• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Hiburan›Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AIArtikel

Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AI

Hiburan2026-09-08 02:47:5464

JAKARTA, KOMPAS.com – Google Cloud mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia mempercepat adopsi artificial intelligence (AI) dari sekadar tahap uji coba menuju implementasi berskala besar.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan solusi agentic AI, perluasan dukungan teknis, hingga penyediaan platform yang diklaim mampu membantu perusahaan mengelola implementasi AI secara lebih aman, efisien, dan terukur.

Country Director Google Cloud Indonesia Karim Siregar mengatakan dunia usaha kini memasuki fase baru transformasi digital, yakni pergeseran dari strategi cloud first menjadi AI ready.

Pada tahap ini, perusahaan dituntut tidak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengintegrasikannya ke dalam proses bisnis untuk menghasilkan nilai ekonomi yang nyata.

"Di era agentic AI, salah satu tolok ukur kemampuan rekayasa teknologi adalah menghadirkan solusi yang mampu bekerja dalam skala Indonesia,” kata Karim Siregar dalam ajang Indonesia Leaders' Connect 2026 di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Baca juga:

Karim menjelaskan, karakteristik pasar Indonesia yang memiliki jutaan pengguna mobile di berbagai wilayah menjadi tantangan tersendiri bagi implementasi AI.

“Dengan jutaan pengguna yang tersebar dari kota besar hingga daerah tier-2 dan tier-3, Google Cloud menghadirkan AI stack terpadu dan platform Gemini Enterprise untuk membantu perusahaan memodernisasi infrastruktur lama, mengelola biaya AI secara lebih terukur, serta menjalankan autonomous agents secara aman dari tahap eksperimen hingga produksi dengan ROI yang jelas," ujar Karim.

Menurut dia, tantangan perusahaan saat ini bukan lagi menentukan apakah AI perlu diadopsi, melainkan bagaimana mempercepat implementasinya secara aman sekaligus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas, efisiensi operasional, dan pengalaman pelanggan.

Baca juga: Google Kalah Banding, Denda Antimonopoli Uni Eropa Rp83,6 Triliun Tetap Berlaku

Sejumlah perusahaan nasional disebut telah mulai memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan kinerja bisnis. Di sektor media, Emtek Group mengembangkan platform produksi konten berbasis AI yang diklaim memangkas waktu dan biaya pengembangan serial televisi hingga 30 persen.

Sementara di sektor telekomunikasi, Indosat memanfaatkan AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan optimalisasi jaringan, yang diklaim berhasil menekan tingkat user churn hingga 50 persen serta meningkatkan average revenue per user (ARPU) lebih dari 6 persen.

Di industri perbankan, PT Bank CIMB Niaga Tbk mengembangkan enterprise AI agents yang mendukung penasihat keuangan dalam menyusun rekomendasi investasi berbasis kondisi pasar terkini, sekaligus membantu petugas layanan pelanggan memperoleh informasi produk secara real time saat melayani nasabah.

Karim menilai pemanfaatan AI seharusnya tidak berhenti pada eksperimen teknologi, tetapi diarahkan untuk menyelesaikan persoalan bisnis secara konkret.

"Peluangnya bukan lagi sekadar mencoba teknologi baru. Yang terpenting adalah bagaimana AI digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata di organisasi nyata dengan skala yang nyata,” ujar dia.

“Keberhasilan implementasi AI ditentukan oleh kemampuannya terintegrasi langsung ke dalam alur kerja dan menghasilkan dampak bisnis yang terukur," katanya.

Baca juga: Google Maps Rilis Address Descriptors, Alamat Berbasis Patokan Jadi Lebih Akurat

Selain memperkenalkan kapabilitas Gemini Enterprise, Google Cloud juga memperkuat aspek pengelolaan biaya implementasi AI melalui sistem tokenomics, sehingga perusahaan memiliki fleksibilitas memilih model AI sesuai kebutuhan sekaligus mengendalikan biaya operasional.

Di sisi lain, perusahaan teknologi tersebut memperluas tim Forward-Deployed Engineer (FDE) di Indonesia. Tim ini akan ditempatkan langsung di lingkungan pelanggan untuk membantu integrasi AI ke dalam proses bisnis, mempercepat implementasi ke tahap produksi, sekaligus meminimalkan risiko selama proses adopsi.

Menurut Karim, kehadiran tenaga ahli tersebut menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan perusahaan akan pendampingan teknis dalam mengimplementasikan AI generatif di berbagai lini usaha, mulai dari layanan pelanggan, analisis data, hingga optimalisasi rantai pasok.

"Pemimpin bisnis di Indonesia kini tidak lagi mempertanyakan apakah mereka perlu mengadopsi AI generatif, melainkan seberapa cepat teknologi itu dapat diterapkan secara aman,” jelas karim.

“Dengan menempatkan talenta engineering kami langsung di organisasi pelanggan, kami ingin membantu menghilangkan hambatan implementasi sekaligus mempercepat lahirnya alur kerja berbasis agentic AI yang akan menjadi fondasi bisnis masa depan," tegas Karim.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/664f899327.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Mojtaba Khamenei Angkat Suara Usai Pemakaman Ayahnya

  • Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan

  • 2 Penyedia Rekening Bandar Narkoba Andre 'The Doctor' Segera Disidang

  • Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung

  • Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan

  • 7 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang 2 Tahun Masa Pemerintahan

  • Viral Dosen UPI Diduga Tipu Wanita Rp 100 Juta, Kampus Bilang Begini

  • 5 Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil

Artikel Populer

  • 1Kronologi Kepala SPPG Blora Hilang Usai Pamit Shalat hingga Dapur MBG Lumpuh, Pengganti Masih Ditunggu
  • 2Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
  • 3Tegang! Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade
  • 4Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM
  • 5Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
  • 6Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki
  • 7Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz
  • 8Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Pilih Jual Rumah
  • 9Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel
  • 10AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei
  • 11Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar
  • 12Perjalanan Terakhir Suami Istri, Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Sibolangit Saat Antar Anak Kuliah

Tag Populer

  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Berita
  • Olahraga
  • Wisata
  • Teknologi
  • Bisnis

Populer Situs

Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR

Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka

2 WN Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel

3.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN

ASN di Ende Terancam Tak Gajian Mulai Juli 2026 jika Pajak Belum Lunas

Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita

Iran Ogah Negosiasi Usai Digempur AS, Fokus Pertahanan Negara

Pemkot Depok Terbitkan SE Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Artikel Populer

  • 1Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
  • 2Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
  • 3Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
  • 4Gerindra Bantah Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum
  • 5Hasil Japan Open 2026: Bekal Berharga Ubed dari Anders Antonsen
  • 6Profil Timnas Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Argentina
  • 7Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • 8Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
  • 9The Neighbourhood Buka Konser Lewat “Hula Girl”, Langsung Disambut Teriakan Penonton
  • 10Aksi Vokalis The Neighbourhood Buka Baju di Atas Panggung Bikin Penonton Histeris

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Berita
    ×