• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Olahraga›Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBGArtikel

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG

Olahraga2026-09-08 03:41:2883331

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Badan Gizi Nasional tidak terlalu lama menerapkan moratorium pembangunan dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis . Dia mendorong agar dapur yang sudah dibangun dan memenuhi kriteria mendapat prioritas untuk dilanjutkan.

Mulanya, Yahya mengatakan ada tiga kebijakan yang diterapkan BGN di bawah kepemimpinan baru. Kebijakan itu di antaranya moratorium dapur baru, refocusing penerima manfaat, serta efisiensi anggaran.

"Terkait dengan moratorium dapur baru Komisi IX telah mengadakan RDPU dengan mitra MBG yang terdiri dari berbagai asosiasi dan konsorsium," kata Yahya kepada wartawan, Minggu .

"Aspirasi mereka BGN harus berlaku adil dan menempatkan mereka secara setara, karena mereka secara resmi mendapat persetujuan bekerjasama dengan BGN untuk membangun dapur dan telah mendapat ID. Kerjasama mereka sah secara kelembagaan dengan BGN, bukan kerjasama dengan perorangan," sambungnya.

Yahya menyebut para mitra telah mengeluarkan investasi untuk pembangunan dapur MBG. Bahkan, sebagian dari mereka harus meminjam dana dari bank hingga menjual aset untuk membiayai pembangunan. "Mereka juga sudah keluar uang untuk menjaga dan merawat bangunan yang sudah selesai. Mereka telah berinvestasi jadi harus dihargai dan diperhatikan oleh BGN," ujarnya.

Politisi Golkar ini pun meminta BGN memberikan batas waktu yang jelas selama masa moratorium. Selain itu, juga melakukan evaluasi terhadap dapur yang masih bisa dilanjutkan kerja samanya.

"BGN harus punya limit waktu untuk melakukan moratorium sekaligus evaluasi serta membuat klasifikasi terhadap dapur yang bagaimana yang masih bisa dilanjutkan kerjasamanya," paparnya.

"Bagi dapur yang sudah ada SPPI dan sudah ada virtual accountnya harus diprioritaskan untuk dilanjutkan. Kedua, dapur yang sudah selesai dibangun juga perlu mendapat prioritas. BGN jangan terlalu lama melakukan moratorium karena hal ini menyangkut kepastian," sambungnya.

Lebih lanjut, Yahya mengatakan MBG merupakan salah satu program yang dibiaya oleh masyarakat. Dia mengatakan kerja sama masyarakat resmi secara kelembagaan dengan BGN.

Yahya juga meminta pembangunan dapur MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar menjadi perhatian. Menurutnya, ada sekitar 2.000 dapur yang sudah selesai dibangun namun masih terkendala kebijakan moratorium.

"Yang perlu mendapat prioritas untuk dilanjutkan adalah pembangunan dapur di daerah 3T. Informasinya ada 2.000 dapur yang sudah selesai di bangun tapi sekarang terkendala dengan adanya moratorium. Itu harus diprioritaskan untuk dilanjutkan kerjasamanya," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Trenggono meminta waktu kepada para mitra Satuan Pelayanan Program Gizi mengenai kebijakan moratorium dapur Makanan Bergizi Gratis . Trenggono menjelaskan pihaknya memerlukan waktu untuk membenahi dan menata kembali program MBG tersebut.

Ia awalnya menyatakan BGN sangat memahami adanya berbagai keluhan dari mitra SPPG setelah program MBG ini dimoratorium. Namun, ia menegaskan penghentian sementara ini tidak akan berlangsung selamanya.

"Kemarin keluhan dari mitra, ya datang ke sini untuk menyampaikan unek-uneknya dan sebagainya. Ada yang ditanyakan juga tadi dari Komisi IX. Yang jelas kita menjawab bahwa tentang penghentian sementara ini bukan seterusnya, jadi hanya penghentian sementara," kata Trenggono kepada wartawan usai rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat .

Dia pun mengimbau para mitra SPPG memberikan waktu kepada BGN. Saat ini, kata dia, BGN tengah fokus menata ulang terhadap sekitar 27 ribu SPPG yang sudah terbentuk di berbagai wilayah.

"Kita berikan waktu dong untuk menata kembali. Sejumlah 27 ribu sekian ini akan kita cek lagi, kita tata kembali. Kemudian juga untuk SPPG yang lain-lain, seperti yang berada di wilayah 3T , semuanya akan kita berikan waktu. Tolong berikan kami waktu untuk menata semuanya," jelasnya.

Simak juga Video: Prabowo Sebut Banyak Penyusup di MBG, Minta Kepala Daerah Cek Semua Dapur

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/261b799731.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

  • Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air

  • Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan

  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap

  • 6 Contoh Jawaban Inspirasi Baru dari Tindak Lanjut PMM

  • BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumut dan Sulsel Meski Lagi Kemarau

  • Jaga Sinergitas, Kapolres dan Dandim Jaksel Serap Aspirasi Warga

  • Pertamina: Stok Pertalite Nasional 15 Hari, Masyarakat Jangan Khawatir

Artikel Populer

  • 17 Begal Diringkus Polda Jatim, 1 Tertabrak Mobil Petugas Saat Coba Melarikan Diri
  • 2Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun
  • 3Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
  • 45 Destinasi Wisata di Jakarta yang Lagi Hits untuk Liburan Keluarga
  • 5Menilik Maraknya Rasuah di Daerah
  • 6Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki
  • 7Polda Sumsel Ungkap Sindikat Penipuan Website Palsu Bhayangkara Run 2026
  • 8Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
  • 9Kini Sejajar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas jadi Negara Menengah Atas
  • 10Jadwal KRL Solo-Jogja pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Palur ke Tugu
  • 11Kondisi Kamar Ternyata Bisa Ungkap Kualitas Hubungan, Ini Kata Penelitian
  • 12Celoteh Hotman Paris ke Jurnalis Berujung Permintaan Maaf

Tag Populer

  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Berita
  • Pendidikan

Populer Situs

Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan

Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah

Tak Cuma Warga, Gerobak Sampah di Jaksel Juga Wajib Pilah Sampah

Pemkab Tanah Datar Gandeng Kejari Kawal Dana TKD Rp 126,87 M

Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar

Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic: Rodri Ada di Mana-mana

Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Berjalan 2 Hari Pascalibur Sekolah, MBG di Jember Diwarnai Dugaan Keracunan, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Artikel Populer

  • 1Satgas PRR Dorong Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir Tapanuli Tengah
  • 2Butuh Waktu Berapa Lama Membuat Satu Truk Isuzu?
  • 3Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
  • 4Simak! Rekayasa Lalin di Pekanbaru Saat Riau Bhayangkara Run 2026 Besok
  • 5Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung
  • 6Kredit New Toyota Hilux Listrik, Cicilan Mulai Rp 22 Juta per Bulan
  • 7Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
  • 8DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam
  • 9Berbekal Pelatihan BRI Peduli, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
  • 10Rekap Hasil Japan Open 2026: Debut Manis Ubed, 4 Wakil Indonesia Lolos

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Wisata
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Olahraga
    ×