• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Teknologi›Iran Vs AS Merembet ke Mana-manaArtikel

Iran Vs AS Merembet ke Mana-mana

Teknologi2026-09-08 03:43:32773

Konflik Iran dan Amerika Serikat belum juga usai. Kini, konflik keduanya telah merembet kemana-mana.

Terbaru, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa setidaknya 38 orang telah tewas dan lebih dari 400 luka-luka di negara itu sejak pertempuran dengan Amerika Serikat kembali terjadi pada 22 Juni lalu.

"Jumlah korban luka akibat serangan AS telah melebihi 400, dan 38 warga negara telah gugur sejak 22 Juni," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour dalam unggahan di media sosial X, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat .

"Di antara mereka ada 22 wanita yang terluka, tiga wanita yang gugur, sembilan orang yang terluka di bawah usia 18 tahun, dan satu orang yang gugur di bawah usia 18 tahun," imbuh juru bicara tersebut.

Kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah AS dan Iran kembali melancarkan serangan, yang membuat kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani pemimpin kedua negara pada Juni lalu, berada di ujung tanduk.

Beberapa hari terakhir, AS melancarkan sejumlah gelombang serangan udara terhadap target-target Iran, baik di darat maupun di laut. Washington menyatakan bahwa serangannya itu dimaksudkan untuk melemahkan kemampuan Teheran dalam mengancam pelayaran di Selat Hormuz.

Selat Hormuz memang menjadi fokus perselisihan terbaru antara AS dan Iran, yang saling memperebutkan kendali atas jalur perairan vital untuk pasokan minyak dan gas global tersebut.

Baru-baru ini, Presiden Donald Trump melontarkan peringatan kepada Iran, bahwa AS dapat memperluas serangannya hingga menargetkan pembangkit listrik dan jembatan-jembatan di negara tersebut, jika Teheran tidak kembali ke meja perundingan.

Di tengah memanasnya situasi, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump tetap terbuka untuk melakukan diplomasi dengan Iran.

"Presiden akan meminta pertanggungjawaban mereka ketika mereka mengingkari kata-kata yang mereka sampaikan kepada Amerika Serikat," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat.

"Tetapi pada saat yang sama, beliau selalu terbuka untuk diplomasi," tegas Leavitt dalam pernyataannya.

Leavitt kemudian mengklaim bahwa Iran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan dengan AS.

"Mereka telah menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan kepada Presiden. Kami sedang berkomunikasi dengan mereka, namun sekali lagi, Presiden tidak akan membiarkan mereka menembaki kapal-kapal di Selat tersebut tanpa menanggung konsekuensinya," ucapnya, merujuk pada serangan di Selat Hormuz.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan pasukannya telah menyerang dua lokasi radar militer Amerika Serikat yang ada di wilayah Oman pada Jumat . Iran juga menghantam target militer AS lainnya di Kuwait, Bahrain, dan Qatar pada hari sama.

Rentetan serangan terhadap negara-negara Teluk tersebut, menurut IRGC, merespons gelombang serangan terbaru AS terhadap target-target Iran.

IRGC dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Jumat , mengatakan bahwa pasukan mereka telah "menargetkan dan menghancurkan radar pengintaian maritim di Gugusan Kepulauan Salamah serta radar pengintai udara AS yang ditempatkan di area Ghanam".

Otoritas Oman dan AS belum memberikan tanggapan terhadap klaim IRGC tersebut.

Pada hari yang sama, menurut laporan televisi pemerintah Iran, militer Teheran juga menargetkan infrastruktur militer AS yang ada di Kuwait sebagai pembalasan.

Serangan pembalasan tersebut dilancarkan setelah Teheran menuduh Washington menargetkan sebuah bandara, sebuah stasiun kereta api, dan dua jembatan di wilayah Iran, hingga menewaskan sedikitnya tujuh orang.

Menurut televisi pemerintah Iran, pasukan militer Teheran telah mengerahkan sejumlah drone ke wilayah Kuwait untuk menargetkan "lokasi penempatan pasukan AS dan pusat dukungan logistik militer AS yang merupakan 'teroris' dan 'pembunuh anak-anak'.

"Serangan-serangan tersebut merupakan tanggapan atas kejahatan musuh yang angkuh dan sebagai pembalasan atas darah para syuhada di tanah air," demikian laporan televisi pemerintah Iran.

Lihat Video 'Houthi Ancam akan Serang Fasilitas Krusial Milik Arab Saudi':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/328d699665.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026

  • KPK Dorong Negara Biayai APK Peserta Pemilu

  • Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau

  • Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah

  • Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Timnas Spanyol, Jutaan Warga Padati Madrid

  • Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia

  • Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran

  • Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Artikel Populer

  • 1Kenneth DPRD DKI Bantu Anak Disabilitas Saat Tinjau Proyek Saluran Air di Jakbar
  • 2“Demokrasi Tidak untuk Dijual”, Inggris Batasi Dana Kampanye dan Pengaruh Orang Kaya
  • 3Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
  • 4Ngeri! Ular Sanca 'Nangkring' di Kamar Mandi Bikin Panik Warga di Bogor
  • 5Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0
  • 6Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif
  • 7Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
  • 8BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air Bersih
  • 9Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat
  • 10Hasil CKG Ungkap Remaja Mulai Alami Depresi hingga Hipertensi
  • 11Warga Protes SPMB di Lampung Timur, Kadisdik: Rumah Dekat Sekolah Belum Tentu Diterima
  • 12Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional

Tag Populer

  • Olahraga
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Wisata

Populer Situs

Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah

Trump Ngamuk Asap Kebakaran Hutan Kanada Sampai ke AS, Ancam Kenakan Tarif

Kandang Ayam Besar di Dekat Perumahan, Bagaimana Aturannya?

Pertamina Bantah Isu Sopir Enggan Salurkan BBM di Sumut karena Terlambat Bayar Upah

6 Kebiasaan Sehari-hari Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur hingga 100 Tahun

Canda Prabowo soal Maung, Singgung Polri Tak di Bawah Menhan

Blibli Gelar Promo 15 Tahun, Belanja Lebih Hemat Sesuai Kebutuhan

Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Ini Analisis BMKG

Artikel Populer

  • 1Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara
  • 2Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • 3Ini Tips Memilih Ban SUV yang Tepat Sesuai Karakter Jalan di Indonesia
  • 4Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal
  • 5Lightplus Lightperience Picnic 2026, Ruang Interaksi Nyata Bagi Gen Z
  • 6Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual di USU Buat Laporan Polisi, Polda Sumut : Ini Delik Aduan
  • 7Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional
  • 8Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Polisi
  • 9Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • 10Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Wisata
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Berita
    • Kesehatan
    ×