• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per BulanArtikel

Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan

Pendidikan2026-09-08 02:56:3971

Para pejabat Israel dilaporkan sangat marah karena kampanye mempengaruhi opini publik Amerika Serikat , gagal membendung merosotnya dukungan terhadap Israel di kalangan kaum konservatif muda AS. Padahal, Israel menggelontorkan US$ 1,5 juta per bulan untuk kampanye tersebut.

Meskipun jutaan dolar Amerika digelontorkan untuk menargetkan basis MAGA , membentuk narasi di media sosial, dan mempengaruhi platform AI, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat , hasil jajak pendapat menunjukkan dukungan publik AS terhadap Israel terus merosot.

Laporan investigasi yang dipublikasikan majalah TIME, mengungkapkan kampanye yang dilakukan Israel untuk mencegah kaum konservatif muda di AS berbalik menentang mereka.

Meski secara terbuka ditampilkan sebagai kampanye memerangi antisemitisme, menurut TIME, tujuan strategis yang lebih luas adalah mempertahankan dukungan bagi Israel di kalangan kelompok sayap kanan AS, yang semakin kritis terhadap Israel, serta keterlibatan Washington dalam perang regional yang melibatkan Israel.

Dokumen resmi yang diajukan, berdasarkan Undang-undang Pendaftaran Agen Asing, menunjukkan bahwa agensi iklan global Havas menyewa perusahaan milik Brad Parscale, mantan manajer kampanye Presiden Donald Trump, pada September 2025 untuk menjalankan kampanye digital atas nama Israel.

Kesepakatan itu mengharuskan perusahaan tersebut memproduksi 100 konten orisinal setiap bulan, dengan setidaknya 80 persen di antaranya menargetkan audiens Generasi Z melalui TikTok, Instagram, YouTube, dan podcast.

Kampanye ini menjanjikan setidaknya 50 juta digital impressions per bulan dan mencakup upaya mempengaruhi perangkat AI -- termasuk ChatGPT, Claude, dan Gemini -- menyajikan informasi mengenai Israel serta perang-perang yang melibatkannya.

Pada April lalu, terungkap bahwa Israel telah membayar US$ 9 juta kepada Parscale dan memperbarui kontraknya. Kontrak itu mencakup iklan digital, jangkauan melalui pesan teks, dan upaya memastikan materi pro-Israel muncul di posisi teratas pada sumber-sumber online yang digunakan sistem AI.

Tiga sumber yang mengetahui kampanye Israel tersebut mengungkapkan, bahwa para influencer konservatif menerima kalimat yang harus diunggah via grup chat pribadi, dan diberi imbalan sesuai jangkauan serta interaksi unggahan mereka.

Tidak diketahui secara pasti berapa bayaran yang diterima influencer yang terlibat dalam kampanye Israel. TIME meninjau pesan-pesan dari kampanye serupa lainnya yang menawarkan pembayaran dasar US$ 2.250 dan pembayaran tambahan berdasarkan views atau tayangan, yang memungkinkan influencer menerima US$ 4.250 per satu unggahan saja.

Israel Tak Puas dengan Hasil Kampanye: Situasi Justru Semakin Memburuk!

Meskipun menggelontorkan dana besar, para pejabat Israel tidak puas dengan hasil kampanye tersebut.

"Kami kesal pada Brad Parscale. Dia seharusnya memperbaiki keadaan menjadi lebih baik. Kami sudah membayarnya dengan banyak uang. Tetapi apa yang dia lakukan dengan uang itu? Situasi justru semakin memburuk," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Israel, yang enggan disebut namanya, kepada TIME.

Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan Israel gagal membalikkan tren penurunan dukungan di kalangan publik AS. Pew Research Center melaporkan pada April lalu bahwa 60 persen warga AS memandang Israel secara negatif, tercatat meningkat dibandingkan 53 persen pada tahun 2025 dan 42 persen pada tahun 2022.

Di kalangan anggota Partai Republik yang berusia 18-49 tahun, sebanyak 57 persen responden memiliki pandangan negatif tentang Israel. Angka itu juga meningkat dibandingkan 50 persen pada tahun sebelumnya.

Simak juga Video 'Netanyahu Tebar Ancaman ke Iran, Serangan Israel Akan Jauh Lebih Dahsyat':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/200c699793.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas

  • Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'

  • Kementrans Raih WTP Perdana, Mentrans Tekankan Transparansi Kelola Anggaran

  • KPK Full Support 'Tim 9' Bentukan Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah

  • Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah

  • Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk

  • Menjulang 27 Lantai, Gedung Kementerian Rp 1 T Ini Diejek Mirip Jagung

  • Baleg DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Masuk Prolegnas Prioritas 2026

Artikel Populer

  • 12 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
  • 2Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR
  • 3Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar
  • 4Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 5Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke RI
  • 6Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
  • 7Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan
  • 8Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan
  • 9Tawuran Remaja Pecah di Medan Labuhan, Satu Pria Tewas Tertembak pada Wajah
  • 10Penyebab Kematian Mendadak Bintang Jurassic Park, Sam Neill Akhirnya Diungkap
  • 11Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
  • 12Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar

Tag Populer

  • Olahraga
  • Teknologi
  • Berita
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Wisata

Populer Situs

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat

Tips Merawat Janda Bolong agar Tumbuh Subur, Pemula Wajib Tahu

Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba

Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat

Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?

Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi

Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri

Artikel Populer

  • 1Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
  • 2Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
  • 3Pedagang Cerita Detik-detik Bom Rakitan Meledak di Tasik: Saya Sampai Kejang
  • 4Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak
  • 5Kenapa Indeks Saham Korea Selatan Kospi Anjlok 6,31 Persen?
  • 6Saat Mobilitas Masyarakat Kian Dinamis, Akses Pembiayaan Kendaraan Semakin Dibutuhkan
  • 7OSCT Indonesia Gandeng BOPPJ Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran Laut
  • 8Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  • 9International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia
  • 10Kasus Dugaan Teror di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang, Hasil Labfor Diumumkan Senin

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Berita
    • Bisnis
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Kesehatan
    ×