• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Pendidikan›Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan IranArtikel

Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran

Pendidikan2026-09-08 02:49:3322

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengungkapkan bahwa sejumlah anggota pemerintahan Israel telah berupaya mempengaruhi opini publik Amerika untuk menentang kesepakatan awal antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang.

Pernyataan terbaru Vance itu, seperti dilansir Reuters, Jumat , disampaikan dalam podcast dengan Joe Rogan yang diposting pada Rabu waktu setempat.

Komentar tersebut menegaskan kembali kritikan Vance, yang dipandang banyak pihak sebagai calon presiden AS di masa depan, terhadap kebijakan pemerintah Israel.

Vance membela kesepakatan awal yang dicapai AS dan Iran bulan lalu, dalam upaya mengakhiri pertempuran. Kesepakatan itu menuai kecaman dari berbagai pihak di AS dan Israel, karena dianggap gagal membendung program nuklir Teheran, dan tidak membuka jalan yang jelas untuk memusnahkan fasilitas nuklir Iran. Juga dianggap membatasi pergerakan pasukan Israel dalam perang melawan Hizbullah di Lebanon.

"Saya mengetahui tanpa keraguan sedikit pun bahwa ada orang-orang di dalam pemerintahan Israel yang berupaya, katakanlah, benar-benar mengalihkan perhatian kita dari kebijakan tersebut karena mereka ingin melanjutkan kampanye militer," ucap Vance dalam podcast tersebut.

Vance mengatakan bahwa meskipun dirinya memiliki "hubungan baik" dengan beberapa anggota pemerintahan Israel, ada sejumlah pihak yang melakukan "manipulasi" terhadap opini publik AS demi menggagalkan kesepakatan dengan Iran.

"Ada orang-orang di dalam sistem mereka, yang kita ketahui tanpa keraguan, sedang memanipulasi dan berupaya mengubah opini publik Amerika agar perang terus berlangsung tanpa batas waktu," cetus Wapres AS tersebut.

Lebih lanjut Vance menyebut banyak negara, baik sekutu maupun musuh, berusaha mempengaruhi kebijakan AS. Dia mengakui tidak keberatan jika Israel, bahkan Rusia atau negara-negara lainnya, mencoba melakukan hal semacam itu, karena hal tersebut merupakan "bagian tak terpisahkan dari peran sebagai pemimpin politik tahun 2026".

"Yang membuat saya keberatan adalah ketika operasi, atau kampanye pengaruh tersebut, benar-benar mempengaruhi penilaian politik Amerika," ucap Vance.

Vance sebelumnya mengkritik keras pihak-pihak di Israel yang menentang kesepakatan AS-Iran yang diteken pada Juni lalu. Dia menegaskan bahwa Presiden AS Donald Trump merupakan satu-satunya sekutu Israel, dan menyinggung besarnya bantuan pertahanan AS untuk Israel.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai apakah AS akan tetap terlibat dalam perang melawan Iran seandainya tidak ada pengaruh dari Israel, Vance menjawab: "Iya, menurut saya begitu."

"Saya pikir Presiden, terlepas dari pengaruh apa pun dari Israel, sangat meyakini, dan sekali lagi saya sependapat dengan hal ini, bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir," tegas Vance.

Tonton juga video "Trump: Iran Sangat Ingin Capai Kesepakatan, Tak Senang Tindakan AS"

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/895b799097.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga

  • Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas

  • Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi

  • Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas

  • Sembilan Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Musi Rawas Terbaru

  • ITS Kembangkan Material Komposit Hibrida dari Limbah Sawit, Ringan tetapi Berkekuatan Tinggi

  • Pengadilan Agama Resmi Putuskan Arka sebagai Anak Ridwan Kamil

  • Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"

Artikel Populer

  • 1"Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
  • 2Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia
  • 3Panen Raya Bersama TNI, Prabowo Sapa-Salam Petani Tebu di Malang
  • 4LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
  • 5Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
  • 6Di Hadapan Wagub Sumbar, Dedi Mulyadi Singgung Soal Tambang: Eksploitasi Alam Tak Bikin Daerah Makmur
  • 7Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar
  • 8Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi
  • 9Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama
  • 10Mengulik Spesifikasi Tiga Motor Listrik VinFast, Seberapa Tangguh?
  • 11Memaki dan "Berdoa"
  • 12Populasi Ayam Tembus 8 Juta Ekor, Pemprov Jateng Pasarkan Produk Ternak ke Kalteng

Tag Populer

  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan

Populer Situs

Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek

Ramai-ramai Anggota DPR Cecar WTP untuk BGN Era Dadan: Dibikin-bikin?

Lansia Asal Sragen Terkena Peluru Nyasar Tetangganya, Meninggal Dunia Setelah Dirawat

Lamborghini Sebut Teknologi EV Belum Matang

Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari

Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit

WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China

"Tolong Dikembalikan, Saya Khilaf", Kisah Maling Motor di Ponorogo yang Pulangkan Hasil Curiannya

Artikel Populer

  • 1Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
  • 23 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
  • 3Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini
  • 4Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
  • 5Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
  • 6"Hidungku Patah gara-gara Ikam!", Tegangnya Drama Penjemputan 3 Tahanan Kasus Katingan yang Tiba dari Jakarta
  • 7Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
  • 8Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
  • 9Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
  • 10Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Berita
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
    ×