• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan BerkelanjutanArtikel

Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan

Otomotif2026-09-08 02:49:204544

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Penunjukan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk mendorong praktik pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih ramah lingkungan sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyambut baik penunjukan Jawa Tengah sebagai pilot project pengadaan berkelanjutan LKPP tersebut. Program ini dinilai menjadi momentum untuk memperkuat peran UMKM sekaligus mendorong penggunaan produk yang ramah lingkungan dalam pengadaan pemerintah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada LKPP yang sudah menunjuk Jawa Tengah untuk piloting pengadaan berkelanjutan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno pada keterangan tertulis, Kamis .

Sumarno menuturkan konsep pengadaan berkelanjutan tidak lagi hanya berorientasi pada kualitas barang dan harga, tetapi juga memperhatikan dampak ekonomi dan lingkungan. Dari sisi ekonomi, pengadaan pemerintah harus mampu memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah , untuk ikut berpartisipasi sebagai penyedia barang dan jasa.

"Pengadaan harus melibatkan semua. Bagaimana mendorong ekonomi lokal, bagaimana mendorong UMKM agar terlibat di dalamnya. Kami bersyukur karena di Jawa Tengah pelaku ekonomi mayoritas adalah UMKM," jelasnya.

Selain aspek ekonomi, pengadaan berkelanjutan juga diarahkan untuk mendukung pelestarian lingkungan melalui penggunaan barang dan jasa yang ramah lingkungan.

"Terkait dengan pengadaan barang-barang yang ramah lingkungan, ini menjadi bagian dari upaya kita menjaga keberlanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan ke depan," imbuhnya.

Sumarno juga berpesan kepada seluruh penyedia barang dan jasa di Jawa Tengah agar menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan. Penyedia yang telah memperoleh pekerjaan juga diminta menjaga kualitas hasil pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah.

"Apabila sudah ditunjuk menjadi penyedia barang dan jasa, mohon dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jaga kualitasnya agar sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan," katanya.

Sumarno berharap para penyedia mulai menyesuaikan diri dengan konsep pengadaan berkelanjutan, baik melalui penyediaan produk yang ramah lingkungan maupun praktik usaha yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Teman-teman penyedia juga harus mulai masuk ke sana dengan pengadaan berkelanjutan ini. Bagaimana bisa terlibat dalam pengadaan barang dan jasa yang memperhatikan keberlanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan," pungkas Sumarno.

Direktur Pengembangan dan Kerja Sama Internasional LKPP Dwi Rahayu Setyowati mengatakan Jawa Tengah dipilih karena memiliki nilai pengadaan yang besar serta komitmen kuat dalam menerapkan prinsip-prinsip pengadaan berkelanjutan.

Menurutnya, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan nilai belanja pengadaan yang tinggi dan memiliki posisi strategis dalam mendorong transformasi sistem pengadaan pemerintah yang lebih berkelanjutan.

"Harapannya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya dalam menerapkan pengadaan berkelanjutan pada proses pengadaan barang dan jasa," kata Direktur Pengembangan dan Kerja Sama Internasional LKPP Dwi Rahayu Setyowati.

Dwi menambahkan respons cepat Pemprov Jateng ketika diminta menjadi pilot project menunjukkan komitmen kuat untuk bersama-sama mengembangkan sistem pengadaan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Ia menjelaskan praktik pengadaan di Jawa Tengah saat ini telah mengarah pada prinsip-prinsip pengadaan hijau , tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampak lingkungan dalam setiap proses pengadaan.

Beberapa di antaranya dilakukan dengan memilih produk atau peralatan yang memiliki emisi lebih rendah, serta memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Praktik-praktik baik tersebut sebenarnya sudah mulai dilaksanakan di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sehingga ke depan tidak perlu memulai dari awal lagi untuk mengimplementasikan pengadaan berkelanjutan," jelas Dwi Rahayu.

Ke depan, yang diperlukan adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan pemahaman seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, diperlukan pula dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar implementasi pengadaan berkelanjutan semakin optimal.

Pada tahun ini, LKPP menetapkan lima instansi sebagai pilot project pengadaan berkelanjutan. Tiga di antaranya merupakan kementerian, yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Agama, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara dua pemerintah daerah yang dipilih adalah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Simak juga Video 'Pilot-Ibu Hamil Tewas di Papua, DPD Bentuk Pansus Penanganan Konflik':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/437b699556.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Populasi Ayam Tembus 8 Juta Ekor, Pemprov Jateng Pasarkan Produk Ternak ke Kalteng

  • Empat Orang Masih Terjebak di Rumah Mewah yang Hancur akibat Ledakan di Medan

  • Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah

  • Heboh Dugaan Aliran Sesat di Indramayu Bermodus Pengobatan, MUI Turun Tangan

  • Kata-kata Fajar dan Fikri Usai Jadi Juara Japan Open 2026

  • Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan

  • Hakim Kuliti Keberadaan Tim 8 di Sidang Korupsi Bupati Sudewo

  • Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka

Artikel Populer

  • 1Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
  • 2Eks Kepala Bengkel di Surabaya Diduga Gelapkan Sparepart Rp 1,9 M, JPU: Eksepsi Salah Alamat
  • 3Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
  • 4Drake Pasang Taruhan Rp24,5 Miliar untuk Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia
  • 5Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
  • 6Rumah Mewah di Grand Polonia Meledak, Kapolrestabes Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam
  • 7Hasil SEA V Cup 2026: Kalahkan Vietnam, Timnas Voli Putra Indonesia Lolos ke Final
  • 8MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan
  • 9WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
  • 10Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
  • 11Promo PLN Tambah Daya 50 persen, Begini Caranya via Aplikasi PLN Mobile
  • 12Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA

Tag Populer

  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Berita
  • Wisata
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Kesehatan

Populer Situs

Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London

Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M

Demi Bisa Kuliah Lagi, Rahmi Tempuh Perjalanan 7 Jam untuk Bertemu Dedi Mulyadi

Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi

Pakai Obat Keras Ilegal hingga Sabu, 3 Orang di Bogor Ditangkap

Sering Self-Reward dengan Belanja Makeup? Hati-hati Impulsive Buying

Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar

Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib

Artikel Populer

  • 1Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
  • 2Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
  • 3Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah Masih Jadi Favorit Wisatawan Nusantara
  • 4Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong
  • 51.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat
  • 6Prabowo: Kita Butuh Uang untuk Pelayanan Kesehatan, Gaji Guru, hingga Sekolah
  • 7Ratusan Mitra MBG Brebes Beroperasi, BGN Dorong Pengelolaan Sampah Maggot
  • 8Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
  • 9Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru
  • 10Katak Australia Punya Trik Visual Unik untuk Kelabui Predator

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Berita
    • Hiburan
    ×