpan Ribuan Spesies Endemik
  • 12Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Berita
  • Olahraga
  • Bisnis

Populer Situs

Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie

Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara

IHSG Menguat ke 6.108, Investor Asing Catat Net Buy Rp 283 Miliar

Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN

Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto

Baju Biru Dongker Cocok dengan Jilbab Warna Apa? Ini 43 Kombinasinya

Rekam Jejak Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Kompak Tergelincir di Semifinal

Mengapa BBM Lebih Sering Langka di Luar Jawa? Ini Analisis Pengamat

Artikel Populer

  • 1Kejagung: Febrie Adriansyah di Indonesia, Tinggal Tunggu Diperiksa
  • 2Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock
  • 34 RT di Keranggan Tangsel Alami Kekeringan, 13.000 Liter Air Bersih Disalurkan
  • 4Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
  • 5Bangun Batch 3 IKN, Basuki Minta Tambahan APBN Rp 2,7 Triliun
  • 6Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
  • 7DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun
  • 8Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
  • 9Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
  • 10Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Wisata
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    ×