• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Bisnis›Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik DibatasiArtikel

Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi

Bisnis2026-09-08 02:48:48857

Rumah Sakit Dijaga Ketat dan Akses Dibatasi

Pantauan di lapangan menunjukkan suasana RSUD Caruban yang dijaga ketat oleh personel TNI dan polisi militer. Anggota TNI dan Polisi Militer bersiaga penuh, baik di area lobi maupun di dalam ruang perawatan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Tampak beberapa pasien yang sedang berbaring mendapatkan penjagaan ketat dari personel TNI aktif. Penjagaan ketat di rumah sakit maupun di lokasi kejadian ini merupakan prosedur standar dalam pengamanan insiden yang melibatkan objek vital militer.

Pada pukul 18.57 WIB, terpantau enam personel polisi militer yang datang dengan dua kendaraan roda empat memasuki ruang IGD RSUD Caruban untuk melakukan koordinasi lanjutan.

Sementara itu, kondisi para korban luka-luka yang sebelumnya sempat berada di IGD, terpantau sudah dipindahkan ke ruang rawat inap untuk mendapatkan perawatan intensif.

Jenazah Korban Gugur Dipulangkan

Satu unit ambulans yang diduga membawa jenazah korban ledakan Gupusmu II terpantau keluar dari RSUD Caruban sekitar pukul 16.27 WIB. Ambulans tersebut meninggalkan area kamar jenazah dengan pengawalan.

Sebelum kendaraan bertolak, suasana haru menyelimuti lokasi ketika seorang wanita berkerudung yang membawa ransel loreng khas TNI tiba di kamar jenazah. Wanita tersebut tak kuasa menahan tangis saat memeluk rekannya di depan ruang jenazah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit belum memberikan pernyataan resmi terkait detail kondisi medis para korban. Plt Direktur RSUD Caruban, dr. Selly Fitriani, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi rinci mengenai kondisi klinis pasien militer tersebut.

"Mohon maaf langsung tanya ke pihak TNI-nya saja," ujar dr. Selly saat dimintai keterangan pada Kamis (16/7/2026).

Penanganan Diambil Alih Kodam V Brawijaya dan Mabes TNI

Terkait dengan kronologi dan penyebab pasti ledakan di Gupusmu II, pihak Korem setempat menyatakan bahwa investigasi sepenuhnya berada di bawah wewenang komando pusat. Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ, Mayor Inf Ismail, menegaskan bahwa penanganan insiden ini ditangani langsung oleh level komando di atasnya.

"Beda satuan, dari Kodam (V Brawijaya) langsung," ujar Mayor Inf Ismail saat dikonfirmasi pada Kamis (16/7/2026).

Selain keterlibatan Kodam V Brawijaya, penanganan kasus ledakan gudang munisi militer ini juga dipantau dan diusut langsung oleh pihak Mabes TNI demi alasan keamanan nasional.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan investigasi mendalam mengenai penyebab utama terjadinya ledakan di Gupusmu II tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Staf Kodam (Kasdam) V Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, dilaporkan telah turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi di Gupusmu II Saradan. Saat ini, area di sekitar gudang amunisi tersebut telah disterilkan dari warga sipil, dan awak media dilarang mendekat demi keselamatan.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Kodam V Brawijaya Ambil Alih Penanganan Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

URL artikel:http://papertraillab.com/html/283d699710.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Inggris di Depan Kebesaran Messi, Waktunya Sepak Bola Pulang Kampung

  • KLM Tanjung Bara Tenggelam di Maluku, 8 ABK Diselamatkan Kapal Yacht Asal Selandia Baru

  • Lansia Dijambret di CFD Rasuna Said, Pelaku Bercelurit Ditangkap, 1 Lainnya Kabur

  • Pascaledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Akan Jalani Sisa Pendidikan di Sekolah Lain

  • Jadwal PPKMB Undip 2026, Mahasiswa FK Perlu Tes Kesehatan Ulang Mulai 20 Juli

  • Pengunjung Nilai Konser Akbar Monas Jadi Sarana Kenalkan Budaya ke Anak

  • Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher

  • Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?

Artikel Populer

  • 1Saat Nyawa Ojol Jadi Taruhan, Terpaksa Terima Pesanan Antar Kulkas hingga Kasur
  • 2Program PHINLA Ubah 283 Ton Sampah Jadi Sumber Pendapatan Warga Jakarta
  • 3Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
  • 4OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
  • 5Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat
  • 6Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
  • 7Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
  • 8Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur
  • 9KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami
  • 10Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok
  • 11Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
  • 123 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2

Tag Populer

  • Teknologi
  • Hiburan
  • Wisata
  • Berita
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan

Populer Situs

Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui

Ada Dua Demo di Jakarta Hari Ini, Hindari Potensi Macet di Lokasi Berikut

Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter

Kortas Tipikor: Korupsi Modal Terkait Batu Bara Diduga Rugikan Negara Rp 38,9 M

20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit

KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda Diamankan Polisi

Marak Truk Tabrak Jembatan di Jakarta, Berapa Batas Tinggi Maksimal?

Artikel Populer

  • 1Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, Penyebab Masih Diselidiki
  • 2Meninggal saat Jaga Merti Dusun, Anggota Satlinmas Semarang Dapat Santunan
  • 3Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar
  • 4Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan
  • 5SPP SMA/SMK Negeri Diusulkan Aktif Lagi di Jabar, Terapkan Skema Bertingkat, Ini Alasannya
  • 6Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
  • 7Disnaker Jabar Ungkap Hasil Pemeriksaan 11 Pabrik Kapur di Cipatat, Temukan Pelanggaran BPJS hingga K3
  • 87 Fakta Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Dendam Pola Asuh Keras Sejak Kecil
  • 9Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
  • 10Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata
    • Berita
    • Otomotif
    ×