• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Wisata›Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas JakpusArtikel

Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus

Wisata2026-09-08 02:50:114598

Personel kepolisian dan TNI AD yang bersiaga mengantisipasi unjuk rasa di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, mulai ditarik mundur pada Jumat (17/7/2026) malam.

Aparat keamanan membubarkan diri usai memastikan tidak ada pergerakan massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Selain itu, massa yang berdemo di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan juga sudah membubarkan diri secara kondusif.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada pukul 18.50 WIB, puluhan kendaraan operasional maupun kendaraan taktis (rantis) kepolisian yang sebelumnya terparkir memanjang di area pintu masuk Stasiun MRT Dukuh Atas mulai meninggalkan lokasi.

Pasukan Brimob Pri yang mengenakan seragam gelap dan baret biru tampak berjalan beriringan menyusuri trotoar dan tepi jalan untuk bersiap meninggalkan titik penjagaan.

Bus-bus dan rantis Korps Brimob juga terlihat melaju berkonvoi dengan lampu hazard yang menyala.

Selain armada bus pengangkut personel, truk operasional milik Dit Samapta Polda Metro Jaya juga tampak bergerak melintasi jalan dengan menyalakan lampu rotator

Kendaraan taktis lapis baja berukuran besar milik kepolisian pun turut mengikuti di bagian belakang rombongan konvoi kendaraan.

Area yang sebelumnya dipenuhi oleh barisan rantis aparat kini telah bersih dan kembali digunakan sepenuhnya untuk mobilitas warga.

Alasan Pengerahan Pasukan di Dukuh Atas

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan, pengerahan puluhan kendaraan taktis dan aparat gabungan di Dukuh Atas ini merupakan langkah antisipatif.

Pasalnya, kelompok mahasiswa dari Aliansi Universitas Negeri Jakarta awalnya berencana menggelae unjuk rasa di kawasan Bundaran HI.

"Ya antisipasi aja itu. Massa yang rencana itu BEM itu kan rencananya awalnya mereka mau demo nya di Bundaran HI. Jadi itu antisipasi saja," ucap Erlyn saat dihubungi melalui panggilan telepon, Jumat.

Kepolisian pun melarang adanya kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Bundaran HI yang merupakan jalan protokol utama di pusat ibu kota.

"Pertimbangannya kan arus lalin kan Mas di sana kan. Jalur, jalur protokol. Seandainya mereka tutup jalan di situ kan oh ke mana-mana macetnya kan gitu loh, dari segala penjuru macetnya," kata Erlyn.

Massa kemudian diimbau dan diarahkan untuk memindahkan titik aksinya ke kawasan Monumen Nasional (Monas), tepatnya di area Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Selatan.

"Memang awalnya mau di HI. Tapi kan nggak boleh kan. Jadi dari pimpinan kan diarahkan ke Merdeka Selatan, Patung Kuda, cuma kami antisipasi supaya kondusif di sana (Dukuh Atas)," tutur Erlyn.

Meski pengamanan disiagakan sejak pagi hari, aksi unjuk rasa di sekitar Patung Kuda berjalan damai tanpa adanya pergerakan massa yang berupaya menuju kawasan Bundaran HI.

Sehingga, pasukan yang bersiaga di Dukuh Atas akhirnya ditarik mundur pada malam hari tanpa adanya gelaran aksi.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/726e799266.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran

  • Prakiraan BMKG: 15 Provinsi Dilanda Hujan Lebat Besok 19 Juli 2026

  • Tarik Turis Asing, Wisata Wellness Jadi Prioritas Pariwisata Indonesia

  • Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK

  • Prabowo: RI Punya Sistem Perlindungan Sosial, Salah Satu Terkuat di Dunia

  • Soal Mahasiswi Gagal Temui Dedi Mulyadi, Pemkab Solok Selatan Siap Bantu Rachmi

  • Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya

  • Pendapatan Mitra Pengemudi Maxim Naik Hampir 5 Persen usai Komisi 8 Persen Diterapkan

Artikel Populer

  • 1Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
  • 2Pembunuh Cucu Mpok Nori Didakwa Melakukan Pembunuhan Berencana
  • 3Polwan Polda Riau Raih 7 Medali Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup
  • 4Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
  • 5Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
  • 6Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China
  • 7Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
  • 8Ngeri Kebakaran Maut di Bar di Bangkok hingga Muncul Semburan Api
  • 9Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
  • 10Cewek Open BO Tanya AI Cara Tenang Hadapi Polisi Usai ASN Lompat dari Lantai 12
  • 11Darurat Emisi, Denpasar Belajar dari Jakarta Demi Selamatkan Ekologi
  • 12Cerita Munawir Bertahan di Laut Selayar, Coba Selamatkan Bocah 13 Tahun, tapi...

Tag Populer

  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Otomotif

Populer Situs

Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu

Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan

Kerusakan Umum pada Motor Listrik Setelah 1 Tahun Pemakaian

Alasan Jamwas Jadi Plt Jampidsus agar Permudah Periksa Febrie Adriansyah

Kisah Lukas Podolski yang Sibuk Jualan Kebab dan Urus Klub Sepak Bola

Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi

2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi

Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa

Artikel Populer

  • 1Menilik Maraknya Rasuah di Daerah
  • 2Sejarah Tempe, Superfood Indonesia yang Sudah Ada Sejak Abad ke-16
  • 3Tawuran Remaja Pecah di Medan Labuhan, Satu Pria Tewas Tertembak pada Wajah
  • 4Tekanan Ban Truk 200 Psi: Ancaman Serius Bagi Pengendara Motor
  • 5Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
  • 6Jelang HUT Ke-81 RI, Jalur Terdampak Bencana Sumatera Mulai Pulih
  • 7LDA Keraton Solo Tegaskan Tak Boleh Ada yang Menghalangi Revitalisasi Keputren
  • 8Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap
  • 93 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
  • 10Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Olahraga
    • Wisata
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Teknologi
    ×