• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak SampahArtikel

Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah

Otomotif2026-09-08 03:40:5341937

Selain berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan, polisi juga menyita sebilah pisau dapur yang diduga kuat digunakan untuk menusuk kedua korban. Senjata tajam tersebut ditemukan petugas tersembunyi di dalam sebuah bak sampah di kawasan Simpang Pasundan.

Asriadi menjelaskan, lokasi penyimpanan barang bukti tersebut berhasil terendus setelah pelaku mengakui semua perbuatannya dan mengaku membuang pisau itu seusai melakukan aksi penikaman.

"Saat diinterogasi pelaku mengaku sajamnya dibuang ke dalam bak sampah, kemudian langsung diamankan di lokasi yang disebutkan pelaku," ujarnya menjelaskan kronologi penemuan barang bukti.

Dalam kejadian mencekam itu, 2 orang pemuda menjadi korban keganasan pelaku. Salah seorang korban mengalami luka tikaman serius di bagian pinggang belakang, sementara satu korban lainnya mengalami luka robek cukup dalam di tangan kiri akibat sabetan senjata tajam.

Dipicu Masalah Balap Liar

Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, kedua korban yang terluka parah sempat berjalan teratih-tatih meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Seorang warga setempat, Udin ( 30 ), mengatakan bahwa sebelum perkelahian hebat itu pecah, kedua kelompok pemuda tersebut diduga memang telah bersepakat untuk bertemu di lokasi untuk menyelesaikan suatu masalah.

"Awalnya mereka ketemuan. Infonya mau ngomong baik-baik soal balapan, tetapi tiba-tiba terjadi perkelahian di pencucian motor di atas itu," kata Udin.

Menurut pengamatan Udin, usai keributan pecah, 2 korban yang mengalami luka-luka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah bawah jalan. Mereka sempat dikejar oleh kelompok lawan yang diduga berjumlah sekitar 6 orang.

"Salah satu korban yang kena tikam di pinggang itu minta tolong, kondisinya sudah berlumuran darah. Katanya dia dipukul terus ditikam pakai pisau," ujar Udin menceritakan kesaksiannya.

Tidak hanya menganiaya korban, kelompok pelaku juga sempat merusak sepeda motor milik korban hingga tergeletak di jalan. Warga sekitar kemudian membantu menegakkan kembali motor tersebut setelah para pelaku bergegas meninggalkan lokasi.

Kedua korban selanjutnya langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans relawan menuju Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Tak lama setelah kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi.

Hingga kini, pihak penyidik masih terus mendalami motif utama di balik aksi penikaman tersebut. Dugaan sementara peristiwa ini dipicu oleh persoalan balap liar, namun polisi belum menyimpulkan penyebab pastinya.

"Motifnya masih kami dalami lagi," kata Asriadi.

Ia menambahkan, sejauh ini penyidik telah memeriksa 2 orang saksi kunci untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.

"Sejauh ini sudah ada dua orang saksi yang kami periksa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ucap Asriadi.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/587c899404.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Daftar Harga Sewa Perlengkapan Pendakian di Gunung Lemah Wonosobo

  • Komparasi Motor Listrik VinFast Viper VS Honda Icon e:

  • IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi

  • Peringatan Teddy Sheringham Jelang Laga Inggris Vs Argentina

  • BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia

  • Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat

  • Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub

  • Andy Burnham Resmi Jadi PM Baru Inggris, Langsung Dapat Titah Raja Charles

Artikel Populer

  • 1Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
  • 2Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
  • 3United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan
  • 4Jadwal Indonesia Vs Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026, Live di Mana?
  • 5UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
  • 6Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
  • 73.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
  • 8Indonesia Berada di Jajaran Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah
  • 9Kortas Tipikor: Korupsi Modal Terkait Batu Bara Diduga Rugikan Negara Rp 38,9 M
  • 10Hakim Kuliti Keberadaan Tim 8 di Sidang Korupsi Bupati Sudewo
  • 11Jajal Mitsubishi XForce Hybrid, Suspensi Empuk, BBM Lebih Irit
  • 12Tak Ada Ampun, Trump Akan Terus Serang Iran sampai Merasa Cukup

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Wisata
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Berita

Populer Situs

Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU

Hasil Japan Open 2026: Bekal Berharga Ubed dari Anders Antonsen

Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter

Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya

Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti

Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Tak Sangka Pesannya Bikin Heboh, Kini Menyesal

Melihat Messi Ongkang-ongkang Kaki Jelang Final Piala Dunia 2026

China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS

Artikel Populer

  • 1Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
  • 2Kebakaran Landa Pemukiman di Sorong Barat, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
  • 3Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
  • 4Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
  • 5Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah
  • 6Kereta Api di Indonesia: Dari Warisan Kolonial hingga Transportasi Andalan
  • 79 Barista Muda Bertanding di Starbucks Championship 2026
  • 8Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
  • 9Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
  • 10Feryanto Takumansang Ubah Kecintaan pada Laut Menjadi Sumber Penghidupan Lewat Wisata Pulisan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Berita
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Kesehatan
    ×