• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus MemanasArtikel

Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus Memanas

Otomotif2026-09-08 02:54:373

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan peluru kendali ke Iran di hari kesembilan berturut-turut, Senin . Eskalasi konflik meluapkan kekhawatiran soal keselamatan pelayaran di Selat Hormuz. Iran mengklaim telah melumpuhkan dua kapal tanker di perairan sempit tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam menyatakan juga menembakkan rudal balistik terhadap armada udara Amerika Serikat yang diparkir di Aqaba, Yordania. Iran juga mengklaim menyerang aset dan peralatan militer AS di Kamp Al-Adiri dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, serta sasaran militer AS di Suriah.

Sirene peringatan serangan udara terdengar di Bahrain pada Senin pagi, klaim Kementerian Dalam Negeri di Manama. Militer Kuwait menyatakan berhasil mencegat sejumlah drone yang diduga diluncurkan Iran.

Rangkaian serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik antara AS dan Iran setelah ambruknya kesepakatan gencatan senjata yang diteken sebulan lalu. Memanasnya situasi di Selat Hormuz dikhawatirkan kembali mengganggu pasokan energi dunia dan memicu lonjakan inflasi global.

Dalam pernyataannya, Komando Pusat Militer Amerika Serikat mengumumkan telah memulai "gelombang serangan baru " yang bertujuan "melemahkan" kemampuan Iran menyerang kapal-kapal dagang yang melintasi jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz. CENTCOM tidak merinci sasaran maupun cakupan operasi tersebut.

Kantor berita Iran Tasnim melaporkan, rudal-rudal AS menghantam sejumlah kota di Iran pada Senin dini hari.

Ledakan dilaporkan terdengar di Tabriz, Chabahar, Konarak, Bandar Mahshahr, dan Bandar Imam Khomeini.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan AS akan terus menyerang Iran selama masih mengancam pelayaran komersial internasional.

"Selat Hormuz adalah jalur pelayaran internasional, tetapi mereka terus menyerang kapal-kapal yang melintas di sana," papar Rubio.

"Selama Iran bersikeras mengendalikan jalur pelayaran internasional itu, kami akan terus merespons. Amerika Serikat selalu terbuka terhadap solusi diplomatik."

Pemerintah Kuwait menyatakan sebuah fasilitas desalinasi kembali menjadi sasaran serangan untuk hari kedua berturut-turut. Serangan itu memicu kebakaran dan dikecam sebagai serangan terarah terhadap infrastruktur sipil vital.

Kekhawatiran atas kelancaran distribusi energi melalui Selat Hormuz terus meningkat sejak perang AS dan Iran kembali berkobar. Kedua pihak saling menuding berulang kali melanggar kesepakatan gencatan senjata.

United Kingdom Maritime Trade Operations pada Minggu malam mengaku telah menerima informasi mengenai sebuah kapal yang terbakar tidak jauh dari pesisir Oman. Namun penyebab kebakaran tersebut belum dapat dipastikan.

Tidak lama kemudian, Garda Revolusi Iran menyatakan dua kapal tanker minyak meledak dan tidak dapat melanjutkan pelayaran setelah mencoba melintasi jalur selatan Selat Hormuz yang disebut tidak aman. Iran menuduh militer AS mendorong kedua kapal menggunakan rute tersebut.

Pernyataan Garda Revolusi tidak menyebutkan nama kapal, bendera yang digunakan, kewarganegaraan awak, maupun kemungkinan korban.

Iran memperingatkan Selat Hormuz akan tetap berbahaya selama apa yang mereka sebut sebagai "agresi Amerika Serikat" di kawasan masih berlangsung. Menurut Teheran, jalur dagang itu tidak lagi aman untuk pelayaran, tidak untuk "setetes pun minyak dan gas."

Data LSEG menunjukkan hanya empat kapal yang melintasi Selat Hormuz pada Minggu, turun dari delapan kapal sehari sebelumnya. Sedikitnya tiga kapal tanker produk minyak dan satu Very Large Crude Carrier memasuki selat tersebut sejak Jumat untuk memuat minyak.

Pada Senin pagi, harga minyak dunia merangkak naik sekitar 2 persen hingga melampaui US$ 90 per barel.

Sementara itu, militer AS mengumumkan seorang personelnya tewas pada Sabtu di utara Irak. Insiden terjadi saat proses peledakan terkendali terhadap amunisi yang belum meledak dari sebuah drone serang Iran yang sebelumnya ditembak jatuh.

Sebelumnya, militer AS juga melaporkan dua personelnya tewas di Yordania dan seorang lainnya dinyatakan hilang. Pada Minggu, CENTCOM menyebut telah menemukan "jenazah yang belum teridentifikasi" di lokasi serangan Jumat lalu. Proses identifikasi masih berlangsung.

Dengan tambahan korban tersebut, jumlah personel militer Amerika Serikat yang tewas sejak perang dimulai menjadi 17 orang. Lebih dari 420 lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Konflik yang pecah setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari—dengan tujuan melumpuhkan program nuklir dan rudal Teheran serta melemahkan kelompok-kelompok sekutunya di kawasan—telah menewaskan ribuan orang, terutama di Iran dan Lebanon.

Editor: Ayu Purwaningsih

Simak Video 'AS Serang Iran Usai Piala Dunia, Balas Dendam 3 Prajuritnya Tewas':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://papertraillab.com/html/708c699285.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • PAM JAYA Salurkan Bantuan Toren Gratis, Warga: Sangat Berguna Sekali

  • Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story

  • Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah

  • Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus

  • Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi

  • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian

  • Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism

  • Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie

Artikel Populer

  • 1Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK
  • 2Promo FamilyMart 17-19 Juli 2026, Pepaya California Cuma Rp 1.990 Per 100 Gram
  • 3Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap
  • 4ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat
  • 5Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
  • 6Resmi, Persib Bandung Datangkan Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025-2026
  • 7Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan
  • 8PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan ke Mitra Buntut Pekerja Tewas di Jaktim
  • 9Kurangi Ketergantungan pada Selat Hormuz, Produsen Minyak Timur Tengah Cari Jalur Baru
  • 10Dalih Pasangan Gelap Mau Titip ke Panti Asuhan Sebelum Buang Bayi di KA Sancaka
  • 113.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
  • 12Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Tag Populer

  • Olahraga
  • Berita
  • Teknologi
  • Wisata
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bisnis

Populer Situs

Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa 26 Orang, BEM Ungkap Modus AI

Trump Bilang Spanyol Pantas Menangi Piala Dunia

Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal

Pemkab Flores Timur Siapkan 3 Ton Beras untuk Korban Bentrok 2 Desa di Adonara

Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk

Waketum Golkar Wihaji Terpilih Aklamasi Jadi Ketum MKGR

Pembangunan Tahap II IKN Dikebut, 16 Paket Siap Lelang

Artikel Populer

  • 1Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
  • 2Kerusakan Umum pada Motor Listrik Setelah 1 Tahun Pemakaian
  • 3Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
  • 4Viral Diduga Konflik Antartetangga di Gambir hingga Pria Digotong Paksa
  • 5KAI "Blacklist" 19 Pelaku Kekerasan Seksual, Penumpang Diminta Berani Melapor
  • 6Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
  • 7Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini
  • 8Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
  • 9Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
  • 10Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Berita
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Wisata
    • Bisnis
    ×