• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur SekolahArtikel

Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah

Berita2026-09-08 03:43:0575

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari PDI-Perjuangan, Charles Honoris, mengatakan sejak awal sudah mendorong agar pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan dapur kantin sekolah, bukan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Sebetulnya ini sesuatu yang sudah kita sampaikan sejak awal ya, bahwa kalau mau menjalankan program ini dan kita benchmarking dari negara-negara yang berhasil menjalankan program makan bergizi, maka yang terbaik adalah menggunakan model school-based kitchen," kata Charles di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya pemerintah dinilai terlambat menyadari efektivitas konsep berbasis sekolah (school-based kitchen) dan lebih memilih konsep yang sentralistis.

Melalui sistem tersebut, maka potensi terjadinya keracunan menjadi kecil karena rantai distribusinya pendek. Selain itu makanan yang disajikan dapat dipastikan masih dalam keadaan hangat.

"Orangtua murid akan terlibat. Belum lagi dampak terhadap ekonomi lokal juga pasti akan terasa karena sekolah tersebut pasti belanja di pasar sekitar ya kan, dari peternak dekat sekolah dan lain sebagainya," ujarnya.

Charles itu menyayangkan sikap BGN yang keras kepala di awal, hingga menyebabkan jatuhnya puluhan ribu korban keracunan akibat sistem distribusi yang buruk dalam konsep sentralisasi.

Kendati menyambut baik perubahan arah kebijakan ini, Charles justru meragukan eksekusinya di lapangan karena tata kelola infrastruktur dapur yang telanjur semrawut.

"Jadi ya kami tentu senang kalau memang BGN akhirnya memilih opsi itu, tetapi sekali lagi kok menurut saya agak sulit untuk dilakukan. Karena dapur yang ada saja sudah terlalu banyak ya, bagaimana menyelesaikan masalah dapur ini menjadi permasalahan sendiri," ungkapnya.

Prabowo persilakan kaji pelibatan kantin sekolah

Presiden Prabowo Subianto memberikan keleluasan bagi BGN untuk melakukan kajian perbaikan tata kelola program MBG.

Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari mengatakan BGN diizinkan mencari alternatif lain seperti pelibatan kantin sekolah sebagai pengganti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kan kalau menurut Perpres 115 skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. Pilihannya hanya itu. Baca ya Perpres 115 ya. Pak Presiden pun tadi mengatakan, 'Silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh.' Jadi jangan hanya itu satu-satunya pilihan untuk memberikan skema pelaksanaannya," kata Agustina di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

URL artikel:http://papertraillab.com/html/526c899465.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Menkop: Koperasi yang Kelola Tambang dan Sawit Sebaiknya Bukan KDMP

  • Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi

  • Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Kejagung Pelajari Alat Bukti dari Polri

  • Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?

  • Polisi Kawal Konflik Reklamasi Pelabuhan Bojonegara, Minta Semua Cari Solusi

  • Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa

  • Antrean BBM di SPBU Medan Tak Lagi Meluber ke Jalan, Pengendara: Kalau Solar Masih Banyak yang Habis

  • Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru

Artikel Populer

  • 1Polda NTT Akan Gelar Perkara Kasus Dokter Icha Pekan Ini
  • 2Liga Aspal Menteng, Anak-anak Dilatih Kekompakan Hingga Fair Dalam Bertanding
  • 3Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
  • 43.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
  • 5Waka MPR Kecam Pemerkosaan Lansia di Grobogan, Desak Hukum Maksimal
  • 6Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai
  • 7Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?
  • 8Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA
  • 9Rundown Konser Afgan di JCC Senayan Hari Ini
  • 10Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
  • 11Saham IPO Sering ARA Berkali-kali, Analis Ingatkan Ritel Jangan Terjebak Hype
  • 12Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior

Tag Populer

  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Berita
  • Teknologi
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Hiburan

Populer Situs

AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal

Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai

Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang

9 Barista Muda Bertanding di Starbucks Championship 2026

Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel

Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar

Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun

Artikel Populer

  • 1Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal
  • 2Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat
  • 3Menolak Punah, Cerita Nur Holipah Merawat Sastra dan Bahasa Using Banyuwangi Lewat Tulisan
  • 4MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
  • 5KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
  • 6Rahasia Tubuh Bugar Kylian Mbappe, dari Pola Makan hingga Latihan
  • 7MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri
  • 8Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
  • 9Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
  • 10Teror Tetangga Makin Menjadi, Rumah Keluarga di Depok Dilempari Telur-Kaca, Akhirnya Dijual

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
    ×