• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas GunungArtikel

Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung

Hiburan2026-09-08 03:41:12667

Gempa pertama berkekuatan magnitudo (M) 2,9 terjadi pada pukul 10.10 WIB. Pusat gempa berada sekitar 6 kilometer barat laut Bukittinggi dengan kedalaman 7 kilometer.

Hampir dua jam kemudian, tepatnya pukul 11.58 WIB, gempa kedua berkekuatan M 3,0 kembali mengguncang wilayah tersebut. Episentrumnya berada sekitar 4 kilometer barat laut Bukittinggi dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran dirasakan di dalam rumah

Berdasarkan peta guncangan (shakemap) BMKG, kedua gempa dirasakan di wilayah Bukittinggi dengan intensitas II-III MMI.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Guncangan diibaratkan seperti truk besar yang sedang melintas sehingga menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat dua gempa tersebut.

Aktivitas Gunung Marapi tidak terpengaruh

Gempa yang terjadi sempat memunculkan kekhawatiran masyarakat karena Bukittinggi berada tidak jauh dari Gunung Marapi yang saat ini berstatus Level II (Waspada).

Namun, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Ahmad Rifandi memastikan dua gempa tektonik tersebut tidak memengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Marapi.

"Dua gempa tektonik yang terjadi di Bukittinggi sejauh ini tidak berdampak pada aktivitas Gunung Marapi," kata Ahmad.

Ia menjelaskan bahwa secara teori gempa tektonik memang dapat memengaruhi sistem gunung api, tetapi dampaknya tidak selalu terjadi secara langsung.

Menurut Ahmad, erupsi gunung api umumnya dipicu oleh pergerakan magma menuju permukaan yang ditandai munculnya gempa vulkanik. Sementara itu, gempa tektonik disebabkan oleh pergerakan sesar atau patahan bumi.

"Kalau erupsi biasanya dipengaruhi oleh pergerakan magma ke permukaan yang ditandai dengan gempa-gempa vulkanik. Sedangkan gempa tektonik itu biasanya disebabkan oleh pergerakan sesar (patahan bumi)," ujarnya.

Warga diminta tetap waspada

Meski kondisi dinyatakan aman dan terkendali, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Sementara itu, Pos PGA Marapi bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tetap mematuhi rekomendasi radius bahaya Gunung Marapi.

Masyarakat juga diminta tidak memasuki kawasan terlarang di sekitar kawah aktif Gunung Marapi.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/291d899700.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Pencarian 25 Korban KM Nurul Salsa yang Hilang Diperluas hingga 448 Mil Laut Persegi

  • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel

  • Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib

  • GHAS Dibongkar, Andre Rosiade Targetkan Stadion Baru Rampung Januari 2028

  • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine

  • Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau

  • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian

  • Ironi Sektor Konstruksi, Baru 629.622 Orang Pekerja Bersertifikat

Artikel Populer

  • 1Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
  • 22 Pengedar Tembakau Sintetis di Serang Gunakan Anak sebagai Kurir
  • 3AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
  • 4Khofifah Telat Hampir 2 Jam ke Pasar Murah, Warga Pamekasan Sabar Menunggu demi Sembako Murah
  • 5Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
  • 6Anggota DPR Dorong Edukasi Bahaya Ancaman Bom usai Teror di SDN Srengseng Sawah 15
  • 7Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap
  • 8Kontribusi Besar LALIGA di Final Piala Dunia 2026, Sumbang 24 Pemain!
  • 9OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
  • 10Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • 11Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
  • 12Efek Domino Kenaikan Harga Obat bagi Pengeluaran Keluarga

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Wisata
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Berita

Populer Situs

Ada Barcode Lapor Anonim, Sekolah Bolehkan Siswa Laporkan Kekerasan hingga Peredaran Narkoba

Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki

Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan

Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng

Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026

Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Ratusan Orang Saling Serang, Motor Dibakar

Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan

Penganiayaan di Gunung Sibayak: Satu Anak 17 Tahun Tewas, 6 Remaja Lain Luka-luka

Artikel Populer

  • 1Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
  • 2Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final
  • 3Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati
  • 4Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming
  • 5Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
  • 6The Neighbourhood Buka Konser Lewat “Hula Girl”, Langsung Disambut Teriakan Penonton
  • 7PayLater Bukan Uang Tambahan, Waspadai Risiko di Baliknya
  • 8Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia
  • 9Kisah Pilu Luluk Ilhana, "Single Mom" di Jepara yang Di-PHK gara-gara Ketiduran 2 Menit
  • 10Samsung Kembangkan Chip AI “Gaia”, Laptop Masa Depan Bakal Lebih Pintar

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Berita
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Teknologi
    ×