• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Isu Palestina dan Kekalahan ArgentinaArtikel

Isu Palestina dan Kekalahan Argentina

Otomotif2026-09-08 02:54:119

Begitulah akhir perjalanan Lionel Messi bersama Tim Tango di final Piala Dunia. Saat peluit panjang berbunyi mengakhiri pertandingan, ia pun lesu. Kealanya tertunduk, matanya basah. Di papan skor terpampang hasil yang menyakitkan: Spanyol menang tipis: 1-0

Bagi Messi, kekalahan itu bukan sekadar gagalnya mempertahankan gelar juara dunia. Di usia 39 tahun, final itu terasa seperti panggung terakhir di Piala Dunia.

Empat tahun lagi, usia mungkin akan menjadi lawan yang lebih sulit ditaklukkan daripada sebelas pemain di lapangan. Namun, sebelum pertandingan dimulai, media sosial sudah lebih dulu memainkan "pertandingannya" sendiri.

Hal itu bermula ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dukungannya kepada Argentina. Linimasa pun gegap gempita. Sebagian warganet langsung mengaitkannya dengan sikap pemerintah Spanyol yang selama ini lebih vokal mengkritik operasi militer Israel di Gaza dan menunjukkan dukungan kepada Palestina.

Meme bermunculan. Sindiran bertebaran. Teori-teori jenaka diproduksi tanpa henti. Bahkan, sebagian pendukung Argentina buru-buru menegaskan bahwa dukungan Netanyahu tidak mewakili sikap rakyat Argentina yang banyak juga mengecam tragedi kemanusiaan di Gaza.

Benar atau tidak, begitulah cara media sosial bekerja. Di sana, fakta sering kali bertemu imajinasi. Lalu lahirlah apa yang oleh orang Jawa disebut ilmu gotak-gatuk, apa pun dicocok-cocokkan agar tampak saling berkaitan.

Sebelumnya, fenomena serupa muncul menjelang semifinal. Ketika mantan Presiden Joko Widodo mengaku mendukung Prancis di semifinal, tapi kemudian justru tersingkir oleh Inggris.

Cocokologi pun berkembang. Ada yang berseloroh bahwa nasib Partai Solidaritas Indonesia pada Pemilu 2029 akan mengikuti jejak Prancis karena sama-sama "didukung Jokowi".

Tentu saja semua itu hanya guyonan. Tetapi guyonan di media sosial sering kali dianggap lebih menarik daripada kenyataan. Padahal, ada kisah lain yang jauh lebih indah daripada semua teori tersebut.

Sembilan belas tahun lalu, Barcelona bersama UNICEF menggelar pemotretan amal. Mega Bintang Barca, Lionel Messi diminta menggendong sekaligus memandikan seorang bayi berusia enam bulan. Tak seorang pun saat itu menyangka bayi mungil itu kelak akan berdiri di hadapannya pada final Piala Dunia. Bayi itu bernama Lamine Yamal.

Adegan tersebut lama terlupakan. Bertahun-tahun kemudian, ketika Yamal menjelma menjadi salah satu talenta terbaik dunia, adegan dalam selembar potret itu kembali viral. Kebetulan atau takdir? Senin dinihari tadi, yang dulu memandikan dan dimandikan akhirnya saling berhadapan dalam laga terbesar di dunia sepak bola.

Ketika pertandingan usai, Yamal tidak larut dalam pesta kemenangan. Ia justru menghampiri Messi. Keduanya berpelukan cukup lama. Bagi saya, momen itu jauh lebih bermakna daripada semua teori gotak-gatuk yang memenuhi linimasa. Netanyahu boleh mendukung siapa pun. Jokowi boleh menjagokan tim mana pun. Warganet bebas membuat ribuan teori dan cocokologi.

Tetapi sepak bola selalu memiliki cara untuk mengingatkan kita bahwa pertandingan terbesar sesungguhnya bukan tentang siapa mendukung siapa. Melainkan tentang bagaimana seorang manusia tetap menghormati manusia lainnya-bahkan ketika berdiri di sisi yang berlawanan.

Simak juga Video 'Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Fansnya Rusuh di Buenos Aires':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/692b699301.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Polisi Tangkap Lagi 4 Pemerkosa Gadis Sampang, 2 Orang Masih di Bawah Umur

  • 6 Kebiasaan Sehari-hari Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur hingga 100 Tahun

  • Menteri Pigai Sesalkan Hoax Ajakan 'Belanja Rp 1 Juta/Bulan di Kopdes'

  • PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf

  • Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie

  • Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus

  • Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit Pohon

  • Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah

Artikel Populer

  • 1Google Borong Pasokan Listrik dari Pembangkit Surya Raksasa
  • 2Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Ajukan Praperadilan Lagi, Protes Penggeledahan
  • 3Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
  • 4Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru
  • 5Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!
  • 6Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
  • 7Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
  • 8Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya
  • 9JHT Dicairkan Kena PPh, Apakah Peserta Bayar Pajak Dua Kali?
  • 10Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
  • 11OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya
  • 12Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak

Tag Populer

  • Olahraga
  • Wisata
  • Hiburan
  • Berita
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Pendidikan

Populer Situs

Usia Produktif Dominasi Kasus HIV di Sidoarjo, Dinkes Catat 3.767 ODHIV Berusia 25-40 Tahun

KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD, Ini Tujuannya

Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki

Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas

Nasib Tak Menentu di Napoli, Lukaku Dapat Tawaran dari MLS

SMAN 3 Kota Sorong Juara LCC Empat Pilar MPR Papua Barat Daya

Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024

Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali

Artikel Populer

  • 113 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya
  • 2Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024
  • 3Kisah Minos Antoni, Sukses Menyulap Sampah Pantai Pulisan Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah
  • 4Eks Kepala PPATK Nilai Indikasi TPPU di Kasus Febrie Adriansyah Cukup Kuat
  • 5MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap
  • 6Menyoal Rencana DJP Gandeng Babinsa TNI Awasi Kepatuhan Pajak
  • 7Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
  • 8Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum
  • 9Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
  • 10Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Bisnis
    ×