• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga MempertanyakannyaArtikel

Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya

Pendidikan2026-09-08 02:47:3428

Keluarga pria asal Australia yang meninggal di tahanan imigrasi di Bali mengatakan mereka "hancur" dan memiliki banyak pertanyaan yang belum terjawab seputar kematiannya.

Cameron Hughes, 39 tahun, sudah tinggal di Bali selama lebih dari 15 tahun.

Ia sudah menikah dengan perempuan Indonesia, memiliki seorang putra berusia delapan tahun, dan menjalankan bisnis restorasi mobil di Jimbaran, Kuta Selatan.

Cameron baru berpisah dengan istrinya dan keluarganya mengatakan ia sedang mencoba memperpanjang visanya supaya bisa tinggal dekat dengan putranya.

"Cameron adalah sosok yang baik hati, yang sangat mencintai keluarganya dan adalah ayah yang penyayang," demikian pernyataan dari keluarga yang diterima ABC.

"Ia sosok yang tangguh, pekerja keras, dan bangga bisa melewati tantangan menuju kehidupan yang baik.

"Menyebutnya pergi terlalu cepat bahkan tidak cukup untuk menggambarkan perasaan kami. Keluarga kami benar-benar hancur."

Kepada ABC, pihak imigrasi Bali mengatakan Cameron ditahan menyusul diterimanya pengaduan pada bulan Maret terkait dugaan pelanggaran visa.

"Meski sudah diberi banyak kesempatan untuk mengurus izin tinggal secara kooperatif, individu tersebut berulang kali gagal mematuhi panggilan resmi yang dikeluarkan oleh petugas," kata juru bicara imigrasi Bali.

"Pada hari Jumat, 10 Juli 2026, tim penegak hukum imigrasi menangkap individu tersebut di kediamannya di Jimbaran, Kuta Selatan."

Pihak imigrasi Bali mengatakan Cameron tidak sadarkan diri beberapa jam kemudian.

"Dalam pemantauan CCTV, petugas menemukan anomali di mana tahanan tidak bergerak dalam waktu yang lama di dalam toilet," ujar juru bicara kantor imigrasi Bali Ngurah Rai.

"Staf memeriksa organ vitalnya, memberi pertolongan pertama, termasuk memberikan oksigen tambahan, dan berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat untuk mengirimkan ambulans."

"Petugas medis melakukan tindakan awal sebelum memindahkannya ke Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran untuk dirawat intensif."

Pihak otoritas di Bali mengatakan Cameron dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, dengan catatan medis awal yang menyebutnya ia meninggal akibat serangan jantung.

Namun pihak keluarga Cameron mengatakan mereka menerima informasi yang berbeda-beda dari pihak otoritas, dan mereka punya banyak pertanyaan tentang penyebab kematiannya.

Mereka masih menggali lebih banyak informasi tentang bagaimana Cameron bisa ditahan dan apa yang terjadi ketika ia ditahan.

Pihak keluarganya juga mengatakan secara rutin berkomunikasi dengan otoritas imigrasi Bali untuk mengklarifikasi status visa Cameron, dan membantah tuduhan kalau ia gagal berkooperatif dengan pihak setempat.

"Kami akan bekerja sama dengan staf konsuler untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi, dan untuk memahami situasi yang ada sepenuhnya," ujar pihak keluarga Cameron

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengatakan mereka menyediakan bantuan konsuler kepada keluarga Cameron.

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga pada saat yang sulit ini," kata juru bicara departemen.

"Karena alasan privasi, kami tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut."

Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris

Lihat juga Video 'Bongkar Kasus PSK Anak di Bekasi, Polisi Awalnya Usut Viral WNA Pedofil':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/501b799491.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan Lengkap

  • Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah

  • Penyebab Kematian Mendadak Bintang Jurassic Park, Sam Neill Akhirnya Diungkap

  • 19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul

  • Baru Ganti HP? Jangan Lewatkan Pengaturan Ini agar Baterai Tak Cepat Habis

  • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim

  • 3 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya

  • Terbitkan 3 Sprindik Baru, Ini Kata Kejagung soal Status Tersangka Febrie Adriansyah

Artikel Populer

  • 1Feryanto Takumansang Ubah Kecintaan pada Laut Menjadi Sumber Penghidupan Lewat Wisata Pulisan
  • 2PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
  • 3Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu
  • 4Setelah Pirlo dan Mancini, Palladino Kandidat Baru Latih Timnas Italia
  • 5Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?
  • 6Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
  • 7Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota
  • 8Perkuat Sinergi, Kapolresta Sambangi Kajari Tangerang dan Dandim Tigaraksa
  • 9Bareskrim Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Apartemen Jaktim, 3 Jadi Tersangka
  • 10Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
  • 11J Trust Bank (BCIC) Gandeng Pegolf Kristina Yoko untuk Perkuat "Branding"
  • 12Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap

Tag Populer

  • Bisnis
  • Berita
  • Wisata
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Hiburan

Populer Situs

Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding

Akhir Pelarian 'Taufik Hidayat' Cikarang

Di Balik 'Propaganda Pembalasan' Rezim Iran

Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie

Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Barcelona Jadikan Bomber Al Nassr Opsi Cadangan jika Gagal Gaet Julian Alvarez

Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026

Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya

Artikel Populer

  • 1Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
  • 2Jeda Paruh Musim, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Cari Motivasi di Bali
  • 3AI Jadi Senjata Baru Kelompok Teroris? Ini Temuan Terbarunya
  • 4Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
  • 5BP MPR Gelar FGD di Padang, Bahas Amandemen UUD 45 hingga Keadilan Ekonomi
  • 6Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
  • 7KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 8Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
  • 9Kejagung Tegaskan Tak Ada Lagi Pengamanan TNI untuk Febrie Adriansyah
  • 10Prabowo: Kita Tidak Mau Jadi Bangsa yang Santai, Indonesia Sedang Bangkit

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olahraga
    ×