• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri PenjelasanArtikel

Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan

Pendidikan2026-09-08 02:52:079277

SURABAYA, KOMPAS.com – Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengklarifikasi terkait terduga pelaku kekerasan seksual diminta mencium kaki kedua orangtua dan merekamnya. 

Menurut PPIS, hal tersebut bukan bentuk sanksi, melainkan bagian dari refleksi diri selama proses penanganan kasus.

Kasie Prevensi dan Intervensi PPIS Unesa, Putri Aisyiyah Rachma Dewi, mengatakan arahan tersebut diberikan agar para terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua sebelum pihak kampus menjelaskan kasus yang sedang mereka hadapi.

"Itu bagian dari refleksi diri, bukan sanksi. Satgas meminta mereka meminta maaf kepada orang tua yang sudah bersusah payah membiayai kuliah mereka. Minta maaf kepada ibu dan cium kaki kedua orang tua sebelum kami berbicara dengan mereka minggu depan," kata Putri kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2026).

Orangtua dipersiapkan menghadapi proses

Menurut Putri, PPIS berencana bertemu dengan orang tua para terduga pelaku untuk menjelaskan perkembangan penanganan kasus sekaligus mempersiapkan mereka terhadap kemungkinan sanksi akademik.

"Satgas akan bertemu dengan orangtua pelaku untuk menyampaikan situasi dan kondisinya serta mempersiapkan mereka untuk berbagai kemungkinan, entah itu skorsing atau drop out (DO), supaya orang tua siap," ujarnya.

Ia menilai keterlibatan orang tua penting karena pengawasan terhadap mahasiswa tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus.

"Kami hanya bisa menjangkau mereka saat berada di dalam kampus. Kalau di luar kampus, yang bisa melakukan pengawasan adalah orangtua. Karena itu kami juga ingin memberitahukan kepada mereka," katanya.

Putri menjelaskan, permintaan merekam proses permintaan maaf itu hanya dimaksudkan sebagai bukti bahwa arahan tersebut telah dijalankan.

"Tapi di sini kami tegaskan jangan fokus pada videonya. Yang paling penting adalah esensi meminta maafnya. Video hanya sebagai bukti, tetapi didahului dengan permintaan maaf secara tulus," ujarnya.

Berawal dari dokumen DPM

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Vokasi Unesa melalui akun Instagram resminya memaparkan kronologi penanganan dugaan kekerasan seksual tersebut.

Ketua Umum DPM Fakultas Vokasi Unesa, Tegar Eka Pambudi El Akhsan, mengatakan laporan awal diterima pada 1 Juli 2026 disertai sejumlah bukti dan identitas pihak yang diduga menjadi korban maupun terduga pelaku.

Menurut DPM, berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga mahasiswa berinisial HA, RY, dan AD diminta membuat video meminta maaf kepada orang tua dengan mencium kaki mereka sebagai bagian dari proses refleksi yang difasilitasi PPIS.

DPM juga menyebut hingga berita acara tersebut dibuat, keputusan mengenai sanksi akademik, termasuk kemungkinan drop out (DO), belum ditetapkan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/371e799621.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi

  • Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional

  • MUI Minta Pemerintah Susun Aturan Baru Izin Usaha Tambang Ormas Usai Putusan MK

  • Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap

  • Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati

  • 25 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2

  • Wamendagri Minta DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD

  • Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!

Artikel Populer

  • 1Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi dr Tifa, Minta Sidang Lanjut ke Pembuktian
  • 2Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
  • 3Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus
  • 4Dilaporkan 11 Juli, Admin TheKerupuk Jadi Tersangka Empat Hari Kemudian, LBH Soroti Prosesnya
  • 5KDMP Bukit Gado-gado Diklaim Strategis Meski Berada di Tanjakan dan Minim Lahan Parkir
  • 6Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
  • 7Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
  • 8HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
  • 9Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
  • 10Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK
  • 11Mahasiswa yang Diduga Dipukul Saat Demo di DPRD Riau Cabut Laporan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
  • 12Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli

Tag Populer

  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Berita
  • Bisnis

Populer Situs

Curhat Jujur Pemilik Hyundai Stargazer Setelah Pemakaian 4 Tahun

India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas

Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen

Prabowo: RI Punya Sistem Perlindungan Sosial, Salah Satu Terkuat di Dunia

Polisi Tangkap Komplotan Curanmor Bersenpi, 1 Orang Buron

Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari

Tinjau Proyek Jalan, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas-Pengawasan Berlapis

Habiburokhman Jelaskan Perlu Pengawas Khusus Penerapan RUU Perampasan Aset

Artikel Populer

  • 1Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT
  • 2KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami
  • 3Viral Maling Motor Panjat Rumah di Depok, 2 Orang Ditangkap
  • 4Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
  • 5Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026
  • 6Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
  • 7Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America
  • 8Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju
  • 9Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
  • 10Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Hiburan
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Berita
    • Teknologi
    ×